Jangan Sampai Kekurangan Karbohidrat, Kepala Bisa Pusing
Nasi mengandung karbohidrat. (Foto: Unsplash/Pille R. Priske)
MerahPutih.com - Berbagai metode diet menyarankan agar mengurangi asupan karbohidrat dan lebih perbanyak protein.
Karbohidrat dinilai menjadi penyumbang kalori terbanyak sehingga bisa berubah jadi lemak, sementara protein dapat membentuk otot.
Meski begitu, saat diet, jangan sampai kamu kekurangan asupan karbohidrat. Nutrisi ini penting, karena dapat memberikan energi pada tubuh.
Kekurangan karbohidrat, seperti dilansir Alodokter, justru menyebabkan sejumlah masalah kesehatan seperti kepala pusing. Selain itu, apabila asupan karbohidrat kamu tidak sesuai dengan kebutuhan, tubuh bisa terasa lemah.
Baca juga:
Kekurangan karbohidrat juga menyebabkan ketosis, yakni kondisi saat tubuh menjadikan lemak sebagai sumber energi. Ketosis bisa menyebabkan seseorang sakit kepala, lemas, hingga mudah emosi.
Dalam jangka panjang, tubuh yang tidak memiliki asupan karbohidrat cukup dapat mengalami kolesterol tinggi. Sebab, beberapa orang boleh jadi mengganti karbohidrat dengan makanan tinggi lemak atau protein, yang justru kalau berlebihan malah membahayakan jantung.
Kekurangan nutrisi, terkena kanker, hingga berat badan mudah naik-turun juga dapat kamu alami apabila tubuh kekurangan karbohidrat. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati