AHY Sebut Penundaan Pemilu 2024 Bisa Buat Kacau Kondisi Indonesia

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 06 April 2022
AHY Sebut Penundaan Pemilu 2024 Bisa Buat Kacau Kondisi Indonesia

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono di Masjid Luar Batang, Jakarta Utara, Selasa (5/4). Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rencana penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 oleh sejumlah elite politik terus menuai kontroversi.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut jika wacana tersebut terlaksana akan membuat situasi di Indonesia kacau. Untuk itu, rencana penundaan pemilu harus digagalkan karena akan mencederai demokrasi Indonesia.

Baca Juga

Terima Keluhan Emak-emak Kampung Akuarium, AHY Janjikan Pasar Murah Sebelum Lebaran

"Kita akan mundur sekian tahun ke belakang, di mana negara kita ini sudah menjadi demokratis, tentu tidak sempurna. Kalau (penundaan Pemilu 2024) itu terjadi, saya rasa bisa membuat kekacauan di negeri kita. Itu harus kita hindari bersama," kata AHY di Masjid Luar Batang, Jakarta Utara, Selasa (5/4).

Oleh karena itu, kata AHY, Demokrat menjadi partai yang paling keras mengagalkan agenda inkonstitusional tersebut. Sebagai pimpinan partai, ia pun sudah menginstruksikan kadernya yang duduk di DPR untuk menolak usulan penundaan itu.

"Partai Demokrat tegas menolak segala ide, wacana, apapun yang diagendakan untuk melanggengkan kekuasaan dengan cara-cara yang tidak diterima dengan akal sehat. Mengutak-atik, mengakali konstitusi misalnya," paparnya.

Baca Juga

Respons AHY saat Ditanya Peluang Koalisi dengan NasDem

Putra Sulung Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini tegaskan, tidak bisa dibenarkan oleh kontitusi, ketika sudah ditetapkan Pemilu 2024 secara bersama-sama, namun ada segelintir tokoh politik yang mengobrak-abrik.

Apabila ada segelintir elite politik yang menyebut penundaan pesta demokrasi lima tahunan itu merupakan keinginan rakyat, kata AHY, itu hanya sebuah manipulasi data yang dilakukan oleh penguasa.

Sebab sepengalaman dirinya saat blusukan, masyarakat saat ini mengeluhkan tingginya harga bahan pokok di pasaran, bukan ngomongin politik untuk mengulur waktu kontestasi politik 2024.

"Jika ada suara rakyat, ingin melanggengkan kekuasaan, saya khawatir ini namanya manipulasi suara rakyat. Dengan demikian kami akan tetap terus mengaawal, karena wacana ini mengkhianati reformasi," pungkas AHY. (Asp)

Baca Juga

AHY Tegaskan Demokrat-NasDem Sepakat Tolak Wacana Penundaan Pemilu 2024

#Partai Demokrat #Partai Politik #Pemilu #Pilpres #Agus Harimurti Yudhoyono
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Ada empat pilar utama yang mendesak dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Indonesia
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Secara ideal, RUU Pemilu seharusnya bisa dituntaskan pada tahun 2026 sehingga pada tahun 2027 cukup waktu untuk menyosialisasikan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Indonesia
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Sejak awal berdiri, DKPP memang menghadapi tantangan untuk memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Indonesia
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Media memiliki peran penting dalam membangun transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Indonesia
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Partai politik yang berada di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dan pandangan yang berbeda. Karena itu, dia menilai posisi PDIP sebaiknya harus jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Indonesia
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan kepada pengurus di tingkat atas tidak pernah diwujudkan dalam bentuk dukungan nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Berdasarkan arahan pimpinan DPR, Komisi II juga akan menggelar pertemuan dengan partai-partai nonparlemen.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Bagikan