YouTube Kini Punya 'P3K Digital', Solusi Bagi Remaja yang Depresi Hingga Anxiety

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 15 Oktober 2025
YouTube Kini Punya 'P3K Digital', Solusi Bagi Remaja yang Depresi Hingga Anxiety

Ilustrasi. Foto: Unsplash/Christian Wiediger

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - YouTube mengumumkan peluncuran fitur baru khusus untuk kesehatan mental bagi penonton remaja. Fitur ini dirancang untuk menyajikan informasi yang sesuai usia mengenai isu-isu seperti depresi, kecemasan (anxiety), ADHD, dan gangguan makan (eating disorders).

Fitur khusus ini akan muncul ketika pengguna dengan akun remaja melakukan pencarian yang berkaitan dengan kesehatan mental. Dalam unggahan blog resmi YouTube, ketika pengguna mengetik 'depresi', hasil yang muncul akan menyajikan sumber video dari The Jed Foundation, sebuah nirlaba yang berfokus pada kesehatan emosional dan pencegahan bunuh diri, serta Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS).

Baca juga:

Lirik Lagu 'Yang' lagi Populer di YouTube

YouTube merupakan platform media sosial yang paling banyak digunakan oleh remaja. Survei menunjukkan bahwa sembilan dari sepuluh remaja secara rutin menjelajahi situs video buatan pengguna ini, mengalahkan penggunaan Snapchat, Instagram, bahkan TikTok.

“Di luar Google, YouTube adalah pendorong terbesar tunggal untuk jangkauan ke saluran bantuan kami,” kata Johanna S. Kandel, CEO National Alliance for Eating Disorders.

Ketika remaja mencari jawaban, mereka sering kali beralih ke YouTube, dan platform tersebut kini membantu menghubungkan mereka langsung ke lembaga bantuan.

YouTube telah menjalin kemitraan dengan berbagai organisasi nirlaba dan lembaga pemerintah di bidang kesehatan mental untuk program baru ini. Video-video yang dimuat dirancang agar berbasis bukti, berpusat pada remaja, dan menarik.

Sumber daya dari National Alliance for Eating Disorders, The Jed Foundation, dan Child Mind Institute termasuk di antara yang disajikan dalam fitur kesehatan mental remaja YouTube tersebut.

Baca juga:

Video Musik Lagu 'Memilih Setia' dari Irwan Krisdiyanto Ft. Tiara Amora Trending di YouTube, Berikut Lirik Lengkapnya

Fitur rak video ini hanyalah salah satu bagian dari pergeseran kebijakan yang lebih besar di platform YouTube. Perubahan terbaru lainnya mencakup aturan pedoman komunitas yang memperketat konten promosi gangguan makan, serta rekomendasi dan guardrail spesifik untuk remaja yang memblokir konten eksplisit.

Peluncuran awal program ini akan dimulai dalam beberapa minggu mendatang, dengan sumber daya kesehatan mental yang berfokus pada remaja akan mulai muncul di feed pengguna di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Meksiko, Prancis, dan Australia.

#YouTube #Psikolog Anak #Gangguan Psikologis #Fenomena Psikologis #Psikolog
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Daftar 22 Platform Berisiko Tinggi untuk Anak Menurut Komdigi, Ada YouTube dan Telegram
Berikut 22 produk, fitur, dan layanan yang masuk kategori risiko tinggi bagi anak berdasarkan hasil verifikasi Komdigi.
Yusuf Abdillah - Rabu, 16 September 2026
Daftar 22 Platform Berisiko Tinggi untuk Anak Menurut Komdigi, Ada YouTube dan Telegram
Tekno
Skema Baru Cara Hitung View YouTube Mulai 24 Agustus, Kreator Bisa Panen Tayangan Instan
YouTube resmi ubah cara hitung view video mulai 24 Agustus 2026. Tayangan kini tercatat sejak video diputar, kreator bisa panen tayangan instan.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Skema Baru Cara Hitung View YouTube Mulai 24 Agustus, Kreator Bisa Panen Tayangan Instan
Indonesia
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak di Kanal Youtube MJ
Petugas juga terus mendalami materi digital yang telah diperoleh, yakni rekaman siaran langsung media sosial (live streaming), cuplikan video, rekaman yang diduga berkaitan dengan promosi produk
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak  di Kanal Youtube MJ
Indonesia
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Komdigi beri tenggat 3 hari kepada YouTube untuk menindak konten promosi vape kreator Bigmo yang melibatkan anak. Jika tidak, sanksi administratif menanti.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Indonesia
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Kemkomdigi melayangkan teguran ke YouTube, setelah menemukan konten vape yang melibatkan anak-anak.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Indonesia
Komdigi: YouTube Setuju Batasi Usia 16 Tahun dan Hapus Iklan untuk Anak
YouTube Indonesia resmi patuhi aturan pemerintah dengan batas usia minimum 16 tahun dan penghapusan iklan untuk anak dan remaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Komdigi: YouTube Setuju Batasi Usia 16 Tahun dan Hapus Iklan untuk Anak
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Indonesia
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Pemerintah Indonesia menjatuhkan rapor merah dan sanksi kepada Google sebagai pemilik YouTube karena dinilai tidak menunjukkan iktikad untuk batas usia minimal pengakses 16 tahun yang diatur dalam PP Tunas.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Indonesia
YouTube Sempat Down Pagi ini, Sekarang Bisa Diakses Kembali
Saat membuka aplikasi YouTube di ponsel Android maupun iOS, halaman beranda (Home) tampak kosong dan tidak menampilkan daftar rekomendasi.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
YouTube Sempat Down Pagi ini, Sekarang Bisa Diakses Kembali
Bagikan