4 Langkah Mudah Cek Daftar Siswa Penerima PIP 2025, Beserta Cara Pencairannya

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 17 Juni 2025
4 Langkah Mudah Cek Daftar Siswa Penerima PIP 2025, Beserta Cara Pencairannya

Anak sekolah. (Foto: MP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Bantuan pendidikan lewat Program Indonesia Pintar (PIP) tahap 2 tahun 2025 sudah berjalan sejak awal Juni. Penyaluran tahap dua PIP ini menyasar pada peserta didik di jenjang SD, SMP, SMA atau SMK yang belum mendapatkan PIP di Termin pertama pada Februari hingga April.

Daftar nama penerima PIP tahap dua ini berasal dari usulan sekolah berdasarkan data dapodik. Siswa yang belum menerima pada tahap pertama akan diprioritaskan di tahap selanjutnya.

Dilansir dari laman Instagram @sobatPIP, cara mengecek daftar nama penerima PIP sangat mudah. Hanya perlu empat langkah. Dengan sejumlah data registrasi untuk login seperti Nomor Induk Sekolah Nasional (NISN), Nomor Kartu Keluar (KK).

Baca juga:

Bansos Mei 2025: PKH, BPNT hingga PIP Mulai Dicairkan, Cek Syaratnya

Cara cek daftar nama penerima PIP:

1. Buka situs: pip.kemendikdasmen.go.id
2. Klik menu “Cari Penerima PIP”
3. Masukkan NISN, NIK, dan data lainnya
4. Klik "Cari"
5. Status penerima dan pencairan akan muncul

Proses Pencairan Dana PIP

Jika nama siswa tercantum sebagai "penerima PIP", maka dana sudah bisa langsung dicairkan. Cara mencairkan dana PIP sendiri dilakukan di dua bank, yakni BNI dan BSI. Pencairan dana bisa lewat dua cara, melalui teller atau penarikan ATM.

Pencairan PIP lewat Teller

1. Bawa buku tabungan aktif ke kantor cabang bank penyalur terdekat.

2. Temui petugas security, untuk keperluan mengambil nomor antrean. Sampaikan kepada petugas teller bahwa Anda ingin mencairkan dana PIP.

3. Ikuti proses verifikasi dan pencairan sesuai arahan petugas bank.

Baca juga:

PSI DKI Terima Laporan Sekolah Persulit Siswa Penerima Cairkan PIP

Pencairan PIP lewat ATM

1. Sediakan kartu debit yang digunakan untuk menerima dana PIP
2. Masukkan pin kartu debit kalian
3. Tarik dana PIP yang tersedia di dalam saldo rekening.
4. Penarikan dana PIP mengikuti prosedur dan ketentuan bank penyalur

Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Berdasarkan peraturan tersebut, pencairan termin 2 dijadwalkan berlangsung mulai bulan Juni hingga September 2025. (Tka)

#Pendidikan #Subsidi #Program Indonesia Pintar
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Minta Australia Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
Albanese menegaskan Indonesia dan Australia memiliki hubungan yang semakin erat sebagai negara tetangga sekaligus sahabat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
 Prabowo Minta Australia Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
Indonesia
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Skema pembelajaran Ramadan 2026 yang ditelah ditetapkan pemerintah berlaku 18 Februari–27 Maret 2026.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Indonesia
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Pemkot Solo siap merekrut 286 tenaga pendidik pada tahun ini. Hal itu dikarenakan adanya krisis tenaga pendidik akibat pensiun.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Indonesia
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Kasus YBR sebagai bukti rapuhnya perlindungan negara terhadap anak-anak di pelosok kawasan 3 T yang perlunya penanganan khusus dan darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Indonesia
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Sistem pendidikan nasional kini seharusnya tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan ekonomi siswa.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Indonesia
Siswa Meninggal Karena Tidak Bisa Beli Buku, Tamparan Bagi Dunia Pendidikan
Kasus tersebut sangat memilukan bagi seluruh pihak yang memiliki hati nurani
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Siswa Meninggal Karena Tidak Bisa Beli Buku, Tamparan Bagi Dunia Pendidikan
Bagikan