Ramai Isu Air Sinkhole Berkhasiat di Limapuluh Kota, Badan Geologi Beri Peringatan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Ramai Isu Air Sinkhole Berkhasiat di Limapuluh Kota, Badan Geologi Beri Peringatan

Fenomena sinkhole atau tanah tiba-tiba berlubang yang muncul di kawasan pertanian Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Minggu (4/1). ANTARA/HO-Frv

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fenomena sinkhole muncul di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota. Sejumlah warga mulai berdatangan untuk mengambil air dari lubang tersebut karena meyakini khasiat penyembuhan.

Namun, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu yang menyebutkan air dari lubang sinkhole dapat menyembuhkan penyakit.

“Kita mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh isu-isu yang tidak berdasar mengenai air sinkhole dapat menyembuhkan penyakit,” kata tim dari Badan Geologi, Kementerian ESDM Taufik Wirabuana, di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Sabtu (10/1).

Baca juga:

Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba

Badan Geologi Teliti Sampel Air Sinkhole

Menurut Taufik, tim Badan Geologi telah melakukan penelitian awal dengan mengambil sampel air dan tanah dari lokasi sinkhole. Namun, lanjut dia, hasil analisis belum bisa disampaikan karena kajian masih berlangsung.

“Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat kita imbau tidak percaya air ini bisa menyembuhkan penyakit,” ujarnya, dilansir Antara.

Pada tahap awal Badan Geologi terlebih dahulu meninjau fenomena sinkhole atau lubang runtuhan yang muncul di kawasan sawah milik warga, serta melakukan kajian cepat. Beberapa sampel yang diambil berupa air dan tanah.

Baca juga:

Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia

Fenomena Sinkhole di Indonesia

Badan Geologi mencatat fenomena sinkhole cukup umum terjadi di Indonesia, terutama di kawasan dengan kondisi geologi tertentu. Meski demikian, karakteristik sinkhole di Sumatera Barat bisa berbeda dengan yang terjadi di Pulau Jawa atau daerah lain.

Taufik menambahkan sinkhole dapat menimbulkan bahaya jika muncul di kawasan permukiman. Beruntung, kejadian di Limapuluh Kota terjadi di area persawahan sehingga tidak langsung mengancam keselamatan warga.

"Fenomena sinkhole ini umum terjadi di Indonesia, namun yang menjadi masalah ketika sinkhole muncul di pemukiman warga," tandasnya. (*)

#Fenomena Alam #Kabupaten Limapuluh Kota #Badan Geologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Merinding! Fenomena Langit Langka Malam Ini Iringi Laga Panas Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Saksikan Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia vs Thailand malam ini di SUGBK! Laga bersejarah ini ternyata bertepatan dengan fenomena kosmik langka, lho. Simak detailnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 05 Oktober 2026
Merinding! Fenomena Langit Langka Malam Ini Iringi Laga Panas Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Indonesia
Fenomena Langit Malam Ini: Tips Astrofotografi Berburu Komet 161P/Hartley-IRAS
Penasaran dengan keindahan langit malam ini? Temukan cara melihat Komet 161P/Hartley-IRAS pada Jumat, 2 Oktober, lengkap dengan tips alat dan astrofotografi!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Fenomena Langit Malam Ini: Tips Astrofotografi Berburu Komet 161P/Hartley-IRAS
Indonesia
Fenomena Langit Oktober 2026: Puncak Hujan Meteor Draconid 8-9 Oktober 2026 Hadir Tanpa Gangguan Cahaya Bulan
Cari tahu jadwal puncak hujan meteor Draconid pada 8-9 Oktober 2026. Nikmati fenomena astronomi ini dengan kondisi langit malam terbaik tanpa gangguan cahaya bulan!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Fenomena Langit Oktober 2026: Puncak Hujan Meteor Draconid 8-9 Oktober 2026 Hadir Tanpa Gangguan Cahaya Bulan
Indonesia
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Badan Geologi mengonfirmasi tingkat aktivitas Gunung Papandayan saat ini masih dipertahankan pada Level I (Normal).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Indonesia
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Penasaran dengan fenomena munculnya dua pulau baru Anak Krakatau di Selat Sunda pasca erupsi beruntun? Cek fakta dan penjelasan resmi dari Badan Geologi di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Badan Geologi dan BMKG Diwacanakan Terintegrasi, Ketua Komisi V DPR Soroti Efisiensi dan Koordinasi
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mendukung wacana integrasi Badan Geologi dan BMKG untuk memperkuat koordinasi serta efisiensi penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Badan Geologi dan BMKG Diwacanakan Terintegrasi, Ketua Komisi V DPR Soroti Efisiensi dan Koordinasi
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Gunung Anak Krakatau 23 Kali Gempa Hybrid, Catat Rekor Tertinggi
Gunung Anak Krakatau mencatat 23 kali gempa hybrid dalam periode pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.
Yusuf Abdillah - Senin, 07 September 2026
Gunung Anak Krakatau 23 Kali Gempa Hybrid, Catat Rekor Tertinggi
Indonesia
Bahaya Lontaran Batu Pijar dan Hujan Abu Anak Krakatau Masih Mengintai
Badan Geologi menyatakan potensi letusan susulan Anak Krakatau masih cukup tinggi.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Bahaya Lontaran Batu Pijar dan Hujan Abu Anak Krakatau Masih Mengintai
Indonesia
Erupsi Gunung Anak Krakatau Mereda Setelah 25 Jam Mengamuk, Bahaya Belum Usai
Erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengamuk selama 25 jam akhirnya resmi mereda. Cek status Gunung Anak Krakatau hari ini dan info penting dari Badan Geologi di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau Mereda Setelah 25 Jam Mengamuk, Bahaya Belum Usai
Bagikan