Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Apes, Parkir Liar di Trotoar Sejumlah Mobil Milik Kader PSI Digembosi Petugas

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 14 Agustus 2019
Apes, Parkir Liar di Trotoar Sejumlah Mobil Milik Kader PSI Digembosi Petugas

Sebuah mobil milik kader PSI yang diparkir di trotoar digembosi petugas Dishub DKI Jakarta (MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kepala Suku Dinas Perhubungan DKI Jakarta Harlem Simanjuntak mengungkapkan pelanggaran yang dilakukan sejumlah kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pelanggaran itu justru dilakukan di depan Kantor DPP PSI yang berlokasi di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Sejumlah mobil milik kader PSI justru melanggar aturan parkir. Bukannya di tempat parkir, mobil-mobil milik kader partai milenial itu justru diparkir di trotoar sehingga pengguna jalan kesulitan untuk melintas di kawasan tersebut.

Baca Juga: Sekjen PSI Deklarasikan Perang Terbuka Terhadap PKS

Akibat, petugas Dishub DKI Jakarta bertindak dengan mencabut pentil ban mobil milik sejumlah kader PSI tersebut.

Seorang warganet, dengan akun twitter @Enggalpm pun ikut memperibincangkan mobil yang terparkir di trotoar itu.

Mobil milik kader PSI
Kondisi jalan depan Kantor DPP PSI di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat (MP/Kanu)

Ia mencuitkan, "Lokasi: Depan Kantor DPP @psi_id Objek: Mobil Sedan parkir di trotoar Dampak Lingkungan: Polusi Udara Tagline: 'Ke Istana Naik Ojol Mengurangi Polusi'

Cuitan ditwitter pada Selasa (13/8) kemarin ini diretweet oleh 1357 akun dan disukai oleh 1277 akun.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Suku Dinas (Sudin) Perhubungan Jakarta Pusat, Harlem Simanjuntak.

Harlem mengatakan, pihaknya telah menindak mobil yang terparkir di trotoar depan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI itu.

"Di lokasi sudah ditegur dan langsung digeser atau dipindahkan hari ini sudah tidak ada," ujar Harlem kepada wartawan di Jakarta, Rabu (14/8).

Baca Juga: PSI Kembali Diserang Hoax, Pernyataan Grace Natalie Soal "Bakmi" Diplesetkan Jadi "Babi"

Harlem mengaku, telah melayangkan teguran langsung kepada pemilik mobil dan pengurus partai PSI agar tidak lagi memarkir mobil di trotoar lagi.

Namun, Harlem enggan menyebut siapa-siapa saja yang ditegurnya termasuk siapa siapa yang memiliki mobil itu.

Ia berjanji kedepannya petugas akan melakukan tindakan tegas jika menemukan lagi mobil yang diparkirkan di trotoar depan kantor PSI itu.

"Ya kami akan tindak, seperti mencabut pentil mobil hingga menderek kendaraannya," tutupnya.(Knu)

Baca Juga: Petinggi PDIP Ramal Kehancuran Grace Natalie dan PSI

#Parkir Liar #Larangan Parkir Liar #PSI #Dishub DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tarif TransBandara Blok M–Bandara Soekarno-Hatta Jadi Rp 15.000 Mulai 1 September 2026
Pemprov DKI Jakarta menetapkan tarif TransBandara rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta sebesar Rp 15.000 mulai 1 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Tarif TransBandara Blok M–Bandara Soekarno-Hatta Jadi Rp 15.000 Mulai 1 September 2026
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Ia menyebut ini menjadi hal yang positif bagi kerja-kerja politik di Dapil Jateng 5 khususnya di Solo dan Jawa Tengah
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Kaesang si Bungsu Jokowi Incar Kursi DPR 2019, Maju Lewat Dapil V Jateng
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep resmi maju Pileg DPR RI 2029 dari Dapil V Jateng. Fokus utama Kaesang adalah menggarap suara dari Kota Solo, basis keluarga Jokowi.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kaesang si Bungsu Jokowi Incar Kursi DPR 2019, Maju Lewat Dapil V Jateng
Indonesia
Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI
Ada dugaan pemakaian pelat nomor palsu oleh kendaraan Alphard yang berada di tengah-tengah insiden ini.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI
Indonesia
Dishub DKI Angkut Puluhan Motor Parkir di Trotoar Jalan Prof DR Satrio
Penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas pejalan kaki.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Dishub DKI Angkut Puluhan Motor Parkir di Trotoar Jalan Prof DR Satrio
Indonesia
Kritik Sopir Penabrak JPO Tendean Terbukti Sahih, Dishub DKI Janjikan Rambu Batas Tinggi
Batas ketinggian kendaraan mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yaitu maksimal 4.200 mm (4,2 meter).
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Kritik Sopir Penabrak JPO Tendean Terbukti Sahih, Dishub DKI Janjikan Rambu Batas Tinggi
Indonesia
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, August PSI Minta Disdik DKI Perketat Keamanan Sekolah
Meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI untuk meningkatkan kewaspadaannya di seluruh instansi pendidikan dengan berkoordinasi bersama pihak-pihak keamanan.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, August PSI Minta Disdik DKI Perketat Keamanan Sekolah
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Pinjak Kepala Kerbau di Lampung Disalahartikan Injak Banteng, Jokowi: jangan Ditarik ke Ranah Politik
Mantan Wali Kota Solo ini meminta agar penghargaan ini tidak ditarik ke ranah politik. Karena jika ditarik ke ranah politik, itu bisa disalahartikan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Pinjak Kepala Kerbau di Lampung Disalahartikan Injak Banteng, Jokowi: jangan Ditarik ke Ranah Politik
Bagikan