Ada Bayangan Hitam di Foto Planet Bumi, Fenomena Apa Ini?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Juli 2021
Ada Bayangan Hitam di Foto Planet Bumi, Fenomena Apa Ini?

Bayangan hitam aneh yang terlihat di potret Bumi. (Foto: NASA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APAKAH kamu pernah kena photo bomb dari teman? Biasanya sih hal itu terjadi ketika kamu sudah siap bergaya untuk difoto eh tiba-tiba kawanmu iseng ikut masuk dalam frame dan menggangu fotomu. Hasilnya? Merusak potret bagus yang seharusnya bisa diunggah ke media sosial.

Nah, photo bomb semacam ini ternyata enggak cuma terjadi sama manusia saja lho, planet Bumi pun pernah mengalaminya. Seperti yang dibagikan NASA, sebuah foto Bumi berkualitas tinggi yang diambil pada 10 Juni 2021.

Potret itu ditangkap dengan menggunakan kamera Earth Polychromatic Imaging Camera (EPIC) yang dipasang di Deep Space Climate Observatory Satellite (DSCOVR). Pengambilan gambar ini bertujuan untuk memantau faktor-faktor seperti vegetasi planet, ketinggian awan, dan ozon. Namun, ada yang janggal dalam gambar tersebut.

Baca juga:

Ilmuwan Temukan 24 Planet Layak Huni yang Lebih Baik dari Bumi

Sebuah bayangan bulat berwarna hitam pekat terlihat ada di bagian atas Bumi, tepat di Kutub Utara. Bukan noda di layar atau atau jempol fotografer yang tak sengaja menyentuh lensa, melainkan Bulan yang sedang photo bomb.

Ketika foto tersebut diambil, Bumi sedang mengalami gerhana matahari sehingga bayangan Bulan akhirnya ikut masuk ke dalam gambar.

"Mengambil gambar setengah Bumi yang diterangi matahari dari jarak empat kali lebih jauh dari orbit tidak pernah berhenti memberi kejutan," kata Ilmuwan Proyek NASA dari DSCOVR, Dr. Adam Szabo. Menurutnya, kala itu Bulan kebetulan masuk ke bidang pandang atau Bulan memberikan bayangan di Bumi.

Seperti yang kita tahu, gerhana matahari terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi sehingga bayangan Bulan diproyeksikan ke permukaan Bumi. Kalau dalam gerhana matahari total, Bulan akan benar-benar menghalangi matahari.

Baca juga:

Pertama Kalinya dalam 30 Tahun, NASA akan Kembali Mengirim Misi ke Venus

Ada Bayangan Hitam di Foto Planet Bumi, Fenomena Apa Ini?
Bayangan hitam itu ternyata bayangan Bulan yang terjadi akibat gerhana matahari. (Foto: Pixabay/@opapaty)

Sedangkan selama gerhana matahari cincin, seperti yang terjadi pada 10 Juni, Bulan berada di dekat titik terjauhnya dari Bumi dan tampak lebih kecil dari Matahari. Saat keduanya sejajar, Matahari muncul sebagai cincin api yang mengelilingi piringan gelap bulan. Kebetulan fenomena ini berhasil ditangkap kamera EPIC sehingga kita akhirnya bisa melihat photo bomb yang dilakukan Bulan.

Ternyata ini bukan pertama kalinya Bulan numpang eksis di foto Bumi. Satelit terbesar kelima dalam Tata Surya itu sudah beberapa kali mengganggu potret Bumi. Bahkan hal ini sudah terjadi sejak 2015 silam.

