Ahok Juga Diserang Pakai Al Maidah 51 Saat Pilkada Bangka Belitung
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Gubernur non aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pernah diserang isu SARA saat mencalonkan diri menjadi Gubernur Bangka Belitung. Hal itu diungkapkan mantan Ketua Panwaslu Provinsi Bangka Belitung, Juhri saat bersaksi di sidang kasus penodaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.
Dalam sidang ke-14 itu, Juhri mengungkapkan bukti-bukti kampanye hitam berbau SARA yang ditujukan kepada Ahok yang saat ikut mencalonkan diri menjadi Gubernur Bangka Belitung.
"Ketika itu banyak selebaran bernada seperti Surah Al Maidah ayat 51 tersebar di masjid-masjid, intinya 'agar tidak memilih pemimpin yang non-Muslim'. Tapi tidak dilaporkan," katanya.
Meski begitu, pihak Panwaslu tetap berusaha agar propaganda bernada hasutan dan berbau SARA itu ditertibkan.
"Kita sita dan musnahkan selebarannya, Sebagian kita simpan sebagai berkas dan bukti," imbuhnya.
Ia menambahkan kasus propaganda hitam yang disebar lawan politik tersebut terjadi pada tahun 2007.
"Kita sudah berusaha menginvestigasi pelaku penyebaran dari mana, tapi tidak ketemu," tuntasnya. (Fdi)
Untuk membaca berita sidang Ahok lainnya baca juga: Kerap Menengok ke Arah Ahok, Saksi Meringankan Ditegur Hakim
Bagikan
Berita Terkait
Di Forum Zayed Award, Megawati Buka Rahasia Redam Konflik Ambon-Poso Lewat Empati Perempuan
Polda Metro Jaya Segera Periksa Pandji Pragiwaksono terkait Laporan Materi ‘Mens Rea’
Polisi Segera Periksa Komika Pandji Pragiwaksono
Polisi Ngaku Belum Lakukan Pemeriksaan Saksi Atas Laporan ke Komika Pandji
Pimpinan MPR Tegaskan Pembubaran Doa Rosario di Tangsel Bertentangan dengan UU
Insiden Pembubaran Doa Rosario di Tangsel, Kelompok Pemuda Lintas Agama: Nodai Kerukunan Beragama
Akun TikTok Galih Loss Diblokir Buntut Dugaan Penistaan Agama
Kasus Dugaan Penodaan Agama Gilbert Lumoindong, Polisi Cari Alat Bukti
Galih Loss Akui Dalam Keadaan Sadar saat Bikin Video Penodaan Agama
Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Belum Periksa Gilbert Lumoindong