419 WNI Selesaikan Hukuman di Penjara Sarawak Dibawa Pulang Buat Lebaran di Kampung Halaman

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 Maret 2026
419 WNI Selesaikan Hukuman di Penjara Sarawak Dibawa Pulang Buat Lebaran di Kampung Halaman

KJRI Kuching memfasilitasi pemulangan 419 WNI dari Sarawak ke tanah air menjelang Idul Fitri 1447 H. (ANTARA/HO-KJRI Kuching)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah terus menfasilitasi kepulangan WNI yang bermasalah di Malayia. Jumlah WNI bermasalah yang telah dideportasi oleh Kantor Imigrasi Malausia di Sarawak mencapai 1.692 orang, sementara 18 orang dipulangkan langsung oleh KJRI Kuching melalui program repatriasi.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching memfasilitasi pemulangan 419 warga negara Indonesia (WNI) dari Sarawak menuju perbatasan Indonesia dengan menggunakan lima unit bus menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

KJRI Kuching menyatakan, bantuan transportasi tersebut diberikan dalam rangkaian proses deportasi yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Malaysia (JIM) di Sarawak pada Kamis (12/3) dan Jumat.

Upaya pemulangan itu diharapkan dapat membantu para WNI, termasuk pekerja migran Indonesia (PMI), yang telah menyelesaikan masa hukuman di penjara Sarawak agar dapat kembali ke Tanah Air dan merayakan lebaran bersama keluarga.

Baca juga:

Ratusan Pekerja Migran Indonesia di Bertahan di Iran, Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan: Kami Pantau Ketat

Dalam dua hari, sebanyak 419 PMI telah dipulangkan ke Indonesia melalui jalur CIQS Tebedu menuju PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Dari total 419 WNI yang dipulangkan itu, 349 orang di antaranya merupakan laki-laki dan 70 orang perempuan.

Kebanyakan dari mereka berasal dari Kalimantan Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, serta beberapa provinsi lain.

Sebagian besar kasus yang melatarbelakangi deportasi tersebut terkait dengan pelanggaran keimigrasian, seperti tidak memiliki paspor maupun izin kerja sah, sementara sebagian kecil lainnya ialah terkait kasus perjudian, narkotika, dan pelanggaran hukum lain.

Para PMI tersebut sebelumnya bekerja di berbagai sektor di Sarawak, antara lain sektor konstruksi, jasa, industri, dan perkebunan.

Konsul Jenderal RI di Kuching Abdullah Zulikifli menjelaskan penyediaan lima bus tersebut merupakan bentuk kepedulian negara terhadap warganya yang berada dalam situasi sulit di luar negeri.

"Penyediaan bus ini merupakan bagian dari komitmen KJRI Kuching untuk membantu para WNI agar dapat kembali ke Tanah Air dengan lebih aman dan bermartabat. Mereka telah selesai menjalani proses hukum maupun keimigrasian di Sarawak dan kami berharap dengan bantuan ini mereka dapat segera pulang dan merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman," kata Abdullah.

Dia menambahkan bahwa pendekatan kemanusiaan menjadi prioritas dalam setiap upaya pelindungan WNI di luar negeri.

"Bagi banyak dari mereka, perjalanan pulang ini bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi juga kesempatan untuk memulai kembali kehidupan bersama keluarga. Karena itu, negara harus hadir untuk memastikan proses kepulangan berjalan lancar dan penuh empati," ujarnya.

#Pekerja Migran #WNI #KBRI Kuala Lumpur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Buka Pendaftaran Pelatihan PMI Batch 2, ini Syarat Daftarnya
Program bagian dari ekosistem SMK Go Global itu kembali dibuka untuk mempersiapkan tenaga kerja Indonesia menghadapi kebutuhan pasar kerja luar negeri.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Pemerintah Buka Pendaftaran Pelatihan PMI Batch 2, ini Syarat Daftarnya
Indonesia
Gaji Bisa Sampai 21 Juta, Anak Muda Indonesia Didorong Kerja ke Luar Negeri
Kemenaker saat ini tengah gencar menggalakkan program bagi tenaga kerja profesional yang menguasai keahlian khusus untuk ditempatkan di negara-negara mitra, salah satunya Jepang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Gaji Bisa Sampai 21 Juta, Anak Muda Indonesia Didorong Kerja ke Luar Negeri
Indonesia
Jubir Kemlu Terima WhatsApp dari WNI Gabung Militer Rusia, Isinya Titip Pesan Buat Menlu
Jubir Kemlu terima pesan WhatsApp dari WNI yang diduga gabung militer Rusia. Pesan dititipkan untuk Menlu Sugiono, investigasi perekrutan ilegal terus digali.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Jubir Kemlu Terima WhatsApp dari WNI Gabung Militer Rusia, Isinya Titip Pesan Buat Menlu
Indonesia
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Arab Saudi dihujani serangan drone Houthi yang mengincar kawasan Makkah. Kemlu RI minta WNI tingkatkan kewaspadaan dan catat nomor darurat ini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Sudah Jelas! 1.512 Anak Pekerja Migran di Malaysia Akhirnya Diberikan Kewarganegaraan Indonesia
Berawal dari penegasan status kewarganegaraan, ini akan menjadi pintu bagi anak-anak kita untuk bersekolah, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Sudah Jelas! 1.512 Anak Pekerja Migran di Malaysia Akhirnya Diberikan Kewarganegaraan Indonesia
Indonesia
Kapal Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kapal tunda terbalik di Busan, Korea Selatan, menewaskan satu awak. Dua ABK WNI ikut jadi korban, satu selamat, satu masih hilang.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Kapal  Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Indonesia
Terungkap Awal Mula 8 WNI Diduga Masuk Militer Rusia, Pemerintah Kini Telusuri Perekrutnya
Pemerintah menelusuri pihak yang merekrut 8 WNI yang diduga awalnya ditawari pekerjaan sebelum diarahkan mengikuti dinas militer Rusia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Terungkap Awal Mula 8 WNI Diduga Masuk Militer Rusia, Pemerintah Kini Telusuri Perekrutnya
Indonesia
WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Yusril Ingatkan Masyarakat Tak Gegabah
Kasus 8 WNI yang diduga direkrut menjadi tentara Rusia mendapat perhatian pemerintah. Yusril meminta masyarakat waspada terhadap tawaran kerja di luar negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Yusril Ingatkan Masyarakat Tak Gegabah
Indonesia
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Sebanyak 8 WNI bergabung dengan militer Rusia. DPR meminta pemerintah untuk tidak kecolongan lagi.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Bagikan