4 Efek Terlalu Sering Minuman Manis Boba
Minuman Boba. (Pexels.com/RDNE Stock project)
MerahPutih.com – Minuman manis boba nampaknya sudah menjadi salah satu minuman yang disukai banyak orang. Karena selain memiliki rasa yang unik, minuman boba juga memiliki topping berupa bubble yang membuat sensasi minum menjadi lebih menyenangkan.
Namun, di balik kenikmatan menyantap minuman boba, ada sederet dampak kesehatan yang berbahaya. Apa dampak bahaya tersebut? Seperti yang dikabarkan Darya Varia, Rabu (1/5), berikut daftar bahaya kesehatannya.
Baca juga:
Jangan Sering Tahan Kentut, Lepaskan Saja Baik Buat Kesehatan
1. Kenaikan berat badan
Karena memiliki kandungan gula cukup tinggi dengan berisikan bahan-bahan seperti susu, krim, sirup, boba, dan bahan lainnya, minuman boba juga tinggi akan kalori sehingga membuat penikmat minuman tersebut bisa mengalami kenaikan berat badan jika mengonsumsi secara berlebihan.
2. Masalah pencernaan
Dibuat dari tepung tapioka yang tidak mudah dicerna oleh tubuh, mengonsumsi boba secara berlebihan juga dapat membuat masalah pencernaan terganggu karena kesulitan memproses boba tersebut dan tubuh tidak bisa mendapatkan asupan serat yang cukup. Jika sudah demikian, maka masalah pencernaan seperti sembelit akan mudah terjadi.
3. Kenaikan gula darah
Minuman boba yang mengandung banyak gula dapat menyebabkan peningkatan gula darah yang signifikan. Ini bisa menjadi masalah bagi kamu yang memiliki masalah diabetes atau resistensi insulin.
4. Karies gigi
Gula tambahan dalam minuman boba dapat merusak gigi jika dikonsumsi secara teratur tanpa perawatan gigi yang tepat.
Baca juga:
Oleh karena itu, kalau kamu tetap ingin menjaga kesehatan tubuh dari berbagai masalah kesehatan tersebut, ada baiknya tidak konsumsi minuman boba secara berlebihan dan tentunya tetap diimbangi dengan pola makan seimbang dan olahraga yang cukup. (Chn)
Bagikan
Chindy Aprilia Pratiwi
Berita Terkait
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati