Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Anak Dibawah 18 Tahun Dipertimbangan Diberi Vaksin COVID-19

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 25 Juni 2021
Anak Dibawah 18 Tahun Dipertimbangan Diberi Vaksin COVID-19

Vaksinasi COVID-19 di Jabar. (Foto: MP/Dok Humas Jabar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah sedang melakukan kajian vaksin mana yang bisa digunakan untuk usia muda. Pasalnya, anak-anak dibawah 18 tahun termasuk rawan terpapar COVID-19 dari orang tuanya.

"Kita juga yang kedua sedang mengkaji vaksin-vaksin mana yang sudah memiliki emergency use authorisation untuk usia muda," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konfrensi pers, Kamis (25/6).

Baca Juga:

96 Ribu Lebih Vaksin COVID-19 Disebar ke Seluruh Banten

Budi mengatakan, ada dua vaksin yakni Sinovac dan Pfizer yang sudah bisa digunakan untuk kelompok umur di bawah 18 tahun. Sinovac bisa diterapkan ke orang antara umur 3 sampai 17 tahun. Kemudian Pfizer bisa diterapkan ke orang umur 12 sampai 17 tahun.

"Itu sudah keluar emergency use authorizationnya," jelas dia.

Kementerian Kesehatan tengah berdiskusi dengan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) terkait penggunaan vaksin tersebut. Selain itu, pemerintah mempertimbangkan pendapat dari negara lain yang memberikan vaksin untuk remaja.

Yang juga menjadi kajian adalah prosedur vaksinasi untuk penduduk usia di bawah 18 tahun di negara lain. Contohnya, Eropa, Amerika, dan Asia.

Vaksinasi COVID-19 di Jawa Barat. (Foto: Pemprov Jabar)
Vaksinasi COVID-19 di Jawa Barat. (Foto: Pemprov Jabar)

"Sehingga dapat memberikan keputusan komprehensif berdasarkan kebijakan di negara lain dan data ilmiah kesehatan EUA," ujar dia.

Sebagai informasi, program vaksinasi COVID-19 di Indonesia belum menyentuh anak-anak. Pemerintah lalu membuka opsi tersebut seiring dengan rencana membuka pembelajaran tatap muka mulai Juli 2021.

Sejauh ini vaksin yang digunakan di Indonesia, yaitu Sinovac dan Pfizer. Sementara Astrazeneca, belum dapat dipastikan dapat digunakan untuk anak. Vaksin-vaksin tersebut baru direkomendasikan untuk mereka yang berusia di atas 16 tahun.

Baca Juga:

Perasaan Lega Perawat Usai Divaksin COVID-19

Budi juga mengatakan pihaknya sedang melakukan studi bagaimana treatment pemberian vaksin bagi kelompok usia dibawah 18 tahun tersebut. Studi dilakukan dengan membandingkan kasusnya di negara Eropa, Asia, maupun Amerika.

"Bagaimana mereka melakukan treatment pemberian vaksin untuk di bawah usia 18 tahun. Dan di grup mana mereka memberikan,” papar Budi. (Knu)

#COVID-19 #Obat Covid #Kasus Covid #Vaksin Covid-19 #Satgas COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Informasi ini diunggah akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela”.
Frengky Aruan - Senin, 09 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Bagikan