Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Ramadan 2019

5 Jajanan Jepang Halal ini Cocok Banget Buat Berbuka Puasa, Kamu Harus Coba!

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 06 Mei 2019
5 Jajanan Jepang Halal ini Cocok Banget Buat Berbuka Puasa, Kamu Harus Coba!

Makanan halal khas Jepang yang cocok untuk menu buka puasa (Foto: Pixabay/DrawsAndCooks)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SATU hal yang membedakan puasa ramadan di negara lain dengan di Indonesia adalah kamu akan merasa seperti menjalani puasa seorang diri. Tidak seperti di Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim, kamu akan tetap mencium bau makanan dan melihat toko-toko makanan yang tetap buka di siang hari, di Jepang misalnya.

Seperti kita tahu, makanan-makanan Jepang memiliki daya tarik tersendiri dan cocok untuk kebanyakan orang Indonesia. Meski banyak dari makanan khas Jepang non-halal, beberapa makanan khas Negeri Sakura juga ada lho yang halal. Tak disangka mereka cocok untuk menu kamu berbuka puasa, makanan di bawah ini juga bisa dengan mudah di temukan di Indonesia.

1. Crepe

5 Makanan Jepang Halal ini Cocok Banget Buat Berbuka Puasa, Kamu Harus Coba!
Crepe jajanan khas negeri sakura yang wajib di coba (Foto: bluefox.travel)

Makanan manis yang satu ini memang bukan berasal dari Jepang, melainkan dari Prancis. Tapi tahukah kamu bahwa crepe sangat populer sebagai jajanan di jalanan-jalanan kota Jepang? Crepe di Jepang terkenal sebagai salah satu jajanan kaki lima yang wajib untuk dicoba.

Dengan teksturnya yang renyah, kadang lembut, crepe biasanya ditambahan dengan berbagai jenis topping, seperti krim rasa cokelat, saus strawberry dan aneka potongan buah segar lainnya.

2. Takoyaki

5 Makanan Jepang Halal ini Cocok Banget Buat Berbuka Puasa, Kamu Harus Coba!
Takoyaki halal (Foto: pixabay/noktao)

Takoyaki adalah bola-bola tepung dengan isi potongan gurita. Sepintas tampilannya mirip seperti tahu bulat, namun makanan Jepang ini lebih padat.

Takoyaki memiliki tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam, ditambah dengan kenyalnya potongan gurita, takoyaki menjadi salah satu kudapan favorit khas Jepang yang patut untuk kamu coba lho.

3. Daigaku Imo

5 Makanan Jepang Halal ini Cocok Banget Buat Berbuka Puasa, Kamu Harus Coba!
Daigaku Imo makanan khas negara jepang (Foto: cookpad.com)

Walaupun namanya masih terdengar sedikit asing, namun kelezatan jajanan kaki lima khas Jepang yang satu ini tidak perlu diragukan lagi. Daigaku Imo sendiri merupakan permen ubi yang sangat populer di kalangan mahasiswa Jepang lho.

Daigaku Imo terbuat dari ubi yang dipotong memanjang dan dilapisi dengan karamel serta taburan wijen hitam, jajanan ini memiliki cita rasa manis dan gurih. Dijamin halal dan lezat!

4. Jagabata

5 Makanan Jepang Halal ini Cocok Banget Buat Berbuka Puasa, Kamu Harus Coba!
Jagabata jajanan khas Jepang (Foto: japanese-products.blog)

Jagabata merupakan makanan khas Jepang yang terdiri dari kentang rebus yang lalu dioleskan mentega, terlihat seperti jajanan yang sangat sederhana. Namun jangan salah, rasa dari jajanan halal ini justru sangat nikmat lho!

Mentega yang dioleskan di atas kentang panas yang telah direbus akan meleleh dan meresap ke dalam. Jagabata akan terasa lebih lezat apabila disantap dalam keadaan hangat.

5. Yaki Imo

5 Makanan Jepang Halal ini Cocok Banget Buat Berbuka Puasa, Kamu Harus Coba!
Yaki Imo (Foto: jpninfo.com)

Tidak hanya halal, jajanan yang satu ini juga menyehatkan dan cocok bagi kamu yang vegan. Yaki Imo sendiri merupakan makanan yang terdiri dari ubi jalar Jepang yang dipanggang hingga matang.

