Vaksinasi COVID-19

9 Efek Samping Vaksin COVID Sinovac Hasil Uji Klinis Bandung

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Januari 2021
9 Efek Samping Vaksin COVID Sinovac Hasil Uji Klinis Bandung

Vaksin COVID-19 Sinovac saat tiba di Bio Farma. (Foto: Sekretariat Presiden)..

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin COVID-19 buatan Sinovac yang diuji klinis di Bandung, akhirnya resmi dikeluarkan Badan Pengawas Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Hasil kajian BPOM, vaksin Sinovac punya efek samping ringan hingga sedang. Namun perlu dicatat, secara umum vaksin bernama Corona Vac ini aman dan tidak berbahaya.

Baca Juga:

Hari ini, Indonesia Terima 15 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Sinovac

“Efek samping tersebut merupakan efek samping yang tidak berbahaya dan dapat pulih kembali,” kata Kepala BPOM Penny K. Lukito saat menyampaikan pengumuman izin EUA, Senin (11/1).

Kesimpulan tersebut disampaikan setelah BPOM melakukan evaluasi bertahap terhadap data hasil uji klinis fase 3 terhadap vaksin Corona Vac yang dilakukan Bio Farma dan Fakultas Kedokteran Unpad.

BPOM menerima data seputar keamanan, khasiat dan mutu secara bertahap dari para peneliti uji klinis. Uji klinis sendiri rangkaiannya dimulai Agustus 2020. BPOM kemudian membandingkan dengan data uji klinis fase tiga di luar negeri, yakni di Brazil dan Turki.

Evaluasi pertama dilakukan terhadap data keamanan vaksin CoronaVac yang dikumpulkan dari hasil uji klinis di Bandung, Turki dan Brazil. Data ini berupa hasil pemantauan keamanan selama 3 bulan.

Dinyatakan, secara keseluruhan vaksin CoronaVac aman dengan kejadian efek samping yang ditimbulkan berupa gejala ringan dan sedang. Efek samping itu bersifat lokal berupa nyeri, iritasi, pembengkakan, serta efek samping sistemik berupa nyeri otot, fetik (saluran cerna) dan demam.

Ada juga efek samping dengan derajat berat seperti sakit kepala, gangguan di kulit dan diare dengan angka yang dilaporkan 0,1 sampai 1 persen. BPOM menegaskan, 9 efek samping tersebut tidak berbahaya dan bisa pulih.

Kemudian evaluasi terhadap efficacy atau kemanjuran vaksin. Bahwa vaksin COVID-19 CoronaVac menunjukan, pembentukan antibodi dalam tubuh dan kemampuan dalam membunuh atau menetralkan virus (imunogenisitas).

Data tersebut sesuai dengan uji klinis fase 1 dan 2 di Tiongkok dengan periode pemantauan sampai 6 bulan. Sedangkan pada uji klinis fase 3 di Bandung, Brazil dan Turki, data data imunogenisitas juga menunjukkan hasil yang baik.

Uji Klinis Vaksin Sinovac. (Foto: Antara)
Uji Klinis Vaksin Sinovac. (Foto: Antara)

Pada fase 14 hari setelah penyuntikan, hasil seropositif atau kemampuan vaksin dalam membentuk antibodi mencapai 99,74 persen. Dan 3 bulan setelah penyuntikan hasil seropositif-nya 99,23.

“Hal tersebut menunjukkan sampai 3 bulan (relawan) yang memiliki antibodi masih tinggi yaitu 99,23 persen,” katanya.

Rinciannya, nilai kemanjuran Corona Vac di Bandung 65,3 persen, Turki 91 persen, dan Brazil 78 persen. Hasil tersebut sesuai persyaratan WHO di mana efficacy vaksin minimal 50 persen.

Nilai efficacy uji klinis vaksin Covid di Bandung menunjukkan harapan bahwa kejadian peyakit COVID-19 di Indonesia bisa ditekan hingga 65,3 persen

"Berdasarkan data tersebut dan mengacu pada persyaratan pemberian EUA untuk vaksin Covid-19 dari WHO, maka Corona Vac telah memenuhi persyaratan untuk dapat diberikan persetujuan penggunaan dalam kondisi emergensi atau EUA,” kata Penny. (Iman HA/Jawa Barat)

Baca Juga:

Kerja Besar Vaksinasi COVID-19 Dalam 15 Bulan

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #COVID-19
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Indonesia
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Sebanyak 14.645 ekor hewan yang divaksin itu terdiri atas anjing 2.363 ekor, kucing 12.126 ekor, kera 104 ekor dan musang 52 ekor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela” menyebut, rekayasa cuaca itu dilakukan agar penyakit TBC kembali tinggi sehingga berdampak pada penggunaan vaksin dan obat.
Frengky Aruan - Minggu, 06 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Indonesia
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Bagikan