Alami Masa Krisis, Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Layak Dapat Prioritas Bantuan Terbaik

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 06 November 2024
Alami Masa Krisis, Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Layak Dapat Prioritas Bantuan Terbaik

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. (Foto: dok. media DPR)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penyelamatan korban dampak bencana erupsi yang terjadi di Gunung Lewotobi Laki-Laki, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) perlu menjadi prioritas utama. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal.

Ia menekankan pentingnya menyediakan fasilitas darurat yang layak di lokasi pengungsian, seperti air bersih, dapur umum, dan layanan kesehatan. Posko-posko darurat harus menyediakan fasilitas dasar yang memadai.

“Selain itu, layanan kesehatan harus tersedia untuk mencegah penyakit menular dan menangani cedera akibat bencana,” kata Cucun dalam keteranganya dikutip Rabu (6/11).

Cucun juga menyoroti perlunya layanan psikososial bagi para korban bencana.

“Dukungan psikososial dan trauma healing sangat diperlukan agar para korban dapat pulih secara mental,” katanya.

Baca juga:

Prajurit TNI AL Tembus Medan Berbahaya demi Evakuasi Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Cucun berharap semua instansi dapat bekerja sama dengan efektif untuk memastikan keselamatan warga dan distribusi bantuan yang lancar selama masa krisis.

"Penguatan kolaborasi antarinstansi sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat maksimal dan kebutuhan pengungsi dapat terpenuhi," tegasnya.

Baca juga:

Akses Sulit, Bantuan ke Korban Letusan Lewotobi Laki-Laki Tersendat

Cucun juga menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi mengenai langkah-langkah keselamatan dalam menghadapi erupsi.

"Sosialisasi dan edukasi penting agar masyarakat tetap siaga dan tahu apa yang harus dilakukan dalam kondisi darurat," tutup politikus PKB ini.

Baca juga:

Korban Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki Bakal Dapat Santunan Tunai

Sekedar informasi, dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), erupsi ini menyebabkan sembilan korban jiwa dan 1 orang dalam kondisi kritis.

Sebanyak 31 orang mengalami luka berat dan 32 luka ringan, dengan beberapa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hendrikus Fernandez Larantuka.

Erupsi juga berdampak pada tujuh desa di Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ile Bura, melibatkan 2.734 kepala keluarga atau 10.295 jiwa. (Knu)

#Bencana Alam #Gunung Lewotobi #Lewotobi Laki-Laki
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Banjir Bandang Nepal, 95 Orang Tewas dan 403 Orang masih Hilang
Tibet melaporkan adanya banyak korban dan sejumlah orang hilang di wilayah Gyirong yang berbatasan dengan Nepal.
Dwi Astarini - 2 jam, 57 menit lalu
 Banjir Bandang Nepal, 95 Orang Tewas dan 403 Orang masih Hilang
Dunia
Banjir Bandang Terjang Nepal, Jalan, Jembatan, dan Proyek Pembangkit Listrik Rusak
Tibet melaporkan adanya banyak korban dan sejumlah orang hilang di wilayah Gyirong yang berbatasan dengan Nepal setelah tanah longsor menghantam sebuah jalur penyeberangan antara China dan Nepal.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Banjir Bandang Terjang Nepal, Jalan, Jembatan, dan Proyek Pembangkit Listrik Rusak
Indonesia
Presiden Prabowo Sentil Daerah soal Bencana: Gubernur dan Bupati Harus Punya Lumbung Cadangan
Prabowo mengatakan pemerintah daerah seharusnya sudah memiliki gudang dan persediaan makanan untuk menghadapi kondisi darurat.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Presiden Prabowo Sentil Daerah soal Bencana: Gubernur dan Bupati Harus Punya Lumbung Cadangan
Indonesia
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
Gempa susulan di Flores kini mulai menurun. Namun, BNPB tetap mengingatkan warga agar tetap waspada.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
Indonesia
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Sebanyak 110 ribu pengungsi gempa di NTT kini terancam terkena penyakit. Air bersih dan sanitasi pun terbatas.
Soffi Amira - Selasa, 25 Agustus 2026
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Indonesia
Langkah Pengiriman Logistik ke Daerah Bencana NTT dan Karhutla, Pemerintah Pastikan Warga Terdampak Tidak Berjalan Sendiri
Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengumumkan hingga Minggu (23/8) total jumlah korban jiwa akibat gempa bumi yang menimpa Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 91 jiwa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Langkah Pengiriman Logistik ke Daerah Bencana NTT dan Karhutla, Pemerintah Pastikan Warga Terdampak Tidak Berjalan Sendiri
Indonesia
Korban Gempa NTT Kini Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
Korban gempa NTT kini masih terus bertambah. Kini, ada 83 orang meninggal dunia dan 110.875 jiwa mengungsi.
Soffi Amira - Sabtu, 22 Agustus 2026
Korban Gempa NTT Kini Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
Indonesia
JHL Foundation Jadi yang Pertama Tiba, Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Sikka NTT
JHL Foundation menjadi yang pertama menyalurkan bantuan untuk warga Desa Bhera, Sikka, NTT.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
JHL Foundation Jadi yang Pertama Tiba, Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Sikka NTT
Indonesia
BAZNAS Proyeksikan Kerugian Akibat Gempa Bumi di NTT Rp 2,2 Triliun
Angka itu berasal dari kajian Damage and Loss Assessment (DALA) Direktorat Riset, Kajian, dan Pengembangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berdasarkan data hingga 18 Agustus 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
BAZNAS Proyeksikan Kerugian Akibat Gempa Bumi di NTT Rp 2,2 Triliun
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bantuan Rp 5,8 miliar untuk korban gempa NTT. Distribusi bantuan segera dilakukan.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Bagikan