Diusung NasDem di Pilpres 2024, Anies Nyatakan Siap Jalan Bersama

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 03 Oktober 2022
Diusung NasDem di Pilpres 2024, Anies Nyatakan Siap Jalan Bersama

Ketum Partai NasDem Surya Paloh saat duduk bersama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang diusung sebagai capres di NasDem Tower, Jakarta, Senin (3/10). ANTARA/Syaiful Hakim

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anies Baswedan resmi diusung Partai NasDem sebagai calon presiden (capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Pengumuman itu disampaikan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Senin (3/10).

Merespons pernyataan Surya Paloh, Anies menyatakan menerima amanah tersebut dan siap berjalan bersama NasDem menyongsong Pilpres 2024.

Baca Juga

Anies Hanya Tersenyum dan Acungkan Jempol Saat Tiba di Markas NasDem

"Bismillah kami terima, kami siap jalan bersama," ujar Anies di NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat, hari ini.

Sementara itu, Surya Paloh mengungkapkan, alasan NasDem memilih Anies sebagai capres di Pilpres 2024 mendatang. Menurutnya, Anies merupakan salah satu putra terbaik bangsa Indonesia.

Lebih lanjut Surya Paloh mengatakan NasDem ingin menitipkan perjalanan bangsa Indonesia ke depan kepada Anies. Ia berharap bangsa Indonesia akan lebih bila dipimpin oleh Anies.

"Pimpinlah bangsa ini menjadi bangsa yang lebih bermartabat dan bangsa yang mampu membentuk karakter daripada bangsa ini sejatinya," ujarnya.

Baca Juga

Ridwan Kamil Berkelakar Suara UGM Bisa Pecah jika Anies dan Ganjar Maju di Pilpres

Sebelumnya Partai NasDem mengumumkan tiga nama bakal capres mereka setelah melaksanakan Rakernas pada Juni 2022 lalu. Tiga nama itu adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Panglima TNI Jendral Andika Perkasa.

Meskipun demikian, NasDem tidak bisa mengusung Anies sendiri pada Pilpres 2024 karena belum memenuhi syarat presidential treshold (ambang batas pencalonan presiden).

Pada Pemilu 2019, NasDem hanya mendapat 59 kursi atau sekitar 9.05 persen dari total kursi DPR RI. Sedangkan, aturan Pemilu mensyaratkan parpol yang mengusung capres-cawapres wajib memenuhi 20 persen jumlah kursi DPR atau 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu sebelumnya. (Pon)

Baca Juga

NasDem Resmi Usung Anies Baswedan di Pilpres 2024

#NasDem #Partai Nasdem #Anies Baswedan #Surya Paloh
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Bagikan