Gugurnya Praka Rico di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi UNIFIL

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Gugurnya Praka Rico di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi UNIFIL

Praka Rico Pramudia. ANTARA/HO-Tangkapan layar unggahan foto akun instagram resmi Kementerian Pertahanan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengevaluasi mekanisme perlindungan pasukan dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Hal ini menyusul gugurnya prajurit TNI, Praka Rico, dalam misi tersebut.

Menurut Sukamta, evaluasi diperlukan agar perlindungan terhadap pasukan perdamaian dapat menyesuaikan dengan kondisi ancaman di lapangan yang terus berkembang.

“Kami mendorong PBB melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mandat dan mekanisme perlindungan pasukan UNIFIL,” kata Sukamta dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (25/4).

Ia menegaskan perlindungan terhadap personel PBB harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh diabaikan oleh pihak mana pun, termasuk pihak yang terlibat konflik.

Baca juga:

Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan

Selain itu, Sukamta juga meminta adanya investigasi yang transparan terkait insiden gugurnya Rico Pramudia. Ia menilai investigasi penting untuk memastikan kejelasan dan pertanggungjawaban.

“Kami minta ada investigasi yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Sukamta juga mendorong pemerintah Indonesia melakukan evaluasi terhadap aspek keamanan dan pola penugasan prajurit dalam misi perdamaian. Menurutnya, langkah ini penting untuk meningkatkan perlindungan bagi personel di lapangan.

Namun, ia menegaskan evaluasi tersebut tidak boleh mengurangi komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. Indonesia tetap harus berperan aktif sebagai bagian dari komunitas internasional.

“Evaluasi dilakukan tanpa mengurangi komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas global,” katanya.

Baca juga:

Perjalanan Gugurnya Praka Rico Pramudia, Prajurit Perdamaian TNI di Lebanon

Ia menambahkan, setiap pengorbanan prajurit harus menjadi pengingat bahwa misi perdamaian membutuhkan sistem perlindungan yang kuat.

Sukamta juga menyampaikan duka cita atas gugurnya Praka Rico Pramudia dalam misi UNIFIL di Lebanon. Ia menyebut pengorbanan tersebut sebagai bentuk nyata kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Diketahui, Praka Rico gugur setelah menjalani perawatan akibat luka dari ledakan peluru kendali yang menghantam markas UNIFIL di Lebanon pada Maret 2026. (Pon)

#Komisi I DPR #PBB #UNIFIL #TNI
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Komisi I DPR Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi Tangani Begal
Sinergi tersebut perlu terus ditingkatkan agar mampu memberikan rasa aman yang lebih optimal kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Komisi I DPR Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi Tangani Begal
Dunia
Dunia di Ambang Krisis, Tinggi Permukaan Laut Naik 2 Kali Lipat dalam 10 Tahun
Jika tren ini berlanjut, jutaan orang di wilayah pesisir akan menghadapi banjir rob, hilangnya lahan, dan krisis pangan akibat rusaknya ekosistem laut.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Dunia di Ambang Krisis, Tinggi Permukaan Laut Naik 2 Kali Lipat dalam 10 Tahun
Indonesia
AS Kembali Serang Iran, DPR Desak Pemerintah Indonesia Pimpin Seruan Gencatan Senjata
Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh mendesak pemerintah Indonesia mendorong PBB dan komunitas internasional untuk menghentikan konflik AS-Iran.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
AS Kembali Serang Iran, DPR Desak Pemerintah Indonesia Pimpin Seruan Gencatan Senjata
Dunia
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
UNIFIL melaporkan 69 pelanggaran udara Israel di Lebanon, termasuk 25 serangan udara. Serangan juga menghantam ambulans, menewaskan paramedis.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
Dunia
Pasukan UNIFIL PBB Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, 1 Tewas 2 Luka-Luka
Serangan udara Israel di Lebanon selatan menewaskan anggota UNIFIL asal Serbia dan melukai dua lainnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Pasukan UNIFIL PBB Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, 1 Tewas 2 Luka-Luka
Indonesia
2 Batalyon Komcad Bakal Dibangun di 514 Kabupaten
Pembangunan Batalyon Komcad itu dilakukan agar personel TNI di daerah mudah mendapatkan bantuan tambahan personel dalam melaksanakan tugas-tugas pertahanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
2 Batalyon Komcad Bakal Dibangun di 514 Kabupaten
Indonesia
2.300 ASN Ikut Latihan Jadi Komponen Cadangan Gelombang II di Agustus
Donny membuka kemungkinan tempat pelatihan Komcad ASN gelombang II akan berbeda dari gelombang I.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
2.300 ASN Ikut Latihan Jadi Komponen Cadangan Gelombang II di Agustus
Indonesia
4 Prajurit TNI Dituntut Penjara 2,5 Tahun dalam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Oditur militer menuntut empat prajurit TNI dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Tindakan para terdakwa disebut dilakukan secara terencana.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
4 Prajurit TNI Dituntut Penjara 2,5 Tahun dalam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Indonesia
4 Tentara Terdakwa Teror Air Keras Aktivis Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Bui, Vonis Diketok 10 Juni
Empat personel TNI terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus dituntut 2,5 tahun penjara.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
4 Tentara Terdakwa Teror Air Keras Aktivis Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Bui, Vonis Diketok 10 Juni
Indonesia
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Pukul 14.03 WIB, Bakal Disemayamkan di Cikeas
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, eks Menteri Pertahanan RI, meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto pada 31 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Pukul 14.03 WIB, Bakal Disemayamkan di Cikeas
Bagikan