4 Senjata Ampuh Mencintai Diri

Rina GarminaRina Garmina - Senin, 08 Mei 2017
4 Senjata Ampuh Mencintai Diri

Saat rasa percaya diri menurun, berdiri tegak dan ucapkan kata-kata yang mengandung sugesti positif. (Foto: Gettyimages.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Mencintai diri atau self love berpengaruh pada hampir semua aspek kehidupan, seperti bagaimana Anda menghadapi problematika kehidupan, memilih pasangan, serta menampilkan diri di kantor.

Self love adalah keadaan yang muncul dari penghargaan terhadap diri sendiri, sebagai hasil dari berbagai perilaku yang mendukung pertumbuhan fisik, psikologis, serta spiritual.

"Ketika seseorang mencintai dirinya sendiri, ia dapat menerima (diri) sepenuhnya walaupun memiliki keterbatasan diri," papar Psikolog Sarah Sartika sekaligus dosen di Universitas Islam Bandung (Unisba) kepada merahputih.com.

Efek positif lainnya ialah adanya peningkatan kepercayaan diri. Lantas, apa yang Sahabat Merahputih harus lakukan untuk menumbuhkan self love?

1. Kenali diri

Pepatah "tak kenal maka tak sayang" berlaku untuk menumbuhkan self love. Menurut Sarah, Anda tidak bisa mencintai seseorang kalau tidak mengenal orang tersebut. Begitu pula dalam mencintai diri Anda. Kenali diri Anda sepenuhnya. Apa kelebihan dan kekurangan Anda, hal-hal apa yang membuat Anda bahagia. Gali apa yang Sahabat Merahputih sukai dan tidak sukai. Serta, satu lagi yang tidak kalah penting, cari tahu apa tujuan hidup Anda! Orang yang mencintai dirinya sendiri akan melakukan perilaku-perilaku yang selaras dengan tujuan hidupnya.

2. Ucapkan sugesti positif

Senantiasa ucapkan kata-kata yang dapat menyemangati diri Anda. Contohnya saja, "Saya pemberani", "Saya cerdas", dan "Semua orang menyukai saya". Dengan kata-kata seperti itu, rasa percaya diri Sahabat Merahputih akan meningkat dan Anda jadi lebih semangat menyelesaikan semua aktivitas harian.

3. Rawat diri

Rawatlah diri Anda dengan baik. Sayangi diri Sahabat Merahputih. Konsumsi makanan sehat dan bergizi, olahraga, serta rawat fisik Anda. Terakhir, lakukan hal-hal yang menyenangkan Sahabat Merahputih. Dengan merawat diri, tubuh akan lebih bugar, wajah terlihat bersih, dan kepercayaan diri akan meningkat. Tidak percaya? Silakan buktikan sendiri.

4. Maafkan diri

Semua orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Dengan berbagai kelebihan dan kekurangan yang dimiliki, maafkan diri saat Anda melakukan kesalahan. Itu hal yang manusiawi. Jika kesalahan itu membuat Anda tumbuh dan berkembang dengan baik, kesalahan tersebut telah berubah menjadi pelajaran.

#Self Love #Mencintai Diri #Psikolog #Psikologi #Sarah Sartika #Psikolog Sarah Sartika
Bagikan
Ditulis Oleh

Rina Garmina

Cooking Mama :)

Berita Terkait

Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Psikolog UI Ingatkan Bahaya Tanya Detail Kematian ke Orang Berduka, Jangan Jadi 'Detektif' Dadakan
Menurut Ratriana, pertanyaan yang bersifat menginterogasi hanya akan memaksa orang yang berduka mengulang momen traumatis secara berulang-ulang
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
Psikolog UI Ingatkan Bahaya Tanya Detail Kematian ke Orang Berduka, Jangan Jadi 'Detektif' Dadakan
Indonesia
Hai Remaja! Ini Kata Psikolog Pentingnya Kendalikan Emosi Buat Masa Depan
Bila dirasa membutuhkan bantuan terkait apa yang dirasakan atau persoalan yang dialami bisa meminta bantuan kepada orang tua
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 November 2025
Hai Remaja! Ini Kata Psikolog Pentingnya Kendalikan Emosi Buat Masa Depan
Lifestyle
YouTube Kini Punya 'P3K Digital', Solusi Bagi Remaja yang Depresi Hingga Anxiety
YouTube telah menjalin kemitraan dengan berbagai organisasi nirlaba
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 Oktober 2025
YouTube Kini Punya 'P3K Digital', Solusi Bagi Remaja yang Depresi Hingga Anxiety
Fun
Self-Care Menjadi Ruang Ekspresi dan Refleksi bagi Perempuan, Penting untuk Jaga Kesehatan Mental
Merawat diri tidak lagi sekadar urusan penampilan fisik, tetapi juga menjadi sarana penting untuk menjaga kesehatan mental dan keseimbangan emosional.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Self-Care Menjadi Ruang Ekspresi dan Refleksi bagi Perempuan, Penting untuk Jaga Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar Mood Swing Biasa! Ini Beda Bipolar dan Depresi yang Wajib Diketahui
Gangguan perasaan bisa berupa emosi yang tumpul atau suasana hati yang kacau
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 Juli 2025
Bukan Sekadar Mood Swing Biasa! Ini Beda Bipolar dan Depresi yang Wajib Diketahui
Indonesia
Psikolog Bocorkan Cara Musik Melatih Otak Anak Jadi Super Cerdas Sejak Dini
Tetapkan batasan dengan konsisten, jelaskan kenapa ada batasan, dan terapkan kontrol penggunaan media bila perlu
Angga Yudha Pratama - Rabu, 23 Juli 2025
Psikolog Bocorkan Cara Musik Melatih Otak Anak Jadi Super Cerdas Sejak Dini
Bagikan