45 Orang Belum Ditemukan, Lebih dari Seribu Jiwa Mengungsi Imbas Longsor di Natuna

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 08 Maret 2023
45 Orang Belum Ditemukan, Lebih dari Seribu Jiwa Mengungsi Imbas Longsor di Natuna

Tangkap layar video amair sesaat setelah terjadinya longsor di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Natuna, Kepri, Senin (6/3). (ANTARA/Cherman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jumlah korban meninggal akibat bencana tanah longsor di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) terus bertambah. Kali ini belasan orang meninggal dunia akibat bencana alam tragis itu.

"Jumlah korban yang meninggal dunia 13 orang," ungkap Kapolres Natuna AKBP Nanang Budi Santosa kepada wartawan, Rabu (8/3).

Baca Juga:

43 Orang Masih Dicari Akibat Tertimbun Tanah Longsor di Natuna

Sementara itu, Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menambahkan, terdapat tiga warga masih kritis atas kejadian tersebut.

Saat ini, Polri masih mencari 45 korban lain yang masih belum ditemukan. Sebanyak 50 personil Polres Natuna yang diturunkan ke lokasi. Terkait jumlah pengungsi, Dedi menyebut ada 1.216 jiwa.

Para pengungsi tersebar di empat titik mulai dari Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) hingga SMA 1 Serasan.

"PLBN sebanyak 219 orang. Puskesmas 215 orang. Pelimpak dan Masjid Al-furqon 500 orang. SMA 1 Serasan 282 orang. Total pengungsi keseluruhan sebanyak 1.216 orang," jelasnya.

Polri mengerahkan personel untuk mengevakuasi para korban tanah longsor tersebut.

"Aparat kepolisian bersama TNI dan stakeholder terkait akan melaksanakan evakuasi dengan menggunakan alat berat dan juga dengan manual bersama tim gabungan pelaksanaan evakuasi pencarian korban terdiri dari anggota Polri sebanyak 145 anggota," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.

Baca Juga:

Longsor di Natuna, 27 Rumah Tertimbun, 42 Orang Hilang

Polri juga dalam hal ini membuka dapur umum, dapur umum tersebut ditempatkan di pos lintas batas negara PLBN.

"Kemudian juga kami enurunkan tim trauma healing ya dari Polres dan juga nanti akan menyusul tim trauma healing dari SDM Polda Kepri," ucapnya.

Sekedar informasi, bencana longsor diketahui terjadi di beberapa desa di Kecamatan Serasan dan Serasan Timur, pada Senin (6/3) kemarin.

Bupati Natuna Wan Siswandi mengatakan, dalam seminggu longsor di wilayahnya sudah terjadi dua kali.

"Sebelumnya ada longsor di Serasan Timur tapi tidak sampai ada korban. Lalu para warga membersihkan rumah setelah peristiwa tersebut," ujar Wan Siswandi, Senin (6/3). (Knu)

Baca Juga:

Korban Tewas Tanah Longsor di Pulau Serasan Natuna Bertambah jadi 15 Orang

#Longsor #Tanah Longsor #Korban Longsor #Perairan Natuna
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Hal serupa sudah diterapkan di sejumlah wilayah lainnya di Jabar, sebagai upaya mengembalikan fungsi alam dan menjaga amanah dari leluhur Tatar Sunda.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Indonesia
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan di Jawa Barat.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
Indonesia
Tertutup Longsor Sejak Rabu, Jalur Utama Caringin Garut Sudah Bisa Dilalui Motor
Jalur utama Bungbulang–Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali bisa dilintasi kendaraan bermotor dari kedua arah
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Tertutup Longsor Sejak Rabu, Jalur Utama Caringin Garut Sudah Bisa Dilalui Motor
Indonesia
Jalan Cadas Pangeran Sumedang Jawa Barat Lumpuh Total Akibat Longsor
Akses Jalan Nasional Cadas Pangeran di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tertutup total akibat longsoran tebing sejak Rabu (8/4) petang tadi.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 April 2026
Jalan Cadas Pangeran Sumedang Jawa Barat Lumpuh Total Akibat Longsor
Indonesia
Jalur KA Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Aman
Perjalanan kereta di lintas Maswati–Sasaksaat kembali normal setelah longsor. KAI memastikan jalur aman dan operasional kembali berjalan lancar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Jalur KA Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Aman
Indonesia
Longsor di Jalur KA Maswati–Sasaksaat Bandung, PT KAI Butuh Waktu hingga 5 Jam untuk Lakukan Pembersihan
Material longsoran yang menutup jalur di Km 142+8/9 menyebabkan perjalanan KA 174 Ciremai serta sejumlah kereta api lainnya mengalami gangguan operasional.
Dwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
Longsor di Jalur KA Maswati–Sasaksaat Bandung, PT KAI Butuh Waktu hingga 5 Jam untuk Lakukan Pembersihan
Indonesia
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati-Sasaksaat, KAI Pastikan Penumpang Selamat
KA Ciremai tertahan longsor di jalur Maswati-Sasaksaat, Selasa (31/3). KAI memastikan bahwa seluruh penumpang selamat.
Soffi Amira - Rabu, 01 April 2026
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati-Sasaksaat, KAI Pastikan Penumpang Selamat
Indonesia
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
"Ada lima titik rawan longsor di Jawa Barat yang perlu diwaspadai, yakni Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, dan Garut."
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
Indonesia
6 Kontrakan di Tebet Hancur, Pemkot Jaksel Andalkan Kayu Dolken Cegah Longsor Ciliwung Makin Parah
Ancaman tanah longsor di bantaran Kali Ciliwung, tepatnya di Jalan X, RT 06/10, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, kian parah.
Wisnu Cipto - Kamis, 12 Maret 2026
6 Kontrakan di Tebet Hancur, Pemkot Jaksel Andalkan Kayu Dolken Cegah Longsor Ciliwung Makin Parah
Indonesia
Pemprov DKI Operasikan RDF Plant Rorotan usai Longsor di Bantargebang
Pemprov DKI Jakarta mengoperasikan RDF Plant Rorotan, setelah tragedi longsor di Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
Pemprov DKI Operasikan RDF Plant Rorotan usai Longsor di Bantargebang
Bagikan