Andil Tukang Bangunan Cegah Kecelakaan Kerja

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 03 Februari 2023
Andil Tukang Bangunan Cegah Kecelakaan Kerja

Penggunaan APD juga dapat mencegah dan meminimalkan risiko kecelakaan kerja. (Foto: Pexels/Chevanon Photography)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERINGATAN Bulan Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) berlangsung sejak 13 Januari hingga 12 Februari 2023. Bulan ini menjadi momentum pengingat peran tukang atau kuli bangunan dalam mencegah kecelakaan kerja.

Untuk membangun kesadaran dan menciptakan kebiasaan penerapan K3 ini, Gravel, perusahaan penyedia aplikasi pencarian tukang bangunan, mengajak tukang turut andil sedari awal.

“Mengapa tukang mesti turut andil? Karena yang kami inginkan dari tukang adalah sense of belonging-nya, yang nantinya akan menimbulkan kesadaran menggunakan Alat Pelindung Dulur setiap kali mereka bekerja,” kata Fredy Yanto, Co-founder dan CPO Gravel, dalam keterangan tertulis kepada merahputih.com.

Gravel rutin melakukan sosialisasi pencegahan kecelakaan kerja melalui pelatihan dan konten media sosial @gravelindonesia. Kecelakaan kerja menjadi perhatian penting bagi Gravel, mengingat jumlahnya terus meningkat di Indonesia dalam tiga tahun terakhir.

Baca juga:

Minimalisasi Dampak Kecelakaan Kerja Konstruksi, Gravel Luncurkan Alat Pelindung Diri

tukang bangunan
Gravel melengkapi para tukang yang tergabung dalam aplikasi Gravel dengan rompi dan helm. (Foto: Pexels/Pixabay)

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, jumlah kecelakaan kerja pada 2020 mencapai 221.740 kasus. Lalu naik menjadi 234.370 kasus pada 2021. Pada November 2022, sudah mencapai 264.334 kasus. "Ini adalah kondisi yang cukup memprihatinkan, karena pada dasarnya aspek pencegahan kasus kecelakaan kerja di Indonesia cukup mumpuni dan terus disosialisasikan," ungkap keterangan resmi Gravel.

Untuk mengambil peran dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja pekerja konstruksi yang menjadi mitra, Gravel melengkapi para tukang yang tergabung dalam aplikasi Gravel dengan rompi dan helm.

“Sejak awal berdiri sebagai perusahaan penyedia jasa tukang, Gravel telah berkomitmen untuk tak hanya memberikan layanan optimal bagi pemilik proyek atau kontraktor, namun juga memberikan perlindungan maksimal kepada para tukang bangunan atau pekerja konstruksi yang menjadi mitra kami," ujar Georgi Ferdwindra Putra, Co-founder dan CEO Gravel.

Baca juga:

Gravel Berikan Apresiasi untuk Pekerja Bangunan

tukang bangunan
Jumlah kecelakaan kerja terus meningkat di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. (Foto: Pexels/Bidvine)

Gravel telah mempersiapkan rompi dan helm sebagai atribut keselamatan kerja tukang atau lebih familiar disebut oleh mitra sebagai Alat Pelindung Dulur (APD). Dulur adalah sebutan untuk mitra tukang bangunan yang bergabung dalam aplikasi Gravel.

Pengadaan atribut ini sebentuk upaya Gravel untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja, sekaligus membangun kesadaran tukang untuk selalu menerapkan prosedur K3 di lokasi proyek. Gravel menjelaskan, sejak peluncuran program rompi dan helm Gravel, antusias tukang sangat positif.

Hingga kini semakin banyak Dulur Gravel mengenakan atribut ini ketika bekerja. "Diharapkan lebih banyak lagi mitra pekerja konstruksi yang menggunakan rompi dan helm Gravel dalam waktu dekat," sebut Gravel.

Dedy Natrifahrizal, Direktur Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Kementerian PUPR, mendukung upaya Gravel meningkatkan andil tukang bangunan dalam mencegah kecelakaan kerja. “Mari kita budayakan penggunaan APD karena selain kewajiban bagi tenaga kerja konstruksi, penggunaan APD juga dapat mencegah dan meminimalkan risiko kecelakaan kerja,” kata Dedy.

