YouTube Kini Punya 'P3K Digital', Solusi Bagi Remaja yang Depresi Hingga Anxiety
Ilustrasi. Foto: Unsplash/Christian Wiediger
Merahputih.com - YouTube mengumumkan peluncuran fitur baru khusus untuk kesehatan mental bagi penonton remaja. Fitur ini dirancang untuk menyajikan informasi yang sesuai usia mengenai isu-isu seperti depresi, kecemasan (anxiety), ADHD, dan gangguan makan (eating disorders).
Fitur khusus ini akan muncul ketika pengguna dengan akun remaja melakukan pencarian yang berkaitan dengan kesehatan mental. Dalam unggahan blog resmi YouTube, ketika pengguna mengetik 'depresi', hasil yang muncul akan menyajikan sumber video dari The Jed Foundation, sebuah nirlaba yang berfokus pada kesehatan emosional dan pencegahan bunuh diri, serta Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS).
Baca juga:
YouTube merupakan platform media sosial yang paling banyak digunakan oleh remaja. Survei menunjukkan bahwa sembilan dari sepuluh remaja secara rutin menjelajahi situs video buatan pengguna ini, mengalahkan penggunaan Snapchat, Instagram, bahkan TikTok.
“Di luar Google, YouTube adalah pendorong terbesar tunggal untuk jangkauan ke saluran bantuan kami,” kata Johanna S. Kandel, CEO National Alliance for Eating Disorders.
Ketika remaja mencari jawaban, mereka sering kali beralih ke YouTube, dan platform tersebut kini membantu menghubungkan mereka langsung ke lembaga bantuan.
YouTube telah menjalin kemitraan dengan berbagai organisasi nirlaba dan lembaga pemerintah di bidang kesehatan mental untuk program baru ini. Video-video yang dimuat dirancang agar berbasis bukti, berpusat pada remaja, dan menarik.
Sumber daya dari National Alliance for Eating Disorders, The Jed Foundation, dan Child Mind Institute termasuk di antara yang disajikan dalam fitur kesehatan mental remaja YouTube tersebut.
Baca juga:
Fitur rak video ini hanyalah salah satu bagian dari pergeseran kebijakan yang lebih besar di platform YouTube. Perubahan terbaru lainnya mencakup aturan pedoman komunitas yang memperketat konten promosi gangguan makan, serta rekomendasi dan guardrail spesifik untuk remaja yang memblokir konten eksplisit.
Peluncuran awal program ini akan dimulai dalam beberapa minggu mendatang, dengan sumber daya kesehatan mental yang berfokus pada remaja akan mulai muncul di feed pengguna di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Meksiko, Prancis, dan Australia.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Hai Remaja! Ini Kata Psikolog Pentingnya Kendalikan Emosi Buat Masa Depan
Pasca Ledakan SMAN 72 Jakarta, Biro SDM Polda Metro Jaya Beri Trauma Healing ke Korban
Lirik Lengkap Lagu 'LESTARI' dari Wahyu F Giri, Berhasil Curi Perhatian Ribuan Pendengar!
Masalah Anak Picky Eater Ternyata Bisa Diatasi Lewat Permainan Sensorik
YouTube Kini Punya 'P3K Digital', Solusi Bagi Remaja yang Depresi Hingga Anxiety
Lirik Lagu 'Yang' lagi Populer di YouTube
Kondisi Mental ASN DKI Jakarta Bikin Merinding, DPRD Minta Layanan Psikologis Ada di Tiap Puskesmas
Arya Galih dan Fira Ayudhia Hadirkan Lirik Mendalam Lewat Lagu 'Katresnan Sejati'
Enggak Harus Keren, yang Penting Lucu: Pesan Oslo di Video Musik Barunya
Lirik dan Makna Lagu Kenali Utuh - Virzha, Penuh Kontemplasi!