Merahputih.com - Kementerian Kesehatan melaporkan terjadi penambahan sebanyak 20.004 kasus harian COVID-19 di Indonesia, Jumat (20/8). Dengan penambahan tersebut, maka total kasus positif di Indonesia menjadi 3.950.304.
Penambahan kasus positif hari ini mengalami penurunan dibanding Kamis (19/8) sebanyak 22.053 kasus.
Baca Juga
Jokowi Jadikan Pandemi COVID-19 yang Melanda Indonesia Sebagai Inspirasi
Sementara kasus meninggal dunia juga mengalami penurunan sebanyak 1.348 orang sehingga total meninggal menjadi 123.981 orang. Untuk angka kesembuhan bertambah 26.122 orang sehingga total yang sembuh menjadi 3.499.037.
Sementara jumlah tes hari ini juga kembali mengalami penurunan dengan jumlah 113.847 orang dengan positivity rate harian mencapai 17,57 persen.
Jumlah tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tes yang dilakukan kemarin, sebanyak 115.108 orang dengan positivity rate harian mencapai 19,16 persen.
Data cakupan vaksinasi COVID-19 pada hari ini terjadi penambahan sebanyak 123.978 untuk vaksinasi pertama sehingga total menjadi 56.504.055.
Untuk vaksinasi dosis lengkap terjadi penambahan 134.587 sehingga total menjadi 30.753.137. Pemerintah menetapkan target sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720.
Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah saat ini masih berusaha untuk mendapatkan tambahan pasokan vaksin. Menurut Jokowi, pemerintah berusaha agar vaksin yang diterima Indonesia bisa mencapai 430 juta dosis.
"Jumlah vaksin sebanyak itu kita upayakan untuk melakukan vaksinasi bagi lebih dari 200 juta rakyat sampai akhir tahun ini, dua dosis untuk setiap orang," ujar Jokowi lewat akun instagramnya, @jokowi.
Sementara itu, apabila tidak ada halangan dan sesuai komitmen dengan sejumlah pihak, hingga akhir 2021 pemerintah sudah akan mendatangkan 370 juta dosis vaksin.
Jokowi menekankan, pemerintah saat ini memang sedang giat berupaya mendatangkan vaksin COVID-19 melalui berbagai jalur.
Baca Juga
"Indonesia akan terus bekerja keras, melalui semua jalur, untuk memastikan keamanan pasokan vaksin bagi Indonesia," ungkapnya.
Hasilnya, dalam dua hari ini vaksin-vaksin COVID-19 kembali tiba di Tanah Air. "Ada vaksin AstraZeneca bantuan dari Belanda, vaksin Sinovac dan juga untuk pertama kalinya, kita menerima sekitaar 1,5 juta dosis vaksin Pfizer," tambah mantan Walikota Solo ini. (Knu)