Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Angkatan Udara AS Rilis Gambar Prototipe Pesawat B-21 Stealth Bomber

Leonard Leonard - Jumat, 14 Agustus 2020
Angkatan Udara AS Rilis Gambar Prototipe Pesawat B-21 Stealth Bomber

Merupakan bagian konsep dari 3 pesawat pembom siluman. (Foto: geekwire)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANGKATAN Udara Amerika Serikat baru saja meluncurkan hasil rendering fotorealistik resmi baru dari pesawat pembom B-21 Long-Range Strike Bomber.

Angkatan Udara dan produsen pembom, Northrop Grumman, menerbitkan tiga konsep baru pembom siluman, menunjukkan pesawat next-generation di berbagai hanggar militer.

Baca juga:

Rusia Hadirkan Drone Tempur Super Canggih dalam Persaingan Alutsista

1
Kerjasama antara USAF dan Northrop Grumman. (Foto: nationalinterest)

Gambar konsep yang dirilis di halaman media sosial Angkatan Udara AS menunjukkan B-21 di hanggar di Pangkalan Angkatan Udara Ellsworth, Dakota Selatan, Pangkalan Angkatan Udara Whiteman, Missouri, dan di Pangkalan Angkatan Udara Dyess, Texas.

Seperti yang dilaporkan Military.com, tahun lalu, Angkatan Udara AS mengumumkan pangkalan operasional pertama B-21 akan berada di Ellsworth, yang juga akan menjadi lokasi unit pelatihan formal pertama untuk pesawat pembom itu.

Pihak Angkatan Udara AS juga mengklaim penerbangan perdana pesawat pembom itu akan dilakukan pada 2021. Namun, seperti yang dilaporkan The Drive, layanan tersebut kemudian mengklarifikasi bahwa ini akan menjadi tanggal yang paling awal dan mungkin perlu waktu lebih lama untuk mencapai pencapaian itu.

Baca juga:

Kekuatan Udara Tiongkok Bersiap Saingi Amerika

2
Ellsworth dipilih sebagai pangkalan operasional pertama dari B-21. (Foto: northropgrumman)

"B-21 akan menjadi pesawat pembom jarak jauh yang sangat mampu bertahan yang mampu membawa berbagai macam pesawat," jelas pihak Angkatan Udara AS melalui postingan media sosial.

Angkatan Udara AS menganugerahi Northrop kontrak yang menggiurkan yang awalnya bernilai Rp318 triliun pada tahun 2015. Namun, total biaya diperkirakan menjadi lebih dari dua kali lipat dengan melebihi USD55 miliar atau sekitar Rp816 triliun selama masa program.

Sesuai informasi dari NationalInterest.org, pembuatan pesawat B-21 diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp8,9 triliun. (lgi)

Baca juga:

Jepang Bangun Jet Tempur untuk Hadapi Korut dan Tiongkok

#Pesawat #Angkatan Udara #Amerika Serikat #Militer As
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Blokade darat disebut menjadi salah satu dari sejumlah opsi yang sedang dipertimbangkan Washington dan Tel Aviv untuk menekan Iran agar kembali ke meja perundingan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Indonesia
AS Serang Iran Habis-Habisan, DPR: Indonesia Harus Serukan Gencatan Senjata
Militer AS melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada Rabu malam waktu Amerika atau Kamis (30/7) dini hari waktu Teheran.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AS Serang Iran Habis-Habisan, DPR: Indonesia Harus Serukan Gencatan Senjata
Dunia
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Pemungutan suara tersebut merupakan tahap prosedural kedua terkait RUU tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Indonesia
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
AS dan Iran sebenarnya telah menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni untuk mengupayakan berakhirnya konflik sejak 28 Februari namun berakhir tanpa tindak lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
Indonesia
Tarif Global 10% Berakhir, AS Incar Tarif Dagang Baru 12,5% ke 60 Negara
Amerika Serikat akan memberlakukan tarif baru hingga 12,5% terhadap barang dari 60 negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Uni Eropa
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Tarif Global 10% Berakhir, AS Incar Tarif Dagang Baru 12,5% ke 60 Negara
Dunia
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
iga tanker minyak pro-AS nekat melintasi Selat Hormuz. Satu meledak terkena ranjau Iran, dua lainnya mundur. Iran peringatkan kapal jangan terjebak janji keamanan Trump.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
Dunia
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Presiden Donald Trump telah menegaskan gencatan senjata antara AS dan Iran sudah tidak lagi berlaku.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Dunia
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran juga telah melancarkan serangan ke Yordania hingga menewaskan personel militer Amerika Serikat di sana.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Dunia
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Pada 18 Juni malam, Teheran dan Washington menandatangani memorandum yang mengatur pengakhiran konflik yang dimulai pada 28 Februari. Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS telah melakukan beberapa rangkaian serangan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Dunia
2 Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Salahkan Agresi Blokade AS
Dua tanker minyak meledak di Selat Hormuz. Iran menuding blokade AS sebagai penyebab dan mengancam balasan. UKMTO melaporkan kapal terbakar di dekat Oman.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
 2 Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Salahkan Agresi Blokade AS
Bagikan