Awal Desember PKL di Trotoar Pasar Senen Direlokasi
Dinas Bina Marga DKI tengah melakukan pengerjaan revitalisasi trotoar di Jalan Cikini dan Jalan Kramat, Jakarta Pusat. Foto: MP/Asropih
MerahPutih.Com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat akan merelokasi para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di bahu Pasar Senen ke Pasar Kenari Salemba pada awal Desember 2019 mendatang.
Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengklaim pihaknya sudah melakukan sosialisasi rencana perpindahan para PKL yang kerap membuat macet arus lalulintas itu.
Baca Juga:
"Jadi mulai awal Desember sudah tidak ada lagi baju bekas di situ. Sudah kita sosialisasi kemarin di kecamatan senen, saya langsung minta mereka pindah ke pasar kenari," ujar Irwandi kepada wartawan Minggu (17/11).
Adapun jumlah para PKL yang berjualan trotoar di kawasan ini berjumlah sekitar 158 orang. Irwandi menuturkan mereka sudah menerima tawaran untuk direlokasi. Di pasar Kenari Pemkot Jakarta Pusat sudah menyediakan kios untuk mereka.
"158 pedagang, kiosnya sudah ada (di pasar Kenari)" paparnya.
Irwandi mengaku pihak telah melaksanakan penataan terhadap para PKL itu, namun, kata dia, mereka tetap membandel dan kembali menguwasai trotoar. Kala itu dipindahkan ke Pasar Kenari dan Paseban, Jakarta Pusat.
" Itu memang pedagangnya bandel banget memang. Dulu sempat ditampung di Kenari terus di Pasar Paseban. Eh balik lagi ke jalan," tuturnya.
Baca Juga:
Mantan Wakil Wali Kota Jakarta Pusat ini pun optimis pada awal 2020 mendatang kawasan Pasar Senen sudah bisa ditata dengan baik.
"Pada prinsipnya kita ingin, Senin besok kan underpass dibangun, itu akan menjadi titik sentral yang rame, bakal ada peralihan atau rekayasa lalu lintas. Kalau ada pedagang, nanti kita enggak bisa rekayasa" tutup Irwandi.(Asp)
Baca Juga:
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Teknologi Sensor Kebauan RDF Rorotan Jalani Kalibrasi Lapangan, Sensor Dipastikan Tetap Akurat
Sentra Kuliner Lenteng Agung Diserbu 'Rojali' Sang Pendongkrak Ekonomi
Cincin Donat MRT Jakarta Hubungkan 4 Gedung Sultan di Dukuh Atas Mulai 2026
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target