Headline

Anggota Majelis Syuro PKS Triwisaksana Tolak Uji Kelayakan Wagub DKI

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 07 November 2018
Anggota Majelis Syuro PKS Triwisaksana Tolak Uji Kelayakan Wagub DKI

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari PKS, Triwisaksana di Jakarta (Foto: Twitter @Triwisaksana)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Wacana uji kelayakan atau fit and proper test untuk calon wakil gubernur DKI Jakarta yang telah disepakati DPD Gerindra dan DPW PKS DKI Jakarta tidak sepenuhnya didukung dengan suara bulat.

Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Triwisaksana menilai uji kelayakan atau fit and proper test terhadap kandidat calon wakil gubernur tidak perlu dilakukan. Alasannya, sosok yang diajukan untuk jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta tentu saja sudah memiliki kemampuan dan kapabilitas yang sesuai dengan kriteria.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini pun menyebut tidak ada anggapan calon orang nomor dua di Jakarta itu tidak mampu bila tidak ada uji kepatutan dan kelayakan.

"Kalau pendapat saya pribadi itu fit and proper test tidak perlu dilakukan," kata Triwisaksana di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (7/11).

Cawagub DKI Jakarta Ahmad Syaikhu
Kader PKS Ahmad Syaikhu. (MP/Mauritz)

Menurut dia, partai tidak berhak melakukan uji kelayakan terhadap Wagub DKI Jakarta, kecuali Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan Kepala Dinas di suatu pemerintahan.

"Ini kan Wakil Gubernur, mana ada wakil gubernur, gubernur kepala daerah di tempat lain dites dulu," ujar Triwisaksana retoris.

Ia pun beranggapan bila calon kandidat DKI 2 harus dilakukan uji kelayakan, berarti kader PKS dianggap tidak layak menduduki kursi Wagub DKI.

"Tidak capable sehingga harus ada fiit and proper tes dulu. Seharusnya hanya memperkenalkan bukan test, calon PKS dikenalkan ke gerindra. khususnya ya, PKS ya buat apa. Calonnya dari PKS," tutupnya.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Rupiah Terus Menguat, Pengamat Sebut Fundamental Ekonomi Indonesia Makin Solid

#Wakil Gubernur DKI Jakarta #PKS #Partai Gerindra
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Rinciannya, 160 sapi dari BUMD, 44 sapi dari Baznas Bazis, serta 6 sapi dari HIPMI.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Indonesia
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, 68 ribu hewan kurban itu dipotong selama tiga hari.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
PKS meminta pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara transparan. Sebab, hal itu menyangkut kepentingan publik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
Indonesia
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
DPRD berharap Gubernur Pramono Anung dapat hadir langsung dalam rapat paripurna tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
Indonesia
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Suhud Alynudin diusulkan menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta. PKS pun membeberkan alasan pergantian tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Bagikan