Pemilu 2019

Andi Arief Akan Laporkan TKN Jokowi-Ma'ruf ke Bareskrim

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 06 Januari 2019
Andi Arief Akan Laporkan TKN Jokowi-Ma'ruf ke Bareskrim

Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief. Foto: Kricom

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Politisi Partai Demokrat Andi Arief segera melaporkan balik TKN Jokowi-Ma'ruf ke Bareskrim terkait hokas tujuh kontainer surat suara.

Rencananya Senin (7/1) esok, Wasekjen Partai Demokrat itu mengadukan Hasto Kristiyanto, Guntur Romli dan Arya Sinulingga ke pihak kepolisian. Laporan itu disampaikan Andi Arief melalui akun twitternya.

"Saya akan geruduk balik. Besok, saya akan laporkan ke Bareskrim para pemfitnah: Arya Sinulingga, anak buah Harry Tanoe, Sekjen PDIP Hasto, Ali Ngabalin, Guntur Romli, PSI, dan TKN," cuit Andi lewat akun twitter @AndiArief_, Minggu (6/1).

Pelaporan itu sebagai reaksi Andi agar timses Jokowi-Ma'ruf harus mendapatkan perlakuan yang sama dengannya. Sebab, selama ini, apa yang dialaminya khususnya saat rumah orangtuanya 'digeruduk' polisi di Lampung merupakan bentuk ketidakadilan.

"Saya akan geruduk juga dengan baik-baik rumah mereka untuk saya jemput, memudahkan tugaas polisi. Saya sudah buat tim," kata dia.

"Saya mohon izin, Pak Polisi. Saya akan geruduk baik-baik dan menyerahkan ke Polisi," tutur dia.

Lebih lanjut, Andi menjelaskan, kasus yang menimpanya tidak bisa didiamkan begitu saja. Sebab, ia telah difitnah sedemikian rupa. Mantan aktivis PRD itu juga menegaskan tidak akan membiarkan rakyat dikorbakan karena tingkah laku penguasa.

"Semua harus tahu batas, batas marah dan batas kebaikan. Anda bisa marah, orang lain juga demikian," katanya.

Sebagaimana diketahui, Andi Arief telah dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh TKN Jokowi-Ma'ruf dan kelompok relawan Jokowi-Ma'ruf. TKN diwakili oleh Direktorat Hukum dan Advokasi melaporkan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief pada Jumat (4/1).

Timses Jokowi juga meminta Bareskrim untuk memeriksa WhatsApp Group yang diikuti Andi Arief. Sebab, Andi diduga mendapatkan berita itu dari WhatsApp Group. Andi Arief mencuit informasi hoaks itu pada Rabu (2/1).

Namun, tak lama berselang cuitan itu dihapus. Sementara KPU telah memastikan keberadaan 7 kontainer di Tanjung Priok yang berisi kertas suara Pemilu 2019 sudah tercoblos adalah hoaks. Hal ini dipastikan KPU setelah mengeceknya ke Bea Cukai Tanjung Priok pada Rabu (2/1) malam.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Dibeli Mahal, Coutinho Kini Lebih Banyak Jadi Penghangat Bangku Cadangan

#Andi Arief #Bareskrim #Partai Demokrat #Pemilu 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Bareskrim Geledah Perusahaan Ekspor Sawit, Terkait dengan Dugaan Under Invoicing
Penyidik menduga terdapat praktik manipulasi data ekspor yang dilakukan untuk mengurangi nilai sebenarnya dari barang ekspor sawit atau under invoicing.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Bareskrim Geledah Perusahaan Ekspor Sawit, Terkait dengan Dugaan Under Invoicing
Berita Foto
Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Ikatan Keluarga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri
Sekjen DPP IKM B Moulevey Rajo Mudo melaporkan Permadi Arya ke Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Ikatan Keluarga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Pastikan ‘Blackout’ di Sumatra bukan Sabotase, Bareskrim: Kerusakan Kabelnya Semrawut
Bentuk fisik kerusakan kabel yang ditemukan di lapangan tidak rapi.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Pastikan ‘Blackout’ di Sumatra bukan Sabotase, Bareskrim: Kerusakan Kabelnya Semrawut
Indonesia
Polisi Selidiki Mati Listrik Massal di Sumatra, Gangguan Diduga Berawal dari Jambi
Bareskrim Polri menyelidiki insiden mati listrik massal di Sumatra. Gangguan itu diduga berawal dari Jambi.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Polisi Selidiki Mati Listrik Massal di Sumatra, Gangguan Diduga Berawal dari Jambi
Indonesia
DPR Apresiasi Bareskrim Polri Bongkar TPPU Narkoba, Minta Bandar Dimiskinkan
Komisi III DPR mengapresiasi Bareskrim Polri dalam membongkar kasus narkoba. Bandar narkoba minta dimiskinkan.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
DPR Apresiasi Bareskrim Polri Bongkar TPPU Narkoba, Minta Bandar Dimiskinkan
Indonesia
Cuci Duit Bandar Narkoba Kaltim, Perwira Menengah Polisi Ditangkap Bareskrim
Penyidik membawa Deky ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, untuk pemeriksaan lebih lanjut
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Cuci Duit Bandar Narkoba Kaltim, Perwira Menengah Polisi Ditangkap Bareskrim
Indonesia
Jadi Beking Jaringan Narkoba, AKP Deky Jonathan Sasiang Diborgol Masuk Bareskrim
Bareskrim Polri menangkap mantan Kasat Narkoba Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Jadi Beking Jaringan Narkoba, AKP Deky Jonathan Sasiang Diborgol Masuk Bareskrim
Indonesia
Mantan Kasat Narkoba Bima Diusut Kasus TPPU, Pemeriksaan Dilakukan Mabes Polri
Penyidik juga akan memeriksa mantan Kapolres Bima Kota Didik Putra Kuncoro.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Mantan Kasat Narkoba Bima Diusut Kasus TPPU, Pemeriksaan Dilakukan Mabes Polri
Indonesia
Bareskrim Bongkar Pabrik Oplos LPG 3 Kg di Klaten, Kerugian Negara Rp 6 Miliar
Bareskrim Polri menggerebek pabrik oplos LPG 3 kg di Klaten. Modus pelaku memindahkan gas subsidi ke tabung non-subsidi, kerugian negara capai Rp6 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 02 Mei 2026
Bareskrim Bongkar Pabrik Oplos LPG 3 Kg di Klaten, Kerugian Negara Rp 6 Miliar
Bagikan