Dengan cita rasa yang manis, gurih dan tekstur yang lembut, tak heran bila Yaki Imo tetap menjadi jajanan favorit yang dijajakan di segala musim.

Biasanya, yaki imo disantap langsung setelah selesai dipanggang agar lebih nikmat. jadi, jangan sampai lewatkan mencoba makanan yang satu ini. (gsh)

#Ramadan 2019 #Halal #Makanan Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
13 Juta UMKM Dapat Sertifikasi Halal, Banten Nomor 1 Dalam Pendaftaran
Secara nasional 13 juta produk yang sudah sertifikasi halal itu memang terbesarnya yaitu 80 persen dari pelaku usaha mikro kecil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
13 Juta UMKM Dapat Sertifikasi Halal, Banten Nomor 1 Dalam Pendaftaran
Indonesia
Hasil Perjanjian Dagang Dengan AS, Sertifikat Halal Pakai Logo Dari Negara Produsen
“Produk dari Amerika tetap wajib halal. Sertifikasi bisa dilakukan di negara asal, lalu diregistrasi di Indonesia,”
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
Hasil Perjanjian Dagang Dengan AS, Sertifikat Halal Pakai Logo Dari Negara Produsen
Indonesia
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
BPJPH pastikan produk AS tetap wajib dua label halal meski ada kesepakatan dagang RI-AS. Skema MRA jamin standar halal tetap aman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 24 Februari 2026
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
Indonesia
PKS Peringatkan Semua Pihak Berhati-Hati Menykapi Perjanjian Dagang Indonesia-AS
Kehati-kehatian ini khususnya terkait dengan klausul pengakuan standar regulasi produk pertanian dan daging Amerika Serikat.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
PKS Peringatkan Semua Pihak Berhati-Hati Menykapi Perjanjian Dagang Indonesia-AS
Indonesia
Pemerintah Luruskan Isu Produk Impor AS Bebas Label Halal, Tapi Sertifikasi Mereka Kini Diakui di RI
Pemerintah Indonesia menegaskan kerja sama dagang dengan Amerika Serikat melalui skema ART tidak menghapus kewajiban sertifikasi halal bagi produk impor.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Februari 2026
Pemerintah Luruskan Isu Produk Impor AS Bebas Label Halal, Tapi Sertifikasi Mereka Kini Diakui di RI
Indonesia
DPR Desak BPJPH Tindak Tegas LPH Nakal Soal Pungli Sertifikat Halal
BPJPH perlu mengambil langkah konkret berupa pemberian sanksi administratif hingga pencabutan izin operasional bagi lembaga yang terbukti bermain mata
Angga Yudha Pratama - Selasa, 10 Februari 2026
DPR Desak BPJPH Tindak Tegas LPH Nakal Soal Pungli Sertifikat Halal
Indonesia
BPJPH Temukan Banyak Logo Halal Palsu, DPR Kesal Jangan Cuma Sidak Tapi Ditindak
BPJPH mengaku tidak dapat melakukan penindakan terhadap peredaran logo halal palsu karena tidak memiliki Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS)
Wisnu Cipto - Selasa, 18 November 2025
BPJPH Temukan Banyak Logo Halal Palsu, DPR Kesal Jangan Cuma Sidak Tapi Ditindak
Indonesia
Bakso Solo Viral Terbukti Halal, Pemkot Pastikan dengan Hasil Lab
Terbukti bakso tidak mengandung babi dan dipastikan halal.
Dwi Astarini - Jumat, 07 November 2025
Bakso Solo Viral Terbukti Halal, Pemkot Pastikan dengan Hasil Lab
Indonesia
Sekarang Masih Dipakai, Nampan MBG Semua Bakal Diganti Kalau Terbukti Mengandung Babi
BGN masih menggunakan nampang yang diduga mengandung babi itu dalam operasional program MBG hingga saat ini.
Wisnu Cipto - Senin, 01 September 2025
Sekarang Masih Dipakai, Nampan MBG Semua Bakal Diganti Kalau Terbukti Mengandung Babi
Indonesia
Program MBG Digoyang Isu Bahan Food Tray Mengandung Babi, Ini Respons BGN
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali diterpa isu kurang sedap.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Agustus 2025
Program MBG Digoyang Isu Bahan Food Tray Mengandung Babi, Ini Respons BGN
Bagikan