Selain rompi dan helm, Gravel juga memiliki program perlindungan diri lainnya, yaitu Gravel Protect. Ini adalah program asuransi kecelakaan dan kesehatan khusus mitra yang dapat dimanfaatkan setiap saat, termasuk layanan telemedicine.

Gravel Protect hadir agar tukang merasa tenang terlindungi apabila sakit atau terjadi kecelakaan kerja. (kna)

Baca juga:

Strategi Gravel Jembatani Kepentingan Tukang dan Konsumen Properti

#Properti #Pembangunan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Krisna Bagus

work smart, play hard.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Imbas Kebakaran Terra Drone, Sudin Citata Jaksel Periksa Ketat 650 Gedung
Sudin Citata Jaksel memeriksa 650 gedung. Lalu, ditemukan bangunan tanpa SLF dalam pemeriksaan itu.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Imbas Kebakaran Terra Drone, Sudin Citata Jaksel Periksa Ketat 650 Gedung
Berita
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55 Persen, Pramono: Bisa Kurangi Kemacetan di Jakarta Barat
Flyover Latumenten kini sudah mencapai 55 persen. Pembangunan itu rampung akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55 Persen, Pramono: Bisa Kurangi Kemacetan di Jakarta Barat
Indonesia
KAMAKSI Geruduk Kantor Citata DKI, Desak Penertiban Bangunan Tanpa SLF
KAMAKSI menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (DCKTRP) DKI Jakarta atau Citata, Kamis (11/6).
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
KAMAKSI Geruduk Kantor Citata DKI, Desak Penertiban Bangunan Tanpa SLF
Indonesia
Aktivis Tidak Setuju Proyek Pangan dan Energi di Papua Dilabeli Kolonialisme, Perlu dengan Hati, Hukum, dan Keadilan
Pembangunan di Papua harus dibaca secara lebih objektif, yaitu sebagai bagian dari upaya negara memperkuat ketahanan pangan, ketahanan energi, pemerataan pembangunan, penguatan infrastruktur, serta perlindungan kedaulatan nasional di wilayah timur Indonesia.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Aktivis Tidak Setuju Proyek Pangan dan Energi di Papua Dilabeli Kolonialisme, Perlu dengan Hati, Hukum, dan Keadilan
Indonesia
DPR Soroti 30 Tahun Otonomi Daerah: Momentum Konsolidasi Bukan Sekadar Evaluasi
Tiga dekade pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia menjadi sorotan DPR RI.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 April 2026
DPR Soroti 30 Tahun Otonomi Daerah: Momentum Konsolidasi Bukan Sekadar Evaluasi
Indonesia
Dirut PAM Jaya Ungkap Masih Ada Kantor Pemerintahan di Jakarta yang Pakai Air Tanah
Dirut PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, masih banyak gedung pemerintahan di Jakarta yang menggunakan air tanah.
Soffi Amira - Kamis, 12 Maret 2026
Dirut PAM Jaya Ungkap Masih Ada Kantor Pemerintahan di Jakarta yang Pakai Air Tanah
Indonesia
Mandor Jadi Korban Perobohan Gedung Tiga Lantai di Kelapa Gading, 10 Jam Baru Bisa Dievakuasi
Kejadian ini terjadi sekitar pukul 12.36 WIB
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Desember 2025
Mandor Jadi Korban Perobohan Gedung Tiga Lantai di Kelapa Gading, 10 Jam Baru Bisa Dievakuasi
Indonesia
Flyover Latumeten Segera Dibangun, Pemkot Jakarta Barat Bongkar 17 Bangunan
Flyover Latumeten akan segera dibangun akhir 2025. Pemkot Jakarta Barat telah membongkar 17 bangunan yang terkena dampak.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Flyover Latumeten Segera Dibangun, Pemkot Jakarta Barat Bongkar 17 Bangunan
Lifestyle
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Summarecon Discovery menampilkan perjalanan lima dekade perusahaan properti Indonesia ini.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Indonesia
PPN DTP Ditanggung 100 Persen Sampai 2027, Pasar Properti Dipastikan Kembali Bergeliat
Apalagi, saat ini banyak bank yang sudah melakukan "gimmick" agar masyarakat bisa membeli properti.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 November 2025
PPN DTP Ditanggung  100 Persen Sampai 2027, Pasar Properti Dipastikan Kembali Bergeliat
Bagikan