Alasan PSI Keukeuh Dukung Andra-Dimyati meski Elektabilitas Rendah di Banten

Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 18 Juli 2024
Alasan PSI Keukeuh Dukung Andra-Dimyati meski Elektabilitas Rendah di Banten

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas): Deklarasi Politik PSI di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (25/9/2023). (ANTARA/Narda Margaretha Sinambela)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Elektabilitas pasangan Andra Sony-Dimyati Natakusumah masih rendah. Namun, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tetap mendukung pasangan tersebut untuk berlaga di Pilkada Banten pada 27 November 2024 mendatang.

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep mengungkap alasan PSI tetap mendukung Andra-Dimyati. Menurutnya, Pilkada bukan sekadar masalah hasil survei saja, tetapi PSI melihat komitmen para kandidat dalam membangun daerah.

Hal itu disampaikan Kaesang saat menyerahkan surat rekomendasi PSI untuk Andra-Dimyati di Pilkada Banten di kantor DPP PSI, Jakarta, Kamis (18/7).

"Kenapa dari DPP PSI memilih Pak Andra Soni sebagai cagub walaupun di survei masih rendah? Ini kan bukan masalah survei tinggi atau survei rendah tapi komitmen beliau buat Banten membuat saya ingin mendukung beliau untuk menjadi Gurbernur Banten selanjutnya," kata Kaesang.

Baca juga:

PSI Usung Ariza Patria-Marshel Widianto di Pilkada Tangsel

Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengaku sudah mendengarkan langsung langkah-langkah yang akan diambil oleh Andra-Dimyati untuk meningkatkan elektabilitas.

"Beliau (Andra) sudah memaparkan beberapa rencana beliau bagaimana caranya supaya elektabilitas beliau ini bisa jauh lebih tinggi," ujarnya.

Menurut Kaesang, hasil survei terbaru Litbang Kompas menjadi bahan evaluasi pihaknya untuk terus mendongkrak elektabilitas Andra-Dimyati.

"Tapi, ya balik lagi mengenai Litbang itu kan bahan buat evaluasi juga bagaimana ke depannya nanti bisa jadi lebih baik," pungkasnya.

Berdasarkan survei Litbang Kompas, kader Partai Golkar Airin Rachmi Diany, menempati posisi pertama elektabilitas para kandidat cagub Banten dengan tingkat elektabilitas 38,3 persen. Nama Wahidin Halim berada di posisi kedua 18,1 persen, disusul Rano Karno 16,5 persen, Arif Wismansyah 6,9 persen, Irna Narulita 3,7 persen, Iti Octavia Jayabaya 3,7 persen, Dimyati Natakusumah 2,7 persen, dan Ahmed Zaki Iskandar 2,7 persen.

Baca juga:

NasDem Kawal Ilham Habibie Temui Petinggi PKS Bahas Pilkada Jabar

Namun, survei Litbang Kompas yang digelar pada 15-20 Juni 2024 dengan melibatkan 400 responden itu, tidak memasukkan nama Andra Soni ke dalam survei. (Pon)

#PSI #Pilkada Banten
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harusnya memberikan perhatian lebih besar lagi terhadap kondisi infrastruktur jalanan di Ibu Kota.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Indonesia
Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Menurut dia, virus itu berpotensi menjadi pandemi seperti COVID-19 apabila tidak ditangani dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
 Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Indonesia
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
PSI beralasan kasus yang menyeret Grace bukan urusan partai karena melibatkan pernyataan yang menjadi tanggung jawab pribadi.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
Indonesia
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Polisi segera mengambil tindakan tegas dengan menyeret dua orang terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Indonesia
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Sebanyak 22 ribu anak di Jakarta Utara putus sekolah. DPRD DKI pun meminta Pemprov bisa bertindak cepat mengatasi masalah tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
349 Ribu Warga Jakarta Menganggur, PSI Kritik Sistem Pendidikan
PSI menyoroti angka pengangguran di Jakarta naik. Sistem pendidikan pun dianggap makin mengkhawatirkan.
Soffi Amira - Kamis, 02 April 2026
349 Ribu Warga Jakarta Menganggur, PSI Kritik Sistem Pendidikan
Indonesia
Ketua DPW PSI Jateng Sebut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Merusak Nilai Demokrasi dan Suara Kritis
Mendesak pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.
Dwi Astarini - Selasa, 17 Maret 2026
Ketua DPW PSI Jateng Sebut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Merusak Nilai Demokrasi dan Suara Kritis
Bagikan