Bambang Bantah Ada Kekosongan di Balai Kota Hari Ini
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kedua kanan) bersama Gubernur Anies Baswedan saat sertijab di Balai Kota. (MP/Rizki Fitrianto)
MerahPutih.com - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan- Sandiaga Salahuddin Uno hari ini, Jumat (17/11), tidak berkegiatan di Balai Kota, Jakarta Pusat.
Anies diketahui berangkat ke Medan untuk menghadiri acara Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Sementara itu, Sandi tengah berada di Dubai menghadiri forum Investment Corporation of Dubai (ICD) Global Investment Forum.
Karena ditinggal Anies-Sandi, Balai Kota disebut-sebut mengalami kekosongan kekuasaan. Namun hal tersebut langsung dibantah Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Bambang Sugiyono.
Bambang mengatakan, urusan pemerintahan otomatis menjadi tanggung jawab Sekertaris Daerah (Sekda) sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Dan, Sekda DKI tengah berada di Jakarta.
"Kalau ada yang mendesak, siapa yang tertua ya sudah secara otomatis (urusan) ke Sekda. Jadi tidak ada masalah," kata Bambang di Balai Kota, Jakarta Pusat. (Asp)
Baca juga berita lainnya dalama artikel: Bertemu Perwakilan Kolese Kanisius, Anies: Jangan Hakimi Kanisius
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Teknologi Sensor Kebauan RDF Rorotan Jalani Kalibrasi Lapangan, Sensor Dipastikan Tetap Akurat
Sentra Kuliner Lenteng Agung Diserbu 'Rojali' Sang Pendongkrak Ekonomi
Cincin Donat MRT Jakarta Hubungkan 4 Gedung Sultan di Dukuh Atas Mulai 2026
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target