Psikolog Bocorkan Cara Musik Melatih Otak Anak Jadi Super Cerdas Sejak Dini

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 23 Juli 2025
Psikolog Bocorkan Cara Musik Melatih Otak Anak Jadi Super Cerdas Sejak Dini

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Musik memainkan peran krusial dalam merangsang perkembangan otak anak. Psikolog Klinis Anak dan Remaja Michelle Brigitta Shanny, M.Psi. menyebut, Otak anak yang masih sangat plastis selama masa pertumbuhan, memungkinkan koneksi antar-neuron terbentuk dan menguat melalui pengalaman sensorik.

Psikolog dari Universitas Padjajaran ini mengungkapkan bahwa musik dapat memberikan stimulasi positif pada berbagai area kognitif anak. Ini termasuk lobus temporal untuk pemrosesan bahasa dan suara, lobus frontal yang berfokus pada pemikiran dan perhatian, serta cerebellum untuk koordinasi motorik.

"Musik juga berkontribusi pada perkembangan bahasa anak, yang esensial untuk keterampilan membaca mereka dengan memperkuat keterampilan fonologis dan kosakata," ucap Brigitta dikutip Antara, Selasa (22/7).

Baca juga:

RAN Lepas Video Musik 'Masih Takut Mencinta', Proses Pemulihan Emosional dalam Balutan Nada Ceria

Selain aspek kognitif musik membantu anak dalam mengekspresikan dan memahami emosi. Musik juga memiliki kemampuan untuk menenangkan sistem saraf dan meningkatkan koordinasi motorik serta ritme, terutama melalui aktivitas seperti menari atau bermain alat musik yang menguatkan integrasi sensorimotor.

Namun, Michelle juga menyoroti dampak negatif paparan musik yang tidak sesuai usia. Otak anak belum memiliki kapasitas penuh untuk menyaring atau memahami konten secara kritis. Akibatnya, anak cenderung meniru apa yang mereka lihat atau dengar tanpa memahami konteksnya.

Paparan lirik atau adegan yang mengandung kekerasan atau unsur seksual dapat membuat anak menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang lumrah, meningkatkan penerimaan mereka terhadap konten semacam itu.

Anak-anak yang sedang dalam fase observasi dan meniru ini dapat mulai menggunakan bahasa kasar, salah memahami hubungan romantis, atau mengajukan pertanyaan yang belum siap mereka proses. Oleh karena itu, paparan konten yang tidak sesuai usia berisiko menyebabkan anak melakukan modelling perilaku yang tidak pantas.

Melihat kondisi ini, peran orang tua sangat penting sebagai pendamping, pemberi batasan, dan pendidik nilai. Ketika anak terpapar musik yang tidak sesuai, orang tua disarankan untuk tidak bereaksi secara reaktif, melainkan komunikatif dan reflektif.

Baca juga:

MILLI Tampil Perkasa di Album Kedua 'HEAVYWEIGHT', Simbol Naik Kelas di Kancah Musik Global

Michelle menyarankan untuk membangun komunikasi terbuka tanpa menghakimi, menjelaskan mengapa lagu tersebut tidak sesuai usia, dan menawarkan alternatif musik positif atau mengajak anak memilih musik bersama.

"Tetapkan batasan dengan konsisten, jelaskan kenapa ada batasan, dan terapkan kontrol penggunaan media bila perlu. Menonton atau mendengarkan musik bersama anak dapat memberi kesempatan untuk membahas isi dan memberi pemahaman nilai," katanya.

Lebih dari sekadar melindungi, orang tua juga perlu membekali anak dengan kemampuan literasi media, yaitu kemampuan untuk memahami, mengevaluasi, dan menyaring konten secara kritis.

