Antisipasi Wisatawan, Polda Jateng Lakukan Penyekatan Tiap Akhir Pekan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 27 Agustus 2021
Antisipasi Wisatawan, Polda Jateng Lakukan Penyekatan Tiap Akhir Pekan

Satlantas Polresta Surakarta melakukan penyekatan di pintu masuk dan keluar Kota Solo di Pospam Faroka Jalan Slamet Ritlyadi. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Jawa Tengah membuat kebijakan memberlakukan penyekatan. Hal dilakukan sebagai upaya mencegah agar wisatawan tidak masuk wilayah Jawa Tengah, sehingga angka kasus COVID-19 tidak naik lagi.

Dirlantas Polda Jateng Kombes M Rudy Syafirudin mengatakan, angka COVID-19 di Jawa Tengah menurun berkat pelaksanaan kegiatan penyekatan PPKM Mikro dan PPKM Darurat. Penurunan kasus COVID-19 ini harus dijaga supaya tidak naik lagi.

"Jangan sampai angka COVID-19 di Jawa Tengah yang sudah menurun kembali naik," ujar Rudy, Kamis (26/8).

Baca Juga:

Dukung Ciptakan Lapangan Kerja, Rutan Solo Bangun Pabrik Garmen Pertama di Jateng

Dikatakannya, penyekatan akan diberlakukan pada hari-hari libur dan akan dimulai pada minggu ini. Penyekatan berlaku di seluruh perbatasan-perbatasan kota/kabupaten di 35 daerah di Jawa Tengah.

"Adanya kegiatan penyekatan dari PPKM sampai dengan PPKM Darurat alhamdulillah angka corona di Jawa Tengah sudah turun," papar dia.

Rudy mengimbau agar masyarakat tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dia mengatakan, pihaknya akan melakukan penyekatan kembali khususnya pada hari libur.

"Kami akan melakukan penyekatan-penyekatan kembali pada saat jam-jam hari libur. Hari Jumat Sabtu dan Minggu," katanya.

  Satlantas Polresta Surakarta melakukan penyekatan di pintu masuk dan keluar Kota Solo di Pospam Faroka Jalan Slamet Ritlyadi. (MP/Ismail)
Satlantas Polresta Surakarta melakukan penyekatan di pintu masuk dan keluar Kota Solo di Pospam Faroka Jalan Slamet Ritlyadi. (MP/Ismail)

Pada hari-hari libur tersebut, lanjut dia, dianggap banyak pengguna kendaraan datang ke Jateng untuk berekreasi maupun mengunjungi sanak saudara. Dengan demikian, ia memberlakukan penyekatan.

"Penyekatan secara intensif kembali kita lakukan, tetapi sasarannya bukan melakukan penindakan, tetapi kami melakukan edukasi terhadap seluruh pengguna kendaraan," papar dia.

Baca Juga:

Polisi Ringkus Otak Pencurian Pecah Kaca Mobil Lintas Kabupaten di Jateng

Ia mengatakan, dalam penyekatan, akan diperiksa kondisi penumpang dan pengemudi apakah sudah divaksin apa belum.

"Di Jateng sendiri semua polres/polresta telah menyiapkan gerai gerai vaksinasi yang bisa memudahkan masyarakat untuk mendapatkan vaksin. Penyekatan dilakukan oleh petugas gabungan terutama di rest area," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Polda Jateng Buru Pemasang Selebaran Terkait Sindiran Penanganan COVID-19

#Polda Jawa Tengah #Jawa Tengah #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polres Sukoharjo Kembalikan Barang Ponpes, tak Terkait Perkara Perusakan Warung Mi Babi
Barang-barang tersebut yakni telepon genggam, CPU, kendaraan, dan drone.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Polres Sukoharjo Kembalikan Barang Ponpes, tak Terkait Perkara Perusakan Warung Mi Babi
Indonesia
Angka Perkawinan Anak di Jateng Turun 53 Persen
Upaya pencegahan dan penanganan perkawinan anak perlu terus diperkuat.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Angka Perkawinan Anak di Jateng Turun 53 Persen
Indonesia
Pengasuh Ponpes di Sukoharjo Sesalkan Intimidasi saat Penggeledahan, Polres Pastikan Sesuai SOP
Sebanyak 12 santriwati dan 4 ustazah dimintai keterangan sebagai saksi dalam perusakan dan pembakaran warung Mi dan Babi Tepi Sawah Parangjoro, Sukoharjo.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pengasuh Ponpes di Sukoharjo Sesalkan Intimidasi saat Penggeledahan, Polres Pastikan Sesuai SOP
Indonesia
15 Santri di Sukoharjo Dibawa ke Kantor Polisi, Diduga Terkait Pembakaran Mi Babi
Penggeledahan tersebut berkaitan dengan kasus pembakaran dan perusakan warung Mi dan Babi Tepi Sawah Desa Parangjoro, Desa Grogol, September lalu.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
15 Santri di Sukoharjo Dibawa ke Kantor Polisi, Diduga Terkait Pembakaran Mi Babi
Indonesia
Polresta Solo Bongkar Kasus Prostitusi Online, 14 Orang Jadi Tersangka
Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko mengatakan para korban diduga direkrut dan dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial melalui aplikasi daring.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Polresta Solo Bongkar Kasus Prostitusi Online, 14 Orang Jadi Tersangka
Indonesia
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Aditia berpulang setelah menjalani perawatan intensif panjang setelah insiden pengeroyokan brutal yang dialaminya pada Rabu, 8 Mei 2019 malam.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Indonesia
Karhutla Gunung Lawu Belum Padam, Water Bombing Terganggu Cuaca Cuaca
Penanganan karhutla di Gunung Lawu membutuhkan kerja bersama pemerintah, TNI-Polri, BNPB, BPBD, Perhutani, dan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Karhutla Gunung Lawu Belum Padam, Water Bombing Terganggu Cuaca Cuaca
Indonesia
Dukung Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan di Indonesia, Wamen KKP Gandeng UMS
Kolaborasi tersebut dinilai membutuhkan kontribusi lintas bidang keilmuan yang dimiliki perguruan tinggi, termasuk UMS.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Dukung Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan di Indonesia, Wamen KKP Gandeng UMS
Indonesia
Pekerjakan Orang Luar Sukoharjo, Pabrik Obat Terlarang Raup Omzet Rp 3 Miliar per Hari
Seluruh pekerja yang beraktivitas di dalam pabrik obat ilegal beromzet miliaran rupiah tersebut diketahui berasal dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Pekerjakan Orang Luar Sukoharjo, Pabrik Obat Terlarang Raup Omzet Rp 3 Miliar per Hari
Indonesia
Polda Metro Bongkar Pabrik Obat Keras di Sukoharjo, Palsukan Izin Jadi Pabrik Botol dan Kardus
Pabrik tersebut sebelumnya digrebek Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada pekan lalu.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Polda Metro Bongkar Pabrik Obat Keras di Sukoharjo, Palsukan Izin Jadi Pabrik Botol dan Kardus
Bagikan