Anies Siap Perbaiki Kondisi Bangsa
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di DPP NasDem, Jakarta Pusat, Senin (3/10). Foto: MP/Ponco
MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan kesiapannya untuk menjadi calon presiden (capres) dari Partai NasDem di Pilpres 2024. Anies mengaku siap untuk berjalan bersama partai besutan Surya Paloh itu untuk memperbaiki kondisi bangsa.
"Ketika Bang Surya dan teman-teman di NasDem mengajak kami untuk berjalan bersama meneruskan pembangunan di republik ini, memperbaiki yang kurang, menuntaskan yang belum, dengan memohon ridho Allah, dengan segala kerendahan hati, bismillah kami terima dan siap menjawab tantangan itu," kata Anies di NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (3/10).
Baca Juga
Dalam pidatonya, Anies mengutip manifesto ormas Nasional Demokrat (NasDem) soal demokrasi dan keberagaman. Menurutnya, manifesto tersebut merupakan semangat NasDem yang bertahan hingga saat ini.
Diketahui, sebelum menjadi parpol, NasDem adalah sebuah ormas. Anies merupakan salah satu deklataror NasDem yang membacakan manifesto saat ormas tersebut didirikan pada 2010 silam.
"Pesan itu saya ingat dan pegang terus. Pesan ini yang saya baca terus sejak dibacakan dan saya menyaksikan. Semangat ini adalah semangat kemantangan bernegara dan menomor satukan negara dan republik di atas semua," ujarnya.
Baca Juga
Diusung NasDem di Pilpres 2024, Anies Nyatakan Siap Jalan Bersama
Anies mengatakan masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta tersisa dua pekan lagi, tepatnya pada 16 Oktober 2022. Dia mengatakan akan menuntaskan jabatannya hingga akhir meskipun masih banyak kekurangan.
"Izinkan kami tuntaskan yang di Jakarta dan sesudah itu kita langsung bersiap membangun kolaborasi yang solid yang diamanahkan oleh Partai NasDem untuk negeri ini. Insya Allah yang menjadi cita-cita kita bisa tercapai. Begitu niat langsung jadi, apa yang diinginkan semoga terjadi," katanya. (Pon)
Baca Juga
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
MK Tolak Gugatan Rakyat Bisa Pecat DPR, Pilihannya Jangan Dipilih Lagi di Pemilu
Ketua DKPP Sebut Kritik Media Massa Vitamin yang Menyehatkan