Aturan Seleksi Masuk PTN diubah, Rektor UNS Sebut Tidak Ada Lagi Diskriminasi

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 13 September 2022
Aturan Seleksi Masuk PTN diubah, Rektor UNS Sebut Tidak Ada Lagi Diskriminasi

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Jamal Wiwoho. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) telah resmi mengubah aturan seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN).

Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS), Jamal Wiwoho menyatakan, kesiapan UNS dalam melaksanakan aturan tersebut. Ia menilai dalam konteks ini sekarang tidak ada diskriminasi lagi.

Baca Juga:

Mekanisme Baru Masuk PTN Harus Lebih Baik

"Dengan aturan baru ini siswa berpeluang untuk mengambil program studi yang ada," ujar Jamal, Selasa (13/9).

Ia menjelaskan dengan aturan baru ini tidak ada lagi jurusan IPA, IPS atau soshum, sains dan teknologi. Artinya, seluruh siswa berpeluang untuk bisa mengambil prodi-prodi yang ada.

"Dalam aturan baru tersebut, siswa sekolah menengah atas bisa memilih jurusan SNMPTN 2023 sesuai minat dan bakat," katanya.

Ia membandingkan dengan aturan lama. Dimana jurusan IPA boleh ambil jurusan
IPA dan IPS atau saintek dan soshum. Kemudian soshum tidak boleh ikut yang saintek.

"Jadi dalam konteks ini sekarang tidak ada diskriminasi lagi. Sisi positifnya aturan baru seperti itu," tegas dia.

Baca Juga:

Nadiem Ubah Seleksi Masuk PTN, 50 Persen Diambil dari Nilai Rapor

Meski demikian, Jamal melanjutkan, ada prodi tertentu yang tetap memakai persyaratan khusus. Misalnya kedokteran.

"Khusus prodi kedokteran tetap harus ada nilai standarnya. Untuk masuk kedokteran tes kemampuan skolastiknya harus berapa. Karena tesnya ada tiga atau empat, skolastik, matematika, bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dan berorientasi pada penalaran," papar dia.

Jamal yang juga menjabat ketua majelis rektor perguruan tinggi negeri se-Indonesia ini, menambahkan dengan aturan ini seleksi penerimaan mahasiswa baru tidak lagi dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Seleksi penerimaan mahasiswa baru 2023 akan di bawah koordinasi Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BP3) pada Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbud Ristek. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Polisi Bongkar Sindikat Joki SBMPTN di Jawa Timur, Raup Untung Rp 6 Miliar

#Rektor #Tes Masuk PTN #Kemendikbudristek #Kemendikbud
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Indonesia
Tren Baru SNBT 2026, 10 Prodi PTN Terfavorit Justru Didominasi Jurusan Vokasi
SNBT 2026 mencatat fenomena baru, tujuh dari sepuluh prodi terfavorit berasal dari jalur vokasi. Jurusan Keselamatan & Kesehatan Kerja, Keperawatan, dan Administrasi Bisnis jadi primadona.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Tren Baru SNBT 2026, 10 Prodi PTN Terfavorit Justru Didominasi Jurusan Vokasi
Indonesia
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Universitas Indonesia membuka jalur mandiri 2026 lewat SIMAK UI, SJP, PPKB, dan KKI. Catat jadwal pendaftaran, ujian, pengumuman, serta syarat peserta.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Indonesia
256.369 Orang Lulus SNBT 2026, Cuma 69 Difabel Diterima di Kampus Negeri Impian
Sebanyak 256.369 peserta lolos SNBT 2026 di 145 PTN. Hanya 69 peserta difabel yang diterima, sementara 86.118 pendaftar KIP Kuliah berhasil masuk.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
256.369 Orang Lulus SNBT 2026, Cuma 69 Difabel Diterima di Kampus Negeri Impian
Indonesia
Mendiktisaintek: 99% Kecurangan Ujian SNBT 2026 Terjadi di Jurusan Kedokteran
Kemdiktisaintek ungkap 99% kasus kecurangan SNBT 2026 menyasar Prodi Kedokteran. Panitia SNPMB mencatat 38 kasus dengan modus joki.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Mendiktisaintek: 99% Kecurangan Ujian SNBT 2026 Terjadi di Jurusan Kedokteran
Indonesia
3 Dokter Jadi Joki Ujian Masuk PTN, Sekali Tes Dibayar Sampai Rp 75 Juta
Tiga dokter yang menjadi joki ujian masuk PTN inisial B.P.H (29), D.P (46), dan M.I (31), berasal dari Sumenep, Sidoarjo dan Pacitan
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
3 Dokter Jadi Joki Ujian Masuk PTN, Sekali Tes Dibayar Sampai Rp 75 Juta
Indonesia
Sindikat Joki Ujian SNBT-UTBK 2026 Dibekuk, Tarifnya Rp 500-700 Juta
Joki pelaku menyelesaikan ujian lebih cepat dibanding peserta lain dengan nilai tinggi, sekitar 700 poin.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Sindikat Joki Ujian SNBT-UTBK 2026 Dibekuk, Tarifnya Rp 500-700 Juta
Indonesia
DPR Panggil Kemendiktisaintek Terkait Pemangkasan Prodi di Kampus-Kampus Setelah Reses
Komisi X DPR RI akan mendalami wacana penutupan prodi tak relevan dengan memanggil Kemendiktisaintek usai masa reses
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
DPR Panggil Kemendiktisaintek Terkait Pemangkasan Prodi di Kampus-Kampus Setelah Reses
Indonesia
Miris! Tiap Tahun Rata-Rata 470 Ribu Lulusan Guru Jadi Pengangguran Terdidik
Kemendiktisaintek mengungkap fakta tiap tahun ada 490 ribu lulusan keguruan, sedangkan pasar pekerjaan yang tersedia hanya 20 ribu guru.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Miris! Tiap Tahun Rata-Rata 470 Ribu Lulusan Guru Jadi Pengangguran Terdidik
Indonesia
Kemendiktisaintek Instruksikan Kampus Tutup Prodi Tidak Revelan, Fokus 8 Industri Strategis
Kemendiktisaintek mendorong perguruan tinggi menutup prodi tak relevan dan mengembangkan prodi baru sesuai 8 industri strategis.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Kemendiktisaintek Instruksikan Kampus Tutup Prodi Tidak Revelan, Fokus 8 Industri Strategis
Indonesia
DPR Soroti Kecurangan UTBK SNBT, Ingatkan Ancaman Rusaknya Integritas Pendidikan
Kasus kecurangan UTBK SNBT di Universitas Diponegoro jadi sorotan. DPR meminta pengawasan diperketat dan sanksi tegas bagi pelaku.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
DPR Soroti Kecurangan UTBK SNBT, Ingatkan Ancaman Rusaknya Integritas Pendidikan
Bagikan