Kesehatan

Nanas Bisa Cegah Kehamilan, Mitos atau Fakta?

Febrian AdiFebrian Adi - Minggu, 19 Februari 2023
Nanas Bisa Cegah Kehamilan, Mitos atau Fakta?

Apakah buah nanas bisa tunda kehamilan. (Foto: Unsplash/Phoniex)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAH mendengar sebuah mitos yang mengatakan bahwa buah nanas bisa mencegah kehamilan? Buah nanas, terutama nanas muda, dipercaya bisa mencegah kehamilan. Nanas dianggap mengandung zat yang bisa menghambat terjadinya pembuahan antara sel sperma dan sel telur di dalam rahim sehingga kehamilan tidak terjadi.

Baca juga:

Mitos Seputar Kehamilan yang Harus Dihentikan

Faktanya buah nanas baik untuk kesehatan. (Foto: Unsplash/Fernando)

Seperti dilansir Alodokter, Sabtu (18/2) sampai saat ini belum ada penelitian ilmiah yang mampu membuktikan bahwa nanas bisa mencegah kehamilan. Oleh karena itu, cara ini dianggap tidak efektif untuk mencegah kehamilan, terutama bagi pasangan yang tidak ingin memiliki anak, tetapi sudah aktif berhubungan intim.

Nanas memang mengandung bromelain yang dapat menyebabkan keluhan kram perut dan sering disalahartikan sebagai gejala menstruasi. Hal itulah yang membuat masyarakat percaya bahwa nanas bisa mencegah kehamilan.

Faktanya, nanas justru baik dikonsumsi bagi wanita yang sedang mempersiapkan kehamilan karena bisa menjadi sumber folat yang baik. Folat harus diminum setidaknya 400 mcg setiap hari sebelum hamil hingga usia kehamilan menuju 12 minggu.

Nah daripada termakan dengan mitos-mitos seperti itu. Berikut beberapa cara mencegah kehamilan yang diketahui lebih efektif:

Pil KB

Pil KB merupakan salah satu cara mencegah kehamilan yang berisi hormone kewanitaan. Pil ini bekerja dengan cara mencegah pelepasan sel telur (ovulasi) dan mengentalkan lendir di serviks, sehingga sperma sulit membuahi sel telur. Pil KB umumnnya diminum setiap hari dengan petunjuk dokter.

Baca juga:

Manfaat Kiwi untuk Kehamilan

Pil KB lebih bisa untuk menunda kehamilan. (Foto: Unsplash/Freestocks)

Alat kontrasepsi

Alat kontrasepsi atau umumnya disebut kondom bisa digunakan baik oleh pria maupun wanita. Kondom ini biasanya terbuat dari bahan lateks dan mampu menegah sperma masuk ke dalam vagina. Selain mencegah kehamilan, kondom juga berfungsi untuk mencegah infeksi menular seksual.

KB Spiral

IUD atau disebut juga KB spiral merupakan alat kontrasepsi kecil berbentuk T yang dimasukkan ke dalam rahim. IUD bekerja dengan cara menghambat pergerakan sperma menuju rahim guna mencegah pembuahan dan terjadinya kehamilan.

Cara lain untuk mencegah kehamilan adalah dengan mengeluarkan penis sebelum ejakulasi, menghitung tanggal ovulasi, memakai KB implan, maupun mengonsumsi pil kontrasepsi darurat. (far)

Baca juga:

Sering Diabaikan, Ini Manfaat Bantal Khusus Kehamilan untuk Ibu Hamil

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan