Ajang Reuni, Arseto Solo Tantang Warna Agung
Sejumlah pemain Arseto Solo yang akan bereoni melawan Warna Agung, Sabtu (18/11) di Stadion Sriwedari. Foto: Win/MP
MerahPutih.com - Nama Arseto Solo bagi penggemar sepak bola di tanah air sudah tak asing lagi. Ya, klub asal Kota Bengawan ini pernah moncer di tahun 1980=1990-an saat kompetisi masih bernama Galatama, klub milik keluarga Cendana ini menjadi salah satu tim yang ditakutkan di ajang tersebut.
Banyak pesepakbola Indonsia yang lahir dari Arseto seperti Ricky Yakobi, Benny van Breukelen hingga eks pelatih timnas Indonesia U-19 Eduart Tjong.
Setelah sekian lama tak berkumpul bersama, kini mereka akan bereuni dalam sebuah pertandingan eksebisi melawan tim yang memiliki sejarah panjang di persepak bolaan tanah air, yakni Warna Agung. Kedua tim akan bertanding di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (18/11)
"Tentu senang, setelah sekian lama kami tak bertemu dan bermain sepak bola. Banyak kenangan kami bersama tim Arseto Solo,” jelas Ricky Yakobi kepada wartawan, Jumat (17/11).
Meski hanya pertandingan reoni, tim Warna Agung juga tak mau kalah, mereka memanggil pemain terbaiknya, seperti Rully Nere, Maman Suryaman hingga Widodo Cahyono Putro. (Win).
Berita ini merupakan laporan Win, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Solo dan sekitarnya.
Bagikan
Berita Terkait
Patuhi Putusan PN Solo, Dukcapil Solo Proses Perubahan Nama Purboyo
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
PN Solo Kabulkan Perubahan Nama KGPH Puruboyo Jadi Pakubuwono XIV di KTP
Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Dana Hibah Dikirim ke Rekening Pribadi, Ini Pengakuan Keraton Surakarta
Jadi Pelaksana Keraton Solo, Tedjowulan Minta 2 Raja Kembar Serahkan Penguasaan Aset
Satnarkoba Polresta Solo Sita 1 Kilogram Sabu dari Jaringan Lintas Provinsi
Keluarkan SK Buat Tedjowulan, Kubu PB XIV Purbaya Ancam Gugat Menteri Fadli Zon di PTUN
GKR Timoer Ngamuk, Menteri Budaya Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Pelaksana Keraton