#Psikolog #Psikolog Anak #Musik
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
'Macam Gila Tour 2026', Langkah Arc Yellow dan Timur Dalam Tembus Asia Tenggara
Arc Yellow dan Timur Dalam siap jalani Macam Gila Tour 2026 ke Malaysia dan Singapura untuk memperkenalkan album Ruam Lebam dan single Vulgar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
'Macam Gila Tour 2026', Langkah Arc Yellow dan Timur Dalam Tembus Asia Tenggara
ShowBiz
Canti Rilis Single 'Anggap Aku Ada', Lagu R&B tentang Jarak Emosional dalam Hubungan
Canti kembali dengan single terbaru 'Anggap Aku Ada', lagu R&B intim yang mengangkat kisah jarak emosional dalam hubungan menuju album terbarunya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Canti Rilis Single 'Anggap Aku Ada', Lagu R&B tentang Jarak Emosional dalam Hubungan
ShowBiz
Kim Min Seok Perkuat Romansa K-Drama 'Can This Love Be Translated?' lewat Lagu 'Love Language'
Drama Korea Can This Love Be Translated? menghadirkan kisah cinta hangat yang diperkuat OST 'Love Language' dari Kim Min Seok.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Kim Min Seok Perkuat Romansa K-Drama 'Can This Love Be Translated?' lewat Lagu 'Love Language'
ShowBiz
'Aku yang Engkau Cari', Lagu Maudy Ayunda yang Lahir dari Dunia 'Para Perasuk'
Maudy Ayunda merilis single 'Aku yang Engkau Cari' sebagai original soundtrack film Para Perasuk garapan Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
'Aku yang Engkau Cari', Lagu Maudy Ayunda yang Lahir dari Dunia 'Para Perasuk'
ShowBiz
Asal-Usul Sound Hiwong Hiwong Tong Hiwong yang Viral di Media Sosial
Tren Hiwong Hiwong Tong Hiwong sejatinya bersumber dari lagu Vietnam rilisan 2020 berjudul Ngay Tho, karya musisi Tang Duy Tan bersama Phong Max.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Asal-Usul Sound Hiwong Hiwong Tong Hiwong yang Viral di Media Sosial
ShowBiz
Lagu Lawas 'Cinta Kita' Ramai Muncul di FYP TikTok
Lagu ini sendiri merupakan rilisan lawas dari era 1990-an.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Lagu Lawas 'Cinta Kita' Ramai Muncul di FYP TikTok
ShowBiz
'Tak Kancani', Karya Reflektif Ndarboy Genk setelah Berjumpa Sahabat Difabel
Lagu ini berangkat dari kegelisahan personal setelah berinteraksi dengan para difabel, terutama musisi tunanetra yang mengamen di Yogyakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
'Tak Kancani', Karya Reflektif Ndarboy Genk setelah Berjumpa Sahabat Difabel
ShowBiz
Rio Clappy Kembali dengan 'Belia', Lagu tentang Cinta Pertama dan Waktu
Rio Clappy resmi merilis single terbaru berjudul “Belia” pada 16 Januari 2026. Lagu ini bercerita tentang cinta pertama dan kenangan manis masa muda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Rio Clappy Kembali dengan 'Belia', Lagu tentang Cinta Pertama dan Waktu
ShowBiz
Tur Hari Kerja, Bless The Knights Tutup Perjalanan Jakarta Weekdays Tour 2026
Bless The Knights sukses menuntaskan Jakarta Weekdays Tour 2026 selama lima hari. Tur hari kerja ini melibatkan Burninside dan band lokal Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Tur Hari Kerja, Bless The Knights Tutup Perjalanan Jakarta Weekdays Tour 2026
ShowBiz
BTS Rencanakan Penampilan Comeback di Situs Warisan Budaya, KHS Berikan Izin Bersyarat demi Kenalkan Korea ke Dunia
BTS rencanakan penampilan di dalam dan sekitar sejumlah situs warisan budaya ikonis di Seoul, termasuk Istana Gyeongbok, Gwanghwamun, dan Sungnyemun.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
BTS Rencanakan Penampilan Comeback di Situs Warisan Budaya, KHS Berikan Izin Bersyarat demi Kenalkan Korea ke Dunia
Bagikan