Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Anak Tiri Mantan Perdana Menteri Malaysia Didakwa Tindak Pidana Pencucian Uang

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 05 Juli 2019
 Anak Tiri Mantan Perdana Menteri Malaysia Didakwa Tindak Pidana Pencucian Uang

Riza Aziz anak tiri Najib Razak yang juga produser film Hollywood (Foto: hollywood reporter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Skandal megakorupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menjerat mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak ikut menyeret anak tirinya, Riza Aziz.

Riza Aziz oleh kejaksaan Malaysia pada Jumat (5/7) didakwa terlibat kasus pencucian uang. Selain itu Riza juga dijerat dengan lima tuduhan lainnya. Riza adalah salah satu pendiri perusahaan pembuat film Hollywood Red Granite Pictures, yang memproduksi film nominasi Oscar The Wolf of Wall Street.

Riza menyatakan tidak bersalah atas semua dakwaan.

Najib mendirikan 1MDB tahun 2009 dan sekarang menghadapi 42 tuduhan kejahatan terkait dengan kerugian besar atas dana itu dan entitas-entitas negara lainnya. Ia menyatakan tidak bersalah.

Sebelumnya, dalam keterangannya Najib Razak mengatakan hutang resmi negara telah mencapai RM800 miliar.

Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak
Mantan Perdana Menteri Malaysia saat menjalani pemeriksaan terkait megakorupsi 1MBD (Foto: Bernama)

“Idaman Pakatan Harapan agar hutang resmi negara RM1 triliiun semakin tercapai,” katanya dalam laman Facebook pribadi-nya, Kamis.

Najib mengatakan Menteri Perekonomian Guan Eng Kamis ini pinjam lagi uang RM3.5 miliar dan dibayar kembali tahun 2034.

“Hari Kamis lalu Menteri Keuangan pinjam lagi RM4 Muliaty dan baru diayar balik tahun 2039,” katanya.

Maka, ujar dia, hutang resmi negara hari ini naik ke RM800.8 miliar berbanding RM686.8 miliar pada akhir tahun 2017 di bawah Barisan Nasional.

“Belum lagi uang RM82 miliar Petronas yang dipaksa bayar kepada pemerintah Pakatan Harapan,” katanya.

BACA JUGA: Tak Elok Bagi-bagi Kekuasaan, Jokowi Harus Rampingkan Kabinetnya

Jokowi Ternyata Sudah Pegang Nama-Nama Calon Menteri di Kabinetnya

Setelah banyak pinjam tahun lalu pemerintah Pakatan Harapan terus menambah hutang negara dengan jumlah lebih besar dibandingkan era Barisan Nasional.

“Dalam setengah tahun ini saja Pakatan Harapan telah pinjam RM77.8 miliar,” tutup penguasa Malaysia dua periode itu.(*)

#TPPU #Perdana Menteri Malaysia Najib Razak #Petronas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ferry Boboho Mau Bongkar Sepak Terjang Eks Jampidsus Febrie, Status JC Masih Dikaji Tapi Aman Sudah Dikawal LPSK
Ferry Boboho siap bongkar sepak terjang eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Status justice collaborator masih dikaji, Ferry kini dititipkan ke LPSK demi keamanan.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Ferry Boboho Mau Bongkar Sepak Terjang Eks Jampidsus Febrie, Status JC Masih Dikaji Tapi Aman Sudah Dikawal LPSK
Indonesia
Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kasus TPPU eks Jampidsus ke LPSK, Dapat Ancaman Apa?
Ferry Hongkiriwang alias Ferry Boboho dititipkan ke LPSK usai diperiksa Kejagung dalam kasus TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kasus TPPU eks Jampidsus ke LPSK, Dapat Ancaman Apa?
Indonesia
Tan Kian dan Ferry Boboho Masih Diperiksa di Kasus TPPU Eks Jampidsus, Masuk Kejagung Siang
Kejagung periksa pengusaha Tan Kian dan Ferry Hongkiriwang terkait kasus TPPU mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Pemeriksaan dilakukan bersama 10 saksi lain, terkait sprindik baru emas 74 kg dan valuta asing.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Tan Kian dan Ferry Boboho Masih Diperiksa di Kasus TPPU Eks Jampidsus, Masuk Kejagung Siang
Indonesia
Kuasa Hukum Nilai Predicate Crime Kasus TPPU Febrie Adriansyah masih Abu-abu
Kejelasan tindak pidana asal sangat penting karena akan menentukan arah pembelaan sekaligus proses hukum yang akan dijalani kliennya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kuasa Hukum Nilai Predicate Crime Kasus TPPU Febrie Adriansyah masih Abu-abu
Indonesia
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Kasus Dugaan TPPU Penemuan Emas 74 Kilogram di Rumah Febrie Adriansyah
Sprindik ini merupakan pengembangan dari kasus yang sebelumnya dilimpahkan oleh Kortas Tipidkor Polri.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Kasus Dugaan TPPU Penemuan Emas 74 Kilogram di Rumah Febrie Adriansyah
Indonesia
Saksi Eks Jampidsus Febrie Sakit Batal Diperiksa, Kejagung Jadwalkan Ulang Jumat Besok
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah batal diperiksa Kejagung dengan alasan sakit. Pemeriksaan ulang dijadwalkan Jumat (24/7) terkait sprindik baru TPPU emas 74 kg dan valuta asing.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Saksi Eks Jampidsus Febrie Sakit Batal Diperiksa, Kejagung Jadwalkan Ulang Jumat Besok
Berita Foto
Momen Pelimpahan Tersangka TPPU Don Ritto Tiba di Gedung Bundar Jampidsus
Tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang PT Asabri-Krakatau Steel, Don Ritto, tiba di Gedung Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 17 Juli 2026
Momen Pelimpahan Tersangka TPPU Don Ritto Tiba di Gedung Bundar Jampidsus
Indonesia
Nama 9 Penyidik Kasus TPPU Menyeret Eks Jampidsus, Plus Jabatannya di Kejagung!
Kejagung umumkan sembilan nama jaksa penyidik kasus TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Mayoritas alumni KPK.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Nama 9 Penyidik Kasus TPPU Menyeret Eks Jampidsus, Plus Jabatannya di Kejagung!
Indonesia
Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Turun Jadi Saksi di Sprindik Baru, Ini Alasan Kejagung
Kejagung menerbitkan tiga Sprindik baru. Status eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto turun dari tersangka Polri menjadi saksi.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Turun Jadi Saksi di Sprindik Baru, Ini Alasan Kejagung
Indonesia
KPK Mulai Supervisi Tiga Perkara yang Seret Nama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
KPK memastikan supervisi terhadap tiga perkara dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret nama eks Jampidsus Febrie Adriansyah telah berjalan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
KPK Mulai Supervisi Tiga Perkara yang Seret Nama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bagikan