Merahputih.com - Ketua Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jakarta, Ellen Hidayat mengatakan, pusat perbelanjaan di ibu kota mengaku siap menjalankan protokol kesehatan saat dibuka kembali pada 15 Juni 2020 mendatang.
Dalam protokol kesehatan itu tempat perbelanjaan akan melakukn pemeriksaan suhu karyawan dan pengunjung, pemakaian masker serta face shield bagi semua karyawan penyewa (tenant) maupun karyawan mal.
Baca Juga:
Rapid Test Massal Tiga Pasar Tradisional di Solo, 14 Orang Reaktif
Di mal juga akan disediajan hand sanitizer dan bahkan washtafel yang dilengkapi dengan sabun cuci tangan.
"Menyiapkan semua fasilitas dan peralatan yang diperlukan untuk mengikuti protokol kesehatan yang wajib dilakukan," kata Ellen di Jakarta, Minggu (7/6).
Tak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan pengaturan jarak jarak sejak pengunjung masuk ke mal. Hal itu juga berlaku bagi karyawan.
"Baik dari kapasitas lift yang dibatasi, sampai excalator yang juga diberikan tanda untuk berjarak. Antrean kasir juga perlu dijaga," terang dia.
Disamping itu pembayaran juga memakai transaksi non tunai atau cashless untuk meminimalisir perpindahan fisik uang sebagai media penyebaran virus corona.
Dengan begitu, Ellen meminta kepada para pengunjung untuk mengikuti tata cara yang sudah diarahkan, tentunya protokol kesehatan yang wajib diikuti tersebut akan berjalan baik .
"Bagi pusat belanja, juga akan memberikan training kepada segenap karyawan dengan adanya kebiasaan baru yang berbeda dari saat normal yang lalu," tutupnya.
Baca Juga:
640 Pasien Corona Masih Jalani Perawatan di RS Darurat Wisma Atlet
Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengizinkan pusat perbelanjaan di Jakarta beroperasi kembali mulai 15 Juni 2020. Hanya saja Anies meminta membatasi pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas biasanya.
"Pusat perbelanjaan atau mal dan pasar non-pangan baru bisa dimulai pada hari Senin, tanggal 15 Juni," kata Anies dalam siaran YouTube Pemprov DKI, Kamis (4/6). (Asp)