AHY Sebut Rakyat Rindu Kepemimpinan SBY

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 15 September 2022
AHY Sebut Rakyat Rindu Kepemimpinan SBY

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat tiba di rumah Prabowo, Jalan Kertanegara Nomor 4, Jakarta Selatan, Jumat (24/6/2022). ANTARA/Tri Meilani Ameliya.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi membuka Rapat Pimpinan Nasional (rapimnas) Demokrat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis,(15/9).

“Rapimnas hari ini bisa dinyatakan quorum dan sah dilaksanakan sesuai AD/ART PD. Rapimnas PD 2022 saya nyatakan dibuka,” kata AHY.

Baca Juga

SBY Didampingi AHY dan Ibas Melayat Istri Lukminto Pendiri Sritex

Usai membuka rapimnas, AHY langsung menyampaikan pidato pengarahannya kepada ribuan kader Demokrat se-Indonesia.

AHY mengajak seluruh kader untuk menggelorakan semangat perubahan dan perbaikan hingga Pemilu 2024. Sebab, kedua hal itu yang saat ini dibutuhkan rakyat Indonesia.

“Dan kalau rakyat ingin perbaikan dan perubahan mohon doa restu bagi partai demokrat. Ini narasi kita. Gelorakan semangat ini sampai 2024 ini. DPD siap? DPC siap? Siap. Bersama-bersama kita bisa,” ujarnya.

AHY menyebut rakyat Indonesia dalam menjalankan kehidupannya saat ini merindukan sosok Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Kerinduan itu, kata AHY, lantaran di bawah kepemimpinan SBY dan Demokrat, rakyat merasakan peningkatan ekonomi. Dia mengklaim, pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata tumbuh 6-7 persen.

“Ada yang rindu SBY? Ada. Ada lagunya itu, rindu serindu rindunya. Apa yang rakyat rindukan? Meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Rata2 tumbuh 6-7 persen. Alhamdulilah. Ini yang rakyat rindukan. Ekonomi. Bagaimana maju sebagai negara,” imbuhnya.

Baca Juga

Tolak Kenaikan BBM, Fraksi Demokrat Teriakkan AHY Presiden 2024 di Rapat Paripurna DPR

Lebih lanjut AHY mengungkapkan, di era SBY pendapatan per kapita masyarakat meningkat 3,5 kali lipat. Ia mengatakan, di rezim SBY masyarakat hidup sejahtera dan angka kemiskinan berkurang.

Selaras dengan berkurangnya angka kemiskinan, lanjut AHY, terdapat pertumbuhan ekonomi sebesar 1 persen yang membuka 2 juta lapangan pekerjaan.

“Angka pengangguran bagaimana? 10 juta orang keluar dari pengangguran. Jadi gak perlu banyak cari narasi. Kita gunakan data ini,” ujarnya.

AHY menambahkan, di bidang pendidikan, SBY pun berhasil meningkatkan anggaran pendidikan nasional. Tak hanya itu, kata dia, peningkatan infrastruktur sekolah juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dalam kesempatan ini, AHY berjanji apabila Partai Demokrat memenangkan Pemilu 2024. Maka, para guru yang berstatus honorer akan diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS)

“Ada yg menyangkal ini? Guru honorer menjadi PNS. Berapa jumlahnya. 500 ribu tenaga honorer hari ini nasibnya tidak menentu. Sehingga sampaikan kalau PD naik kembali ke pemerintahan. Maka merka akan menjadi PNS. Kita memberikan bukti yang nyata,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

Elektabilitas NasDem Naik jika Calonkan Anies dan AHY

#Partai Demokrat #Agus Harimurti Yudhoyono #Susilo Bambang Yudhoyono
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Indonesia
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta menilai pernyataan itu patut dibaca sebagai peringatan dini dan bukan sekedar ramalan.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Indonesia
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Ia menilai sangat mungkin konflik yang terjadi di dunia akan berujung pada Perang Dunia III.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Indonesia
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Negara dan demokrasi harus diatur oleh rule of law, bukan rule of noise atau kebisingan rumor
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Energi politik semestinya dicurahkan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan efektif.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Indonesia
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Partai Demokrat mendesak pemerintah untuk membuka akses bantuan asing. Hal itu dilakukan demi mempercepat penanganan darurat bencana Sumatra.
Soffi Amira - Senin, 08 Desember 2025
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Indonesia
Janji Tanggung Jawab Pembiayaan Whoosh, Presiden Prabowo: Kita Layani Rakyat, Bukan Hitung Untung Rugi
Presiden Prabowo Subianto menegaskan siap bertanggung jawab atas pembiayaan proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (Whoosh), menilai Indonesia masih sanggup membayar utangnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 November 2025
Janji Tanggung Jawab Pembiayaan Whoosh, Presiden Prabowo: Kita Layani Rakyat, Bukan Hitung Untung Rugi
Indonesia
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Jokowi sebut Whoosh jadi investasi sosial. Demokrat mempertanyakan siapa yang akan menalangi kerugiannya.
Soffi Amira - Sabtu, 01 November 2025
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Indonesia
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Fenomena APBD mengendap di perbankan bukan sekadar persoalan teknis pengelolaan kas daerah, melainkan menggambarkan masalah struktural keuangan daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Oktober 2025
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Bagikan