Anggota DPR 'Menghilang' saat Aksi Demo, Formappi: Wakil Rakyat Pengecut

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Agustus 2025
Anggota DPR 'Menghilang' saat Aksi Demo, Formappi: Wakil Rakyat Pengecut

Gedung DPR RI. (Foto: MerahPutih.com/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aksi demonstrasi yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, selama dua hari berlangsung ricuh. Fasilitas publik hingga mobil bepelat merah menjadi sasaran emosi massa.

Namun, teriakan-teriakan dari luar gedung dewan yang disuarakan oleh rakyat dibalas keheningan dari dalam gedung wakil rakyat.

Suasana Kompleks Parlemen terasa sangat berbeda dalam dua hari demonstrasi. Akitivitas yang kerap dilakukan anggota dewan tampak 'menghilang'.

DPR RI memilih untuk meniadakan rapat dan para pekerja diminta untuk bekerja dari rumah. Sementara, anggota dewan memilih memakai berpelat sipil.

Sepinya gedung parlemen mendapatkan kritikan tajam dari Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus.

Baca juga:

Selain di Gedung DPR, Polda Metro Jaya, Malam Ini Demo Kembali Digelar di Jalan Otista

Ia menilai anggota DPR bersikap takut dan terkesan pengecut karena memilih menghindari massa atau sekadar memberikan tanggapan resmi atas tuntutan yang disuarakan demonstran.

"Jadi yang paling diharapkan untuk menjawab tuntutan pendemo ini harusnya si DPR. Karena itu mereka seharusnya nggak bisa bersembunyi," kata Lucius kepada MerahPutih.com, Jumat (29/8).

Lucius menegaskan bahwa DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat memiliki kewajiban moral dan politik untuk menanggapi langsung aspirasi masyarakat yang disuarakan di jalanan.

Ia menyayangkan sikap diam para legislator yang justru menimbulkan kesan abai terhadap aspirasi rakyat.

"Yang paling penting DPR harus menunjukan respons yang tepat untuk apa yang kemudian tuntutan para pendemo. Sebisa mungkin saya kira ada upaya untuk misalnya mengundang beberapa perwakilan dari para pendemo ini," ujarnya.

Baca juga:

Prabowo Harus Datang Langsung ke Keluarga Driver Ojol Affan Kurniawan, Pengamat: Hanya Ini yang Bisa Bikin Situasi Kondusif

Kata Lucius, para demonstran saat ini tidak selalu terhimpun dalam organisasi besar, sehingga DPR bisa lebih mudah memilih dan menghadirkan tokoh-tokoh penting yang terlibat dalam aksi untuk berdialog.

"Karena para pendemo ini tidak terlalu banyak menggunakan simpul-simpul organisasi jadi bisa memilih tokoh-tokoh penting yang terlibat dalam aksi ini kemudian diajak bicara," katanya.

Seperti diketahui, demonstrasi yang dilakukan di depan gedung DPR RI guna menolak tunjangan mewah wakil rakyat. Sedangkan, masyarakat dihidup di tengah ekonomi yang serba sulit seperti sekarang. (Pon)

#DPR #Anggota DPR #Demonstrasi #Aksi Massa #Aksi Unjuk Rasa #Formappi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
RUU Perampasan Aset Sasar Investasi Bodong Untuk Pulihkan Kerugian Korban
Klausul itu, menjadi kunci utama agar hakim memiliki landasan hukum yang tegas dan imperatif untuk mendahulukan pemulihan hak korban di atas kepentingan kas negara.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
RUU Perampasan Aset Sasar Investasi Bodong Untuk Pulihkan Kerugian Korban
Indonesia
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Kerusakan Fasilitas Publik Usai Demo Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut demo 28 Oktober berlangsung tertib. Tak ada laporan kerusakan fasilitas publik dan pembersihan selesai pukul 02.00.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Kerusakan Fasilitas Publik Usai Demo Jakarta
Indonesia
Prancis Bakal Terapkan Aturan Peserta Aksi Bayar Kerusakan, Denda Rp 200 Juta Per Orang
RUU itu bertujuan mengatur "ganti rugi atas kerusakan akibat kekerasan atau perusakan yang dilakukan di ruang publik serta pemulihan kerugian."
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Prancis Bakal Terapkan Aturan Peserta Aksi Bayar Kerusakan, Denda Rp 200 Juta Per Orang
Indonesia
DPR Belum Susun Draf RUU Perampasan Aset, Subtansi Baru Akan Dibahas Awal November
Sejauh ini sudah ada sebanyak 86 narasumber yang hadir menyampaikan masukan untuk RUU itu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
DPR Belum Susun Draf RUU Perampasan Aset, Subtansi Baru Akan Dibahas Awal November
Indonesia
Ada 53 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Polda Metro Jaya mencatat 77 kegiatan di Jakarta pada 28 Oktober 2026, termasuk 53 aksi penyampaian aspirasi. Pengamanan dan rekayasa lalu lintas dilakukan situasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada 53 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Indonesia
Aksi Unjuk Rasa di Jakarta 28 Oktober, Ini 4 Kawasan yang Perlu Diwaspadai Pengendara
Sebanyak 14.324 personel gabungan mengamankan aksi di Jakarta pada 28 Oktober 2026. Simak empat kawasan yang diantisipasi padat dan imbauan bagi pengendara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Aksi Unjuk Rasa di Jakarta 28 Oktober, Ini 4 Kawasan yang Perlu Diwaspadai Pengendara
Berita Foto
RDPU Komisi III dengan Mahasiswa dan Advokat Bahas RUU Perampasan Aset
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (kanan) dan Anggota Komisi III DPR Soedeson Tandra memimpin RDPU di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 27 Oktober 2026
RDPU Komisi III dengan Mahasiswa dan Advokat Bahas RUU Perampasan Aset
Berita Foto
Dua Tahun Prabowo-Gibran Kebijakan Ekonomi dan Kemandirian Nasional Jadi Sorotan DPR
Anggota DPR dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade dalam diskusi Dialektika Demokrasi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 22 Oktober 2026
Dua Tahun Prabowo-Gibran Kebijakan Ekonomi dan Kemandirian Nasional Jadi Sorotan DPR
Indonesia
Ada Aksi Demo di Monas dan Balai Kota, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
Aksi di kawasan Monas dan Balai Kota membuat sejumlah rute Transjakarta mengalami perpendekan dan pengalihan perjalanan. Simak rute dan halte yang terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Ada Aksi Demo di Monas dan Balai Kota, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
Indonesia
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 60 petugas untuk membantu mengatur lalu lintas selama aksi unjuk rasa di enam kawasan Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Bagikan