Harapan Baru untuk Kuba, PBB Sepakat Kaji Ulang Embargo AS Selama 66 Tahun

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
Harapan Baru untuk Kuba, PBB Sepakat Kaji Ulang Embargo AS Selama 66 Tahun

Markas PBB New York Amerika Serikat. Foto: Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sepakat menyelenggarakan debat terkait embargo ekonomi berkepanjangan Amerika Serikat terhadap Kuba.

Keputusan ini diambil Majelis PBB dalam pemungutan suara pada Selasa (7/7) waktu setempat, dengan hasil 136 negara mendukung, 9 menolak, dan 30 abstain.

Meski Wakil AS untuk Pengelolaan dan Reformasi PBB, Jeff Bartos, mendesak delegasi menolak usulan Kuba, mayoritas negara anggota tetap mendukung kajian ulang tersebut.

Baca juga:

Kirim USS Abraham Lincoln, Trump Ancam Bakal Lenyapkan Kuba dalam Sekejap

Harapan Baru Setelah 66 Tahun Emebargo

Sikap Majelis Umum PBB itu menjadi harapan baru bagi Kuba yang selama 66 tahun terakhir didera embargo ekonomi dari Washington.

Otoritas Kuba menilai sanksi AS sebagai penyebab utama krisis ekonomi di negaranya. Selama ini, Havana terus mendesak agar AS segera mencabut penuh embargo mereka.

Namun, Washington malah memberlakukan keputusan baru embargo minyak dan mengancam tarif impor bagi negara yang memasok minyak ke Kuba sejak Januari lalu

Baca juga:

Air Canada Tutup Semua Penerbangan ke Kuba, Imbas Krisis Avtur

Dampak Terbaru Embargo AS ke Kuba

Havana menyebut kebijakan baru itu itu kian memperparah kondisi rakyat Kuba. Embargo minyak telah memicui kelangkaan energi, mengganggu sektor transportasi, produksi pangan, kesehatan, dan pendidikan.

Mencekik ekonomi dan memperburuk kondisi hidup masyarakat Kuba,

Pemerintah Kuba, dikutip Kantor Berita Rusia, Sputnik

Kuba berharap debat di PBB dapat membuka jalan bagi pencabutan penuh embargo, sehingga negara pulau tersebut bisa menata kembali perekonomiannya.

Baca juga:

Seluruh Kuba Gelap Gulita Ketiga Kalinya Tahun Ini, Imbas Embargo AS

Sepanjang 2026 dilansir Antara, seluruh Kuba bahkan telah mengalami tiga kali pemadaman listrik total akibat kekurangan pasokan energi untuk pembangkit. (*)

#Kuba #Embargo Amerika Serikat #PBB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Harapan Baru untuk Kuba, PBB Sepakat Kaji Ulang Embargo AS Selama 66 Tahun
Majelis Umum PBB sepakat mengkaji ulang embargo ekonomi AS terhadap Kuba. 136 negara mendukung langkah ini, memberi harapan baru bagi Havana yang 66 tahun didera sanksi.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
Harapan Baru untuk Kuba, PBB Sepakat Kaji Ulang Embargo AS Selama 66 Tahun
Dunia
Seluruh Kuba Gelap Gulita Ketiga Kalinya Tahun Ini, Imbas Embargo AS
Kuba kembali mengalami pemadaman listrik total akibat embargo energi AS. Blackout ketiga sepanjang 2026 ini memperburuk krisis bahan bakar dan mengganggu sektor transportasi, pangan, kesehatan, serta pendidikan.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Seluruh Kuba Gelap Gulita Ketiga Kalinya Tahun Ini, Imbas Embargo AS
Dunia
PBB Proyeksikan 6,7 Juta Korban Terdampak Gempa Venezuela, 2 Juta di Ibu Kota Caracas
PBB memproyeksikan 6,76 juta orang terdampak gempa Venezuela, termasuk 2 juta di Caracas. IOM siapkan bantuan darurat.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
PBB Proyeksikan 6,7 Juta Korban Terdampak Gempa Venezuela, 2 Juta di Ibu Kota Caracas
Dunia
Dunia di Ambang Krisis, Tinggi Permukaan Laut Naik 2 Kali Lipat dalam 10 Tahun
Jika tren ini berlanjut, jutaan orang di wilayah pesisir akan menghadapi banjir rob, hilangnya lahan, dan krisis pangan akibat rusaknya ekosistem laut.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Dunia di Ambang Krisis, Tinggi Permukaan Laut Naik 2 Kali Lipat dalam 10 Tahun
Indonesia
DPR Desak Pemerintah RI Lobi PBB demi Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Tentara Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI mendesak pemerintah RI bersikap tegas usai aktivis dan jurnalis Indonesia ditangkap Israel saat menjalankan misi kemanusiaan di perairan internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
DPR Desak Pemerintah RI Lobi PBB demi Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Tentara Israel
Indonesia
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap Indonesia berhasil menekan karhutla hingga 86 persen dalam satu dekade terakhir saat forum PBB di New York.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Dunia
Kirim USS Abraham Lincoln, Trump Ancam Bakal Lenyapkan Kuba dalam Sekejap
Kapal induk USS Abraham Lincoln akan dikerahkan dan berhenti hanya sekitar 100 yard dari garis pantai Kuba.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Kirim USS Abraham Lincoln, Trump Ancam Bakal Lenyapkan Kuba dalam Sekejap
Indonesia
Gugurnya Praka Rico di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi UNIFIL
DPR RI meminta PBB mengevaluasi perlindungan pasukan UNIFIL usai gugurnya prajurit TNI di Lebanon. Investigasi transparan juga didorong.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Gugurnya Praka Rico di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi UNIFIL
Indonesia
Indonesia Gaungkan Perlindungan Pasukan PBB, 72 Negara Beri Dukungan
Indonesia bersama 72 negara di PBB menyerukan perlindungan pasukan UNIFIL di Lebanon usai serangan yang menewaskan tiga prajurit RI dan melukai sejumlah personel.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Indonesia Gaungkan Perlindungan Pasukan PBB, 72 Negara Beri Dukungan
Indonesia
DPR RI Tuntut PBB Turun Tangan Usut Pelaku Serangan yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Maazat menegaskan pentingnya penyelidikan yang netral dan tidak dipengaruhi kepentingan politik global.
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
DPR RI Tuntut PBB Turun Tangan Usut Pelaku Serangan yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon
Bagikan