Bakso Solo Viral Terbukti Halal, Pemkot Pastikan dengan Hasil Lab
Bakso Remaja Solo yang sempat viral karena diduga nonhalal, Senin (3/11). (Foto: Merahputih.com/Ismail)
MERAHPUTIH.COM - PEMKOT Solo melalui Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian Peternakan Perikanan (Dispangtan) merilis hasil uji laboratorium terkait dengan bakso Remaja di Jalan Veteran, Gading, Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo. Hasil lab memastikan bakso viral tersebut halal.
Kepala Dispangtan Kota Solo Wahyu Kristina mengatakan hasil uji laboratorium bakso Remaja Gading Solo sudah keluar dan terbukti bakso tidak mengandung babi dan dipastikan halal. “Hasil uji laboratorium sampel makanan bakso negatif (halal), tidak mengandung babi. Selanjutnya warung bakso bisa kembali buka berjualan lagi,” ujar Wahyu, Jumat (7/11).
Ia mengharapkan penjual bakso tersebut bisa segera mengurus sertifikat halal. Dengan dasar sertifikat halal, tersebut pelanggan jadi lebih yakin. Ia mengatakan pengurusan sertifikat halal langsung dikerjakan secara cepat membantu agar mereka bisa berjualan halal dengan dasar kuat. “Pengurusan sertifikat halal kami percepat, membantu mereka agar bisa cepat berjualan. Bagi usaha lainnya yang belum mengurus kami bantu,” pungkasnya.
Kepala Satpol PP Kota Solo Didik Anggono menyambut baik hasil tersebut. Meski demikian, ia mengaku belum secara resmi mendapatkan surat terkait dengan kehalalan bakso tersebut. “Kami menunggu surat resmi hasil uji lab Dispangtan terkait dengan kehalalan produk itu. Jika benar halal, segera buka lagi. Silakan,” kata Didik.
Baca juga:
Viral Bakso Remaja Gading Solo Non-Halal, Begini Respons Pemilik Warung
Diberitakan sebelumnya, warga Solo dihebohkan dengan adanya informasi bahwa warung bakso yang berada di Jalan Veteran disebut nonhalal. Kabar tersebut beredar luas di media sosial. Masyarakat terkejut karena warung bakso itu sudah berdiri sejak 1990-an. Pelanggannya pun banyak yang muslim.
Kabar nonhalal itu tersebar melalui surat berkop Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Solo. Tak hanya di media sosial, tetapi juga banyak dibagikan di grup WhatsApp.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
21.024 Warga Solo Dicoret BPJS PBI per 1 Februari, Dampak Kebijakan Baru Pusat
Gempa M 6,4 Guncang Pacitan, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
Respati Rotasi Massal 209 ASN Solo, Biar Sama-Sama Merasakan Pedih dan Lelah
Patuhi Putusan PN Solo, Dukcapil Solo Proses Perubahan Nama Purboyo
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
PN Solo Kabulkan Perubahan Nama KGPH Puruboyo Jadi Pakubuwono XIV di KTP
Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Dana Hibah Dikirim ke Rekening Pribadi, Ini Pengakuan Keraton Surakarta
Jadi Pelaksana Keraton Solo, Tedjowulan Minta 2 Raja Kembar Serahkan Penguasaan Aset