Anggaran Gedung Baru DPR Masuk APBN 2018

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 25 Oktober 2017
Anggaran Gedung Baru DPR Masuk APBN 2018

Gedung MPR, DPR, DPD (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, proyek pembangunan Gedung DPR masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2018 dan anggaran itu sudah masuk ke dalam nomenklatur Kesetjenan DPR di dalam APBN 2018.

"Itu masuk ke dalam nomenklatur Kesetjenan DPR di APBN 2018," kata Taufik usai rapat paripurna pengesahan APBN 2018, Rabu (25/10).

Taufik tidak merinci anggaran untuk pembangunan tersebut terkait jumlah dan alokasi pendanaan. Namun, untuk urusan teknis pembangunan menyerahkan prosesnya seperti desain, model, struktur bangunan, landscape hingga waktu penyelesaian kepada pemerintah.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan, pembangunan Gedung DPR ini sudah diurus oleh Kesetjenan DPR dan Pimpinan DPR sudah menyerahkannya untuk urusan administrasi, penyuratan, dan dokumen-dokumen.

"Kami dari pimpinan sudah menyerahkan dan tidak ikut berkecimpung lagi dalam konteks di hal teknis. Kami serahkan ke Kesetjenan DPR, Kementerian PU-PR, dan Kementerian Keuangan karena menjadi ranah pemerintah," katanya.

Dia berharap, dalam prosesnya jangan sampai masuk ranah politik sehingga pembangunannya dikuasakan kepada Kementerian Sekretariat Negara dan kemudian menjadi aset negara.

Karena itu, menurutnya, terkait tindak lanjut kepastian dari pembangunan, menjadi ranah pemerintah untuk mengalokasikan dan menindaklanjutinya.

"Prinsipnya DPR menginginkan agar masalah fasilitas pembangunan gedung DPR itu prinsipnya milik negara," tandasnya.

Sebelumnya, pada bulan Agustus lalu, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR mengajukan anggaran sebesar Rp 5,7 triliun untuk operasional DPR tahun anggaran 2018.

Ketua BURT Anton Sihombing mengatakan anggaran itu dirincikan dengan Satuan Kerja Dewan sebesar Rp 4 triliun dan Rp 1,7 triliun untuk Kesekretariatan DPR.

Sementara itu, anggaran Rp 1,7 triliun itu, sebesar Rp 500 miliar untuk pembangunan gedung baru. (*)

#DPR #Gedung DPR
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
DPR RI Ungkap Penyebab Harga Bahan Baku Farmasi Mahal di Indonesia
Kondisi ini menuntut penanganan komprehensif dari pemerintah agar produk domestik bisa berjaya di pasar global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 31 Januari 2026
DPR RI Ungkap Penyebab Harga Bahan Baku Farmasi Mahal di Indonesia
Indonesia
DPR RI Desak Reformasi Total Penegak Hukum Pasca Berlakunya KUHP Baru
Rentang waktu tiga tahun sejak pengesahan regulasi merupakan durasi yang lebih dari cukup untuk proses sosialisasi dan pemahaman substansi
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
DPR RI Desak Reformasi Total Penegak Hukum Pasca Berlakunya KUHP Baru
Indonesia
Komisi XI Nilai Mundur Dirut BEI Alarm Pasar Modal
Pengunduran diri ini enggak bisa dilihat semata sebagai persoalan individu, tetapi memang menjadi alarm untuk semua pemangku kepentingan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Komisi XI Nilai Mundur Dirut BEI Alarm Pasar Modal
Indonesia
Komisi II DPR RI Usul Ambang Batas Parlemen Naik Jadi 7 Persen, Kunci Pemerintahan Efektif dan Sehat
Lebih jauh, muncul usulan untuk menaikkan angka ambang batas dari yang berlaku saat ini sebesar 4 persen menjadi kisaran 5 hingga 7 persen
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Komisi II DPR RI Usul Ambang Batas Parlemen Naik Jadi 7 Persen, Kunci Pemerintahan Efektif dan Sehat
Indonesia
Strategi Komisi XI DPR RI Akselerasi Ekonomi 2026 Melalui Perlindungan Sosial dan Subsidi Tepat Sasaran
Puteri menekankan bahwa pencapaian target tersebut memerlukan kerja sama yang solid antar lini kebijakan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Strategi Komisi XI DPR RI Akselerasi Ekonomi 2026 Melalui Perlindungan Sosial dan Subsidi Tepat Sasaran
Indonesia
DPR Apresiasi Mundurnya Dirut, BEI Perlu Pemimpin Paham Dinamika Global
IHSG merupakan tolok ukur utama kondisi pasar dan ekonomi bangsa yang tidak hanya berdampak pada investor domestik, tetapi juga menjadi cerminan kepercayaan pasar internasional
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
DPR Apresiasi Mundurnya Dirut, BEI Perlu Pemimpin Paham Dinamika Global
Indonesia
Buntut Trading Halt Beruntun, Dirut BEI Buktikan Tanggung Jawab Moral Melalui Pengunduran Diri
Komisi XI DPR RI mendesak agar proses seleksi pengganti dilakukan dengan standar integritas yang tinggi
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Buntut Trading Halt Beruntun, Dirut BEI Buktikan Tanggung Jawab Moral Melalui Pengunduran Diri
Indonesia
BMKG dan BNPP Diminta Gandeng Influencer dan Aplikasi Populer Sebagai Modernisasi Early Warning System
Basarnas juga diminta memberikan perhatian khusus pada materi SAR
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
BMKG dan BNPP Diminta Gandeng Influencer dan Aplikasi Populer Sebagai Modernisasi Early Warning System
Indonesia
Perkuat Sistem Pajak, DPR RI Pertahankan Pasal Kerahasiaan UU KUP
DPR RI menyoroti penggunaan frasa ‘pihak lain’ dalam pasal tersebut sebagai bentuk larangan yang bersifat menyeluruh
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Perkuat Sistem Pajak, DPR RI Pertahankan Pasal Kerahasiaan UU KUP
Indonesia
Dongkrak Produksi Petani, DPR Minta Plafon KUR di bawah Rp 10 Juta Dihitung Ulang
DPR RI juga menekankan pentingnya penguatan sistem informasi kredit dan peran lembaga penjamin dalam memitigasi risiko kredit bermasalah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Dongkrak Produksi Petani, DPR Minta Plafon KUR di bawah Rp 10 Juta Dihitung Ulang
Bagikan