Penunjukan Tertutup Dewas KPK Santer Picu Aroma Kuat Bagi-Bagi Jabatan

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 14 November 2019
Penunjukan Tertutup Dewas KPK Santer Picu Aroma Kuat Bagi-Bagi Jabatan

Presiden Jokowi. Foto: Biro Setpres

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat Politik Wempy Hadir menilai tertutupnya proses pemilihan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) bisa menimbulkan kecurigaan publik.

Wempy mendesak, agar pihak Istana Negara mesti merilis ke publik nama-nama yang tengah diseleksi menjadi Dewas KPK. Agar publik bisa memberikan penilaian dan masukan bagi pemerintah terkait dengan nama-nama dewan pengawas tersebut.

Baca Juga

Tak Bisa Diintervensi, Jangan Paksa Jokowi Bocorkan Nama Dewas KPK

"Kalau tertutup memang agak sulit bagi publik untuk terlibat melacak rekam jejak calon dewan pengawas yang bersangkutan," kata Wempy kepada MerahPutih.com di Jakarta, Kamis (14/11)

Padaha, kata dia, publik sebetulnya bisa membantu pemerintah secara gratis untuk melacak rekam jejak semua kandidat Dewas KPK. "Pemerintah akan mendapatkan banyak informasi dari masyarakat," tegas Wempy.

Wempy Hadir
Pengamat politik Wempy Hadir

Direktur Indo Polling Network ini mengingatkan, Presiden Joko Widodo jangan sampai tertutupnya proses pemilihan Dewas KPK saat ini memicu indikasi dari bagi-bagi jabatan (power sharing). "Mesti dikedepankan kapasitas dan integritas dari calon dewan pengawas KPK tersebut," jelas Wempy.

Baca Juga

Jokowi Masih Rahasiakan Seleksi Nama-Nama Dewan Pengawas KPK

Sebab, Wempy melihat harapan publik terhadap pemberantasan korupsi begitu tinggi mestinya dapat ditangkap Jokowi. "Menempatkan dewan pengawas yang terbaik, bukan karena kepentingan bagi-bagi kekuasaan," saran dia.

Namun, Wempy melihat, tertupnya proses pemilihan ini semata-mata karena ingin menghilangkan kegaduhan politik. Sebab, jika nama-nama itu sudah dibuka ke publik, bisa menimbulkan kontroversi. Dia juga banyaknya energi bangsa yang habis dari Pemilu 2019 sampai serangkaian aksi massa.

"Kita tahu bahwa baru saja menyelenggarakan pilpres yang sangat melelahkan karena gelombang protes yang begitu lama. Selain itu disusul dengan gelombang aksi massa untuk menolak RUU KPK dan Perppu," tutup Wempy. (Knu)

Baca Juga

Untuk Pertama Kalinya, Presiden Tunjuk Langsung Dewan Pengawas KPK

#Komisi Pemberantasan Korupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KI Putuskan Hasil TWK KPK Harus Dibuka, KPK Ngaku Ingin Telaah Dulu
Tidak ada alasan bagi Presiden Prabowo Subianto untuk tidak mengembalikan status 57 orang korban TWK KPK.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
KI Putuskan Hasil TWK KPK Harus Dibuka, KPK Ngaku Ingin Telaah Dulu
Indonesia
Bertemu Abraham Samad dan Mantan Kabareskrim, Presiden Prabowo Minta Masukan soal Pemberantasan Korupsi
Jubir Prabowo sekaligus Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan pertemuan antara Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh itu untuk berdiskusi.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Bertemu Abraham Samad dan Mantan Kabareskrim, Presiden Prabowo Minta Masukan soal Pemberantasan Korupsi
Indonesia
Kabupaten Bekasi Ditetapkan Zona Merah KPK, Raih Skor MCSP Terendah Keempat Se-Jawa Barat
KPK memberikan perhatian khusus kepada Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan jajarannya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 November 2025
Kabupaten Bekasi Ditetapkan Zona Merah KPK, Raih Skor MCSP Terendah Keempat Se-Jawa Barat
Indonesia
KPK Dalami Peran Gubernur Kalbar Ria Norsan di Kasus Proyek Jalan Mempawah
Diketahui, kader Gerindra itu menjadi Bupati Mempawah selama dua periode 2009-2014 dan 2014-2018
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 23 Agustus 2025
KPK Dalami Peran Gubernur Kalbar Ria Norsan di Kasus Proyek Jalan Mempawah
Indonesia
Kolaborasi Bareng KPK Kampanyekan Antikorupsi, Rhoma Irama Doakan Pejabat tak Pakai Rompi Oranye
Kerja sama ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya mereka yang berpotensi terjerumus dalam tindak korupsi.
Dwi Astarini - Selasa, 29 April 2025
Kolaborasi Bareng KPK Kampanyekan Antikorupsi, Rhoma Irama Doakan Pejabat tak Pakai Rompi Oranye
Indonesia
KPK Usut Dugaan Korupsi di Kalbar, Penyidik Mulai Lakukan Penggeledahan
Tessa belum bisa menyampaikan informasi lengkap mengenai kasus tersebut
Angga Yudha Pratama - Minggu, 27 April 2025
KPK Usut Dugaan Korupsi di Kalbar, Penyidik Mulai Lakukan Penggeledahan
Indonesia
Unsur Masyarakat Harus Dominasi Pansel KPK
Komposisi panel yang terdiri atas lima orang dari unsur pemerintah dan empat orang dari unsur masyarakat menimbulkan pertanyaan terkait isu independensi KPK.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 12 Mei 2024
Unsur Masyarakat Harus Dominasi Pansel KPK
Indonesia
Otak Pungli di Rutan KPK Masih Bekerja Sebagai Staf di Setwan DKI
Hengki ini bertugas di Kemenkumham yang ditempatkan di rutan KPK
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Februari 2024
Otak Pungli di Rutan KPK Masih Bekerja Sebagai Staf di Setwan DKI
Indonesia
KPK Tahan Politikus PKB Terkait Kasus Korupsi di Kemenakertrans Era Cak Imin
Reyna ditahan terkait kasus dugaan korupsi sistem proteksi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Kemenakertrans tahun 2012.
Frengky Aruan - Kamis, 25 Januari 2024
KPK Tahan Politikus PKB Terkait Kasus Korupsi di Kemenakertrans Era Cak Imin
Indonesia
KPK Periksa Eks Mensos Juliari Batubara Terkait Kasus Bansos Beras
Pemeriksaan Eks Bendahara Umum PDI Perjuangan (PDIP) itu akan dilakukan di Lapas Kelas 1 Tangerang.
Andika Pratama - Senin, 18 Desember 2023
KPK Periksa Eks Mensos Juliari Batubara Terkait Kasus Bansos Beras
Bagikan