Ketika oklusi Bulan tampak di sebelah Bumi, bagian terjauh Bulan yang tidak bisa dilihat dari Bumi muncul di dalam kamera, atau saat bayangan hitam Bulan terlihat di Asia. (sam)

Baca juga:

Di Swedia Langit Malam Menjadi Ungu

#Fenomena Alam #Astronomi #Bumi #Bulan #NASA
Bagikan
Ditulis Oleh

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness

Berita Terkait

Indonesia
Profil Bayu Risanto SJ, Ilmuwan Atmosfer Asal Bogor Diabadikan Jadi Nama Asteroid
Sejak Juli 2024, Bayu Risanto SJ bergabung dengan Vatican Observatory, lembaga riset astronomi tertua di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Profil Bayu Risanto SJ, Ilmuwan Atmosfer Asal Bogor Diabadikan Jadi Nama Asteroid
Indonesia
40 Nama Asteroid Tokoh Yesuit, Ada Pendiri SJ dan Terbaru Bayu Risanto Asal Indonesia
Ilmuwan sekaligus imam Yesuit asal Indonesia, Christoforus Bayu Risanto, SJ, resmi diabadikan sebagai nama sebuah asteroid.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
40 Nama Asteroid Tokoh Yesuit, Ada Pendiri SJ dan Terbaru Bayu Risanto Asal Indonesia
Indonesia
Bayu Risanto Imam Yesuit Indonesia Diabadikan Jadi Nama Asteroid di Orbit Mars dan Jupiter
Christoforus Bayu Risanto SJ, imam Yesuit asal Indonesia, resmi diabadikan sebagai nama asteroid yang terletak di antara orbit Mars dan Jupiter.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Bayu Risanto Imam Yesuit Indonesia Diabadikan Jadi Nama Asteroid di Orbit Mars dan Jupiter
Indonesia
Ramai Isu Air Sinkhole Berkhasiat di Limapuluh Kota, Badan Geologi Beri Peringatan
Fenomena sinkhole muncul di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Ramai Isu Air Sinkhole Berkhasiat di Limapuluh Kota, Badan Geologi Beri Peringatan
Indonesia
Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia
PVMBG membenarkan adanya fenomena dentuman keras disertai kilatan cahaya kemerahan yang terjadi di wilayah utara Cianjur, Jawa Barat, Senin (5/1) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia
Indonesia
Tiket Planetarium Cepat Habis, Pramono Bakal Tambah Sistem Penjualan On the Spot
Tiket masuk Planetarium kini cepat habis. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akan mengubah sistem penjualan secara on the spot (OTS).
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
Tiket Planetarium Cepat Habis, Pramono Bakal Tambah Sistem Penjualan On the Spot
Fun
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Interstellar comet 3I/ATLAS milik NASA melintas dekat Bumi. Berasal dari luar tata surya dan diperkirakan berusia hingga 7 miliar tahun.
ImanK - Minggu, 21 Desember 2025
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Indonesia
Bulan Raksasa Sambangi Langit Indonesia: Supermoon Cold Moon Puncak di 4 - 5 Desember 2025
Supermoon Cold Moon akan menghiasi langit Indonesia pada 4–5 Desember 2025, muncul 14% lebih besar dan 30% lebih terang. Simak waktu terbaik untuk mengamatinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Desember 2025
Bulan Raksasa Sambangi Langit Indonesia: Supermoon Cold Moon Puncak di 4 - 5 Desember 2025
Indonesia
Geger Fenomena Tanah Bergerak Ngarai Sianok, Ini Dia Biang Keladinya!
Kawasan Ngarai Sianok berada dalam pengaruh segmen aktif Patahan Besar Sumatera atau Sesar Semangko.
Wisnu Cipto - Senin, 24 November 2025
Geger Fenomena Tanah Bergerak Ngarai Sianok, Ini Dia Biang Keladinya!
Indonesia
Ungkap Penyebab Cuaca Panas Ekstrem 37,6 Derajat Celcius, BMKG: Radiasi Matahari Capai Titik Maksimal
Wilayah Indonesia bagian tengah dan selatan seperti Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Papua menerima penyinaran matahari yang lebih intens.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Oktober 2025
Ungkap Penyebab Cuaca Panas Ekstrem 37,6 Derajat Celcius, BMKG: Radiasi Matahari Capai Titik Maksimal
Bagikan