Adakah Hubungan antara Gangguan Makan dan Rambut Rontok?

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 28 September 2022
Adakah Hubungan antara Gangguan Makan dan Rambut Rontok?

Kerontokan rambut dapat diakibatkan karena kekurangan nutrisi. (Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DUNIA lumpuh ketika COVID-19 hadir. Tidak mengherankan bahwa banyak orang yang kemudian mengalami masalah kesehatan mental. Seperti serangan panik, kecemasan, suasana hati yang buruk, insomnia, hingga gangguan makan. Tentunya masalah kesehatan seperti itu mungkin bisa menyebabkan masalah-masalah lainnya dalam tubuh.

Dikutip dari Vegamour, rambut kering, helai rambut yang kurang sehat, kulit kusam, dan kuku yang rapuh bisa terjadi akibat kekurangan gizi. Lalu, apakah gangguan makan dan rambut rontok saling berhubungan satu sama lain?

Baca Juga:

Jangan Buang Air Cucian Beras Bisa untuk Kulit dan Rambut Cantik

makan
Orang yang mengalami gangguan makan itu terobsesi dengan makanan. (Unsplash/Fikri Rasyid)


Apa itu gangguan makan?


Gangguan makan merupakan penyakit mental yang terbilang perlu menjadi perhatian dan bisa berdampak pada kesehatan fisik, pergaulan, dan tingkat produktivitas. Namun, hal baiknya yaitu penyakit ini dapat diobati.

Biasanya orang yang mengalami gangguan makan itu terobsesi dengan makanan, citra tubuh atau berat badan. Hal ini bisa menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius, seperti kegagalan fungsi organ, gagal ginjal, hingga kematian.


Adapun gejala dari gangguan makan, yaitu:
1. Sering mengonsumsi makanan dalam jumlah yang besar dan dalam waktu yang singkat.

2. Memiliki berat badan berlebih

3. Merasa malu, bersalah, dan kesal setelah makan terlalu banyak.


Seperti kebanyakan penyakit mental yang ada, biasanya tidak hanya disebabkan oleh satu hal saja. Namun gangguan makan juga bisa disebabkan oleh berbagai faktor psikologis, sosial, dan juga budaya. Hal ini bukan hanya penyakit tubuh saja, tapi lebih ke penyakit pikiran.

Baca Juga:

Rambut Rontok? Mungkin ini Penyebabnya

rambut
Ini dikarenakan nutrisi yang berkurang. (freepik/master1305)

Hubungan dengan rambut rontok


Gangguan makan biasanya mendatangkan malapetaka bagi kondisi mental dan fisik orang yang menderita. Biasanya rambut rontok sering terlihat pada orang yang memiliki gangguan makan. Ini dikarenakan nutrisi yang berkurang.

Ketika tubuh kekurangan nutrisi, persediaan protein yang ada di dalam tubuh akan berkurang. Hal ini sering menyebabkan folikel rambut kembali ke fase istirahat yang menyebabkan penundaan pada pertumbuhan rambut. Tentunya, akan menyebabkan kerontokan pada rambut.

Sembuh dari gangguan makan akan membutuhkan waktu dan intervensi tenaga medis. Satu-satunya pengobatan untuk gejala gangguan makan adalah mengobati gangguan makan tersebut, baik secara fisik maupun mental.

Biasanya terapis akan membantu penderita dengan memberikan jadwal makan. Kemudian psikiater akan memberikan obat psikotropika jika diperlukan. Sementara dokter medis akan memberikan perawatan medis dan melacak vital serta tingkat kerja darah.

Nantinya, rambut akan mulai tumbuh kembali setelah nutrisi dan mineral kembali dikonsumsi dengan baik. Tidak hanya itu, penggunaan serum rambut yang diperkaya dengan bahan-bahan nabati yang bergizi juga akan membantu kesehatan rambut dari kulit kepala hingga bawah. (yos)

Baca Juga:

Cara Ampuh 'Menyembuhkan' Rambut Brassy

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan