Aplikasi TopJek Lindungi Privasi Pelanggan

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 07 Oktober 2015
Aplikasi TopJek Lindungi Privasi Pelanggan

Direktur dan Shareholder TopJek, Cempaka Adinda Devi TopJek,(Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Bisnis - Direktur dan Shareholder TopJek, Cempaka Adinda Devi mengatakan pihaknya tengah mematangkan konsep desain aplikasi yang digunakan TopJek memiliki keunggulan daripada ojek online pada umumnya. Salah satunya menjaga privasi pihak customer dari gangguan driver nakal.

"Pada desain aplikasi yang digunakan TopJek sendiri memiliki perbedaan dari aplikasi yang digunakan oleh ojek pada umumnya. Umumnya setiap kali customer mengeluhkan kalau aplikasi yang tersedia sangat boros baterai handphone cepat habis, hal ini sangat dihindari betul oleh kami. Kami merancang aplikasi TopJek yang ramah terhadap penggunaan baterai pada handphone," kata Cempaka Adinda saat ditemui di kantornya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2010).

Cempaka Adinda menambahkan, aplikasi pada Topjek sendiri dirancang sedemikian rupa agar memudahkan para customer menggunakan aplikasi ini. Tidak hanya itu, untuk menjaga privasi dari customer pihak TopJek merancang agar driver dapat berkomunikasi dengan customer melalu aplikasi.

"Kami sangat menjaga privasi dari customer, sehingga tidak akan ada gangguan apapun yang dilakukan dari para driver TopJek terhadap customer," ungkapnya.

Saat ini, persiapan terus dimatangkan oleh TopJek agar aplikasi yang digunakan tidak mengalami gangguan pada server dan terus melakukan pembenahan agar tidak bermasalah. Menurut Cempaka Adinda, Topjek masih menggunakan server lokal dalam mengakses internet pada aplikasi.

"Kami menggunakan server Indonesia tidak menggunakan server dari luar. Nantinya layanan akan diakses melalui akses android dan iOS, jadi memudahkan para driver dan customer untuk berinteraksi," tandasnya. (Abi)

Baca Juga:

  1. TopJek Ramaikan Persaingan Transportasi Online
  2. LadyJEK, Ojek Khusus Wanita
  3. Ahok Ancam Larang GoJek Jika Masih Langgar Aturan
  4. Pelanggan Diteror, CEO Gojek Buat Program Baru
  5. Heboh Penampakan Jeger Taksi, Ojek Bermeter Saingan Go-Jek
#Liputan Khusus #Top-Jek #Aplikasi #Ojek Online
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Modus pelaku biasanya mengakui customer service dari GoPay, lalu meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Berita Foto
Perpres Ojek Online Ditargetkan Rampung Awal September, Atur Tarif Ojol
Sejumlah pengemudi Ojek online (Ojol) melintasi Jalan Jenderal Gatot Subroto di Kawasan Semanggi, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 20 Agustus 2026
Perpres Ojek Online Ditargetkan Rampung Awal September, Atur Tarif Ojol
Indonesia
Aturan Pangantaran Barang yang Disusun Komdigi Harus Sejahterakan Driver Ojol
Regulasi layanan pengantaran barang dan makanan jangan sampai justru menambah beban para mitra ojol.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Aturan Pangantaran Barang yang Disusun Komdigi Harus Sejahterakan Driver Ojol
Indonesia
Perpres Ojol Masukan Juga Aturan Pengiriman Makanan dan Barang
Pembahasan Perpres tentang ojek daring di tingkat kementerian telah selesai dan tinggal menunggu proses penandatanganan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Perpres Ojol Masukan Juga Aturan Pengiriman Makanan dan Barang
City Property
Ojol Masuk Kategori UMKM, Potongan Aplikator 8 Persen Jangan Kuat di Atas Kertas
Ketentuan pembagian pendapatan antara aplikator dan driver. Ia meminta ketentuan potongan sebesar 8 persen untuk aplikator dan 92 persen untuk driver benar-benar diterapkan di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Ojol Masuk Kategori UMKM, Potongan Aplikator 8 Persen Jangan Kuat di Atas Kertas
Indonesia
Komdigi Soroti Pertumbuhan Aplikasi Birokrasi Capai 27 Ribu, tapi Layanan masih tak Optimal
User experiences yang dialami masyarakat masih belum optimal, bahkan masih ada yang meminta dokumen fisik.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Komdigi Soroti Pertumbuhan Aplikasi Birokrasi Capai 27 Ribu, tapi Layanan masih tak Optimal
Indonesia
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
"Kita tidak boleh mempunyai puluhan aplikasi yang tidak saling berbicara, kita tidak boleh meminta rakyat berkali-kali memasukkan data yang sama," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
Indonesia
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Penyusunan regulasi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan secepatnya agar status pelaku usaha bagi pengemudi ojol segera memiliki dasar hukum
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Indonesia
Jakarta Bakal Perbanyak Shelter Ojol, Beroperasi 24 Jam
Dengan hadirnya shelter di kawasan tersebut, Pramono pun meminta agar Dishub DKI memperbanyak shelter di titik-titik lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta Bakal Perbanyak Shelter Ojol, Beroperasi 24 Jam
Indonesia
Komisi Ojol Dipatok Maksimal 8 Persen, DPR Desak Pemerintah Susun Payung Hukum Permanen
Komisi V DPR akan terus mengawal pelaksanaan kebijakan tersebut agar benar-benar diterapkan sesuai keputusan pemerintah. 

Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Komisi Ojol Dipatok Maksimal 8 Persen, DPR Desak Pemerintah Susun Payung Hukum Permanen
Bagikan