Parenting

Awas Kepergok Anak!

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 01 Maret 2022
Awas Kepergok Anak!

Jangan sampai anak memergoki orangtua berhubungan intim. (Foto: Pixabay/Counselling)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEHIDUPAN rumah tangga setelah memiliki anak akan berubah drastis. Jika semula bisa bebas bermesraan, kini kamu dan pasangan harus bisa nge-rem mendadak ketika anak tak sengaja lewat di depan kamar. Menunjukkan kemesraan orangtua di hadapan anak memang perlu dilakukan dalam batasan wajar untuk mengajari anak mengenai keharmonisan rumah tangga. Tetapi sebaiknya anak jangan sampai memergoki orangtua berhubungan intim meskipun hanya sebatas suara-suara desahan.

Melansir dari practo.com, orangtua memang harus mengajari anak tentang edukasi seksual sedini mungkin bahkan sejak anak sudah mulai bisa berbicara dan memahami apa yang dikatakan orang-orang sekitar. Tentunya pembahasannya disesuaikan dengan umur si kecil. Mengedukasi anak bukan berarti boleh membiarkan anak menyaksikan film porno atau tak sengaja melihat orangtua berhubungan intim. Ada batasan-batasan yang perlu diterapkan oleh orangtua mengenai paparan “hal tabu” kepada anak agar tidak memengaruhi kondisi psikologisnya.

Baca Juga:

Selain Hemat, Memasak juga Bisa Mempererat Hubungan

Bumerang

anak
Anak berisiko kecanduan menonton film porno. (Foto: Pixabay/Uboiz)

Ada dua dampak yang paling sering terjadi ketika anak memergoki orangtua berhubungan intim. Pertama, anak bisa menjadi terobsesi dengan seks sehingga menyalurkan rasa ingin tahu yang tinggi dengan menonton film-film porno atau melakukan tindakan seks bebas. Kemungkinan yang kedua adalah anak bisa merasa jijik dan menghindari pernikahan karena tidak ingin melakukan hubungan intim sepanjang hidupnya.

Tertutup

anak
Anak mengalami perubahan sikap. (Foto: Pixabay/Victoria_Borodinova)

Karena malu atas perbuatan “tabu” yang dilakukan orangtua, anak berisiko merasa kecewa sehingga menjadi pribadi yang tertutup kepada orangtuanya. Hubungan intim yang tak sengaja dilihat oleh anak bisa menimbulkan trauma karena rasa jijik sehingga anak lebih memilih memendam perasaannya sendiri. Kalau kamu merasakan perubahan sikap anak menjadi lebih pendiam, sebaiknya segera ajak bicara dari hati ke hati secara perlahan tanpa paksaan. Jika anak sudah mulai bisa membuka hati dan mengatakan penyebabnya. Mau tidak mau orangtua harus bisa menjelaskan bahwa hubungan intim adalah hal yang wajar dilakukan oleh pasangan suami istri.

Baca Juga:

Hal yang Harus Dilakukan Saat Orangtua Punya Gaya Parenting Berbeda

Konsentrasi

anak
Prestasi akademik anak tiba-tiba menurun drastis. (Foto: Pixabay/picjumbo_com)

Anak juga bisa kehilangan konsentrasi belajar ketika tak sengaja memergoki orangtua berhubungan intim. Adegan hubungan intim yang dilihat anak atau suara-suara yang ia dengar akan selalu bermain di otaknya sepanjang waktu. Akibatnya anak tidak fokus belajar dan prestasi akademik pun menurun. Jadi, hati-hati ya ketika ingin bermesraan dengan pasangan! (Mar)

Baca Juga:

Adakah Kolerasi Program Pendidikan Seks dengan Penurunan Kehamilan Remaja?

#Parenting #Seks #Edukasi Seks Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Indonesia
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Perlu diiringi dengan edukasi yang mencakup tiga elemen kunci yakni anak, orangtua, dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Bagikan