Akui Bertemu PM Israel, JK: Masa Ditolak.

Fadhli Fadhli - Selasa, 02 Oktober 2018
Akui Bertemu PM Israel, JK: Masa Ditolak.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) berpidato di Sidang Umum PBB. Foto: Reuters/Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tidak menapik pemberitaan media massa Israel yang menyebutnya sempat bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.

JK mengungkapkan pertemuan dirinya dengan kepala negara lain termasuk PM Israel hampir tidak terhindarkan karena sebagian besar pemimpin negara di dunia ikut dalam sidang tersebut.

Namun begitu, dia mengatakan pertemuan tersebut tidak disengaja atau tidak resmi. Apalagi kalau disebut pertemuan rahasia.

"Begini, di PBB itu hadir 190 kepala negara. Presiden, wapres, perdana menteri, dan sebagainya. Banyak acara-acara bersamaan, jadi ketemu dengan siapa saja itu masa ditolak? (PM Israel) ada di sebelah saya masa tiba-tiba saya menghindar?," katanya di kantor Wapres, Jakarta, Selasa (2/10).

Wapres JK. (Facebook/Wakil Presiden RI - Jusuf Kalla)

Lagi pula, lanjutnya, dalam sidang PBB itu tidak ada agenda peretemuan pribadi seluruhnya multilateral. "Itu bukan rahasia pertemuannya. Kan tidak ada acara (resmi). Kalau ada acara, saya pasti kasih tahu," ucap JK.

Sehubungan dengan hal itu, JK pun mengungkapkan materi pertemuan hanya berbicara soal perdamaian Palestina-Israel.
"Bicara tentang perdamaian saja, bagaimana sikap dia, apa yang bisa kita bantu, untuk Palestina bagaimana, Israel bagaimana," ungkapnya.

Sebelumnya, salah satu media lokal Israel menyiarkan soal pertemuan Wapres JK dengan Benjamin Netanyahu di sela sidang PBB pekan lalu. Media tersebut mensinyalir pertemuan kedua pimpinan negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik itu sebagai pertemuan rahasia.

"Itu bukan rahasia pertemuannya. Karena (PBB) itu multilateral, tidak ada pertemuan pribadi," tandasnya. (*)

Baca Berita Menarik Lainnya: Pidato di Sidang PBB, Wapres JK: Dunia Tak Perlu Minta Bantuan Avengers

#Wakil Presiden Jusuf Kalla #PBB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
PBB Ingatkan Janji Negara Maju Bantu Negara Berkembang Rp 300 Miliar Buat Program Transisi Energi
Mineral kritis yang menjadi komoditas kunci dalam transisi energi harus membawa timbal balik yang bermanfaat bagi negara berkembang pemiliknya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
PBB Ingatkan Janji Negara Maju Bantu Negara Berkembang Rp 300 Miliar Buat Program Transisi Energi
Indonesia
Poin Poin Pertemuan Presididen Prabowo Dengan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Sekjen PBB membahas reformasi sistem multilateral serta kemajuan mencapai Agenda 2030
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Poin Poin Pertemuan Presididen Prabowo Dengan Sekjen PBB António Guterres di  Hambalang
Dunia
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Pemanasan global telah merusak stabilitas ekologi Himalaya yang rapuh, melelehkan permafrost serta gletser, dan mempercepat timbulnya berbagai bahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Indonesia
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Menlu Sugiono memanfaatkan rangkaian Sidang Umum PBB di New York untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2029-2030.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Indonesia
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Menlu Sugiono akan menyampaikan National Statement Indonesia di Sidang Umum PBB ke-81, membawa isu Palestina, multilateralisme hingga Global South.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Dunia
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Debat umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Indonesia
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
PAM Jaya mewakili Indonesia di New York, Amerika Serikat. PAM Jaya menargetkan pengelolaan air Jakarta selesai 2029.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Dunia
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan serukan penghapusan hak veto dan keanggotaan tetap DK PBB demi tatanan dunia yang lebih adil. Simak usulan lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Bagikan