AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Akan Segera Dibuka

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Akan Segera Dibuka

Ketegangan Iran-AS mengancam Selat Hormuz, jalur vital ekspor minyak dan LNG dunia. (Foto: YouTube/Dawn News English)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.comAmerika Serikat (AS) dan Iran dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal untuk membuka sepenuhnya Selat Hormuz dalam waktu 30 hari ke depan.

Informasi kesepakatan AS dan Iran itu dilansir Antara, Senin (25/5), mengutip laporan Washington Post berdasarkan keterangan sumber mereka di Kemenlu AS, seorang pejabat diplomat yang tidak disebutkan namanya.

Kedua pihak sepakat memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari guna mencapai penyelesaian akhir,

tulis laporan Washington Post.

Washington Post menambahkan kesepakatan tersebut juga mencakup penundaan pembicaraan nuklir hingga waktu yang akan datang. Namun, sumber diplomatik lain, kerangka kesepakatan itu masih belum sepenuhnya disetujui pihak Iran.

Baca juga:

Trump Tetap Pertahankan Blokade Menuju Selat Hormuz Sampai Perjanjian Damai Disepakati

Perpanjangan Gencatan Senjata

Sebagai bagian dari kesepakatan, kedua pihak sepakat memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari. Langkah ini diharapkan memberi ruang untuk mencapai penyelesaian akhir setelah serangkaian konflik yang memanas sejak Februari.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap target-target di Iran yang menimbulkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Baca juga:

AS dan Iran Sepakat Buka Blokade Selat Hormuz Dalam 30 Hari

Posisi Vital Selat Hormuz

Ketegangan di sekitar Iran telah menyebabkan blokade de facto di Selat Hormuz, jalur vital pengiriman minyak dan gas alam cair dari Teluk Persia ke pasar global. Akibatnya, ekspor dan produksi energi di kawasan Timur Tengah terganggu, memicu kenaikan harga bahan bakar dan produk industri di berbagai negara. (*)

#Selat Hormuz #Amerika Serikat #Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Pemerintah China menyebut hubungan kerja samanya dengan Iran berada dalam kerangka internasional sehingga tidak boleh diganggu, termasuk oleh Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Dunia
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Sekitar 42.000 orang diperintahkan segera mengungsi, sedangkan 45.000 warga lainnya diminta bersiap meninggalkan rumah mereka.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Indonesia
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Perang antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari saat AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Dunia
Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran
Trump mengatakan AS akan berupaya memutus jalur keuangan dan perdagangan yang memberikan dukungan ekonomi kepada Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran
Dunia
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Kekeringan yang sedang berlangsung menyebabkan permukaan air di sejumlah wilayah barat AS terus menyusut.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Dunia
Balas Klaim Trump atas Selat Hormuz, Iran Sebut California Wilayah Barunya
Iran membalas pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Selat Hormuz sebagai "wilayah baru AS".
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Balas Klaim Trump atas Selat Hormuz, Iran Sebut California Wilayah Barunya
Indonesia
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Pasukan Iran secara terpisah juga telah mengkaji kemungkinan menargetkan kabel serat optik bawah laut di Selat Hormuz jika terjadi eskalasi lebih lanjut, menurut laporan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Dunia
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Kasus kebakaran Jeep Gladiator dan Wrangler memicu gugatan hukum di AS. FCA recall 1,07 juta unit akibat masalah konektor listrik pompa power steering. NHTSA catat 51 kebakaran dan 1 cedera.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Indonesia
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Pemimpin Turkiye itu juga mengatakan bahwa Ankara, bersama dengan Pakistan dan Arab Saudi, menunjukkan sikap tegas dalam memastikan stabilitas dan keamanan regional
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Dunia
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Ikut Campur Kesepakatan Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan ancaman keras terhadap Oman.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Ikut Campur Kesepakatan Selat Hormuz
Bagikan