AS Ubah Satuan Ukuran Kaki dengan Versi Internasional

Leonard Leonard - Selasa, 25 Agustus 2020
AS Ubah Satuan Ukuran Kaki dengan Versi Internasional

Satuan ukuran di pakai di Amerika berbeda dengan ukuran yang dipakai internasional. (Foto: Unsplash/Markus Winkler)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AMERIKA Serikat memutuskan untuk tidak memakai lagi satuan ukuran foot (kaki) yang selama ini telah digunakan untuk mengukur benda-benda berskala besar. kabarnya mereka akan bergabung dengan negara-negara lain di dunia dengan menerapkan sistem pengukuran kaki internasional.

Melansir laman Interesting Engineering, terdapat dua sistem pengukuran yang berbeda di AS hingga sekarang. Keduanya menggambarkan ukuran 12 inci (30 cm) yang dikenal sebagai kaki.

Baca juga:

Cuaca Panas Ekstrem Masih Berlangsung di California Akibat Kebakaran Hutan

1
AS punya 2 sistem pengukuran berbeda sampai sekarang. (Foto: Unsplash/Annie Spratt)

Sebenarnya hal itu tidak menimbulkan masalah jika hanya digunakan sehari-hari di lingkungan rumah tangga dan domestik. Namun akan menyebabkan banyak masalah bila masuk dalam kegiatan bisnis sektor konstruksi, atau penggunaan survei jarak dan skala yang lebih jauh dan besar.

Satuan ukuran kaki internasional adalah yang lebih kecil, yang dipakai untuk mengukur satu mil dengan menambah kira-kira seperdelapan inci. Ini adalah perbedaan yang sangat signifikan ketika dipakai untuk mengukur pembangunan misalnya jembatan, terowongan, atau landasan pacu bandara.

Pada tahun 1959, pemerintah federal menyatakan bahwa setiap orang harus menggunakan sistem pengukuran satuan kaki internasional. Namun pemakaian tetap diizinkan untuk masa transisi bagi surveyor untuk ikut serta. Masa transisi itu telah berlangsung selama 60 tahun. Masa transisi itu akan berakhir pada tahun 2022, sesuai dengan pernyataan National Oceanic and Atmospheric Administration dan National Institute of Standards and Technology.

Baca juga:

Amerika Serikat Masih Tutup Perbatasan Hingga September

2
Negara-negara bagian AS memakai keduanya. (Foto: Unsplash/William Warby)

Bahkan di beberapa negara bagian di AS telah menggunakan dua sistem pengukuran kaki secara berbeda. Tercatat empat puluh negara bagian Amerika Serikat masih menggunakan satuan kaki versi AS. Sementara sisanya sudah menggunakan satuan kaki versi internasional.

Definisi satuan ukuran kaki di AS muncul pada tahun 1893 ketika pemerintah menyatakan bahwa satu kaki sama dengan 0,3048006 meter. Kemudian satuan ukuran kaki internasional mulai hadir pada tahun 1933, yang menetapkan satu kaki sama dengan 0,3048 meter. Ini berarti menghilangkan tiga digit terakhir satuan ukuran kaki versi AS.

Sejak saat itu, perbedaan tersebut menciptakan kekacauan dalam konstruksi dan proyek survei tertentu. Demikian keputusan pemerintah AS pada tahun 1959 untuk beralih ke kaki internasional. Pada tahun 2022, kebingungan itu diharapkan akan segera berakhir. (lgi)

Baca juga:

Angkatan Udara AS Rilis Gambar Prototipe Pesawat B-21 Stealth Bomber

#Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Young menyatakan penggunaan lagu miliknya yang dirilis pada 1989, 'Rockin' in the Free World', tanpa izin.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Dunia
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Militer Iran menyebut ketiga kapal tersebut telah menonaktifkan sistem radar dan navigasi mereka dan juga mengabaikan peringatan yang dikeluarkan Angkatan Laut IRGC.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Dunia
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Kuba mengadu ke PBB usai 2,6 juta rakyatnya kesulitan air minum akibat krisis listrik dan blokade ekonomi Amerika Serikat. Simak laporan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Indonesia
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Caracas, ibu kota Venezuela, yang berujung pada penculikan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Dunia
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Donald Trump serukan Venezuela jadi negara bagian ke-51 AS dan ganti presiden dengan gubernur. Cek pernyataan lengkap dan analisis geopolitiknya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Indonesia
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Minaj menyebut dirinya sebagai 'penggemar nomor satu' Trump meskipun ia sempat mengkritik kebijakan Trump pada masa jabatan pertamanya.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Dunia
Amerika Tambah Kekuatan Dengan Rudal Hipersonik Udara ke Darat, Kontrak Rp 12,5 Triliun
Jumlah pasti unit rudal dan tanggal pengirimannya belum diungkapkan. Kontrak tersebut ditandatangani pada 29 September lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Amerika Tambah Kekuatan Dengan Rudal Hipersonik Udara ke Darat, Kontrak Rp 12,5 Triliun
Dunia
Mobil BYD Dilarang Masuk Pangkalan Militer AS, Ini Alasannya
Kendaraan BYD dilarang memasuki Pangkalan Udara Kadena di Jepang karena kekhawatiran keamanan. Kamera dan sensor mobil modern menjadi sorotan.
Yusuf Abdillah - Senin, 26 Oktober 2026
Mobil BYD Dilarang Masuk Pangkalan Militer AS, Ini Alasannya
Indonesia
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Pendekatan taktis baru tersebut "dapat mengejutkan" dunia dan para pakar militer, sebagaimana Iran sebelumnya mengejutkan dunia dengan kemampuan rudalnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Indonesia
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Trump berulang kali menolak rencana kembali melancarkan operasi tempur besar tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Bagikan