Anies Pastikan Bangun Kampung Akuarium Bakal Libatkan Warga

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 16 Oktober 2019
Anies Pastikan Bangun Kampung Akuarium Bakal Libatkan Warga

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Kampung Akuarium. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Timur akan dijadikan sebagai kegiatan wisata budaya. Sebelumnya, kawasan ini digusur Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok untuk dikembalikan ke fungsi cagar budaya.

"Ini yang akan dimasukkan di perencanaan yang akan kita luncurkan sama-sama," kata Anies di Balai Kota DKI saat jumpa pers 2 Tahun Kepemimpinan Gubernur DKI Anies Baswedan, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (15/10).

Baca Juga:

Anies Masih Ogah Jelaskan soal Penataan Kampung Akuarium

Orang nomor satu di Jakarta ini pun memastikan, pembangunan Kampung Akuarium tak akan melibatkan pihak luar.

Seorang siswa SMP Notre Dame dalam program hidup bersama dengan masyarakat (live in kampung) di Kampung Akuarium, Keluarahan Penjaringan, Jakarta Utara, 9-11 Oktober 2019. (ANTARA/FAUZI LAMBOKA)
Seorang siswa SMP Notre Dame dalam program hidup bersama dengan masyarakat (live in kampung) di Kampung Akuarium, Keluarahan Penjaringan, Jakarta Utara, 9-11 Oktober 2019. (ANTARA/FAUZI LAMBOKA)

Justru, kata Anies, program ini bakal menjadi menjadi percontohan bagaimana warga Kampung Akuarium merancang sendiri kampungnya sesuai dengan tata aturan yang ada dan kebutuhan masa kini dan masa depan.

"Saya sampaikan di sini bahwa rancangan Kampung Akuarium tidak dibuat pihak luar, tapi bekerja sama dengan masyarakat," cetus dia.

Baca Juga:

Anies Bakal Bangun Kawasan Wisata Sejarah di Kampung Akuarium

Kendati demikian, Anies enggan menjabarkan secara gamblang konsep perencanaan pembangunan Kampung Akuarium itu.

Anies sempat menggendong seorang bocah berusia 1 tahun yang merupakan warga Kampung Akuarium. (Foto: MP/Asropih)
Anies sempat menggendong seorang bocah berusia 1 tahun yang merupakan warga Kampung Akuarium. (Foto: MP/Asropih)

"Jauh nanti pada saat rancangannya selesai, kita umumkan nanti maka akan Anda lihat maket perencanaannya dan situ akan terbayang semuanya," tututpnya. (Asp)

Baca Juga:

Kunjungi Kampung Akuarium, Anies Gendong Anak Bernama Anies Sandi

#Anies Baswedan #Pembangunan
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Aktivis Tidak Setuju Proyek Pangan dan Energi di Papua Dilabeli Kolonialisme, Perlu dengan Hati, Hukum, dan Keadilan
Pembangunan di Papua harus dibaca secara lebih objektif, yaitu sebagai bagian dari upaya negara memperkuat ketahanan pangan, ketahanan energi, pemerataan pembangunan, penguatan infrastruktur, serta perlindungan kedaulatan nasional di wilayah timur Indonesia.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Aktivis Tidak Setuju Proyek Pangan dan Energi di Papua Dilabeli Kolonialisme, Perlu dengan Hati, Hukum, dan Keadilan
Indonesia
DPR Soroti 30 Tahun Otonomi Daerah: Momentum Konsolidasi Bukan Sekadar Evaluasi
Tiga dekade pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia menjadi sorotan DPR RI.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 April 2026
DPR Soroti 30 Tahun Otonomi Daerah: Momentum Konsolidasi Bukan Sekadar Evaluasi
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Dirut PAM Jaya Ungkap Masih Ada Kantor Pemerintahan di Jakarta yang Pakai Air Tanah
Dirut PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, masih banyak gedung pemerintahan di Jakarta yang menggunakan air tanah.
Soffi Amira - Kamis, 12 Maret 2026
Dirut PAM Jaya Ungkap Masih Ada Kantor Pemerintahan di Jakarta yang Pakai Air Tanah
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Mandor Jadi Korban Perobohan Gedung Tiga Lantai di Kelapa Gading, 10 Jam Baru Bisa Dievakuasi
Kejadian ini terjadi sekitar pukul 12.36 WIB
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Desember 2025
Mandor Jadi Korban Perobohan Gedung Tiga Lantai di Kelapa Gading, 10 Jam Baru Bisa Dievakuasi
Bagikan