4 Bukti Gurunya Dilan Sayang Anak, So Sweet!

Rina GarminaRina Garmina - Jumat, 09 Februari 2018
4 Bukti Gurunya Dilan Sayang Anak, So Sweet!

Teuku Rifnu Wikana. (Foto: Instagram/@rifnuwikana)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMEGANG predikat ‘Aktor Terbaik’ di ajang Piala Citra 2017, Teuku Rifnu Wikana, kembali berakting di film yang digandrungi penonton Tanah Air. Kali ini, Rifnu berperan sebagai guru dalam film ‘Dilan 1990’.

Beberapa tahun lalu pria berusia 37 tahun lalu ini juga pernah berakting sebagai guru di film ‘Laskar Pelangi’. Diangkat dari novel sukses karya Andrea Hirata, Rifnu memainkan peran guru bernama Pak Bakrie.

Dalam 'Dilan 1990', dia sukses memerankan sosok guru yang galak. Perannya itu tentu saja membuat fans kepo ingin tahu kepribadiannya sehari-hari. Benar kah dia juga galak kepada anaknya, seperti sosok guru yang ia perankan?

Daripada kepo enggak jelas, mendingan cek jawabannya di sini.

1. Senang membahagiakan anak

Teuku Rifnu Wikana
Isi mobil Teuku Rifnu Wikana. (Foto: Instagram)

Semua ayah semestinya senang membahagiakan anaknya. Sama seperti kebanyakan ayah, Rifnu juga gemar melakukan apa pun yang bisa membuat buah hatinya senang. Seperti tempat kopi yang ada di dalam mobilnya.

Dia relakan kehadirannya menjadi tempat menaruh boneka Barbie sang buah hati, Lala. Duh, so sweet banget, ya?

2. Mengajak anak nonton filmnya

Teuku Rifnu Wikana
Teuku Rifnu menggendong Lala. (Foto: Instagram)

Salah satu sumber kebahagiaan Rifnu adalah anak. Dalam akun Instagramnya dia mengaku bahagia kalau karyanya ditonton orang-orang tersayang.

Terbukti. Pada 9 November lalu dia mengajak putrinya menonton film ‘Wage’. Dalam film tersebut dia berperan sebagai Fritz, polisi intelijen Belanda. Usai menonton rupanya sang putri mengantuk hingga ketiduran. Rifnu pun segera menggendongnya. Bukti kuat kalau ia sayang anak.

3. Ngasuh anak

Teuku Rifnu Wikana
Teuku Rifnu Wikana dan Lala. (Foto: Instagram)

Rifnu tidak sungkan berbagi tugas rumah tangga dengan istrinya. Saat sang istri, Aida Fuady, sedang bekerja, dia pun dengan sukarela mengasuh putri semata wayangnya.

Saat foto ini dibuat ia tengah mengajak buah hatinya menikmati gelato di Yogyakarta. Sang putri tampak amat senang dengan aktivitas tersebut. Mereka juga memasang pose kekinian dengan mata membelalak. Bikin gemes!

4. Memeluk Lala

Teuku Rifnu Wikana
Teuku Rifnu Wikana memeluk Lala. (Foto: Instagram)

Setiap punya waktu luang, Rifnu kelihatannya kerap menghabiskan waktu bersama Lala. Baginya waktu adalah harta terbaik ketika dia memeluk sang buah hati.

Pada foto ini ia tampak memeluk Lala yang tengah berdiri di dekatnya sambil memegang sebuah boneka. Pelukan itu dibarengi pula dengan senyuman. Lewat foto yang dia unggah di Instagram ini Rifnu juga tidak sungkan mengungkapkan rasa sayangnya kepada Lala. Love Lala.

Melihat potret-potret tersebut, masih menyangka Rifnu galak enggak? (*)

Baca berita lain mengenai film 'Dilan 1990' pada artikel Fakta Seputar Sekolah Tempat Syuting Film ‘Dilan 1990’.


#Dilan 1990 #Guru
Bagikan
Ditulis Oleh

Rina Garmina

Cooking Mama :)

Berita Terkait

Indonesia
Guru Meradang Nominal TPG Tak Sama, Begini Penjelasan Kemendikdasmen
Pada tahun-tahun sebelumnya, mekanisme pemotongan ini belum diterapkan pada sistem transfer langsung ke rekening guru
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Guru Meradang Nominal TPG Tak Sama, Begini Penjelasan Kemendikdasmen
Indonesia
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, Komisi X DPR Soroti Upah di Bawah UMR
UU Guru dan Dosen digugat ke Mahkamah Konstitusi. Komisi X DPR RI pun ikut menyoroti upah guru dan dosen berada di bawah UMR.
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, Komisi X DPR Soroti Upah di Bawah UMR
Indonesia
Saat Prabowo Bela Pendidik, Ingatkan Orang Tua Tidak Kurang Ajar ke Guru
Prabowo menyampaikan, ketegasan guru bukan sesuatu yang harus dicurigai, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 November 2025
Saat Prabowo Bela Pendidik, Ingatkan Orang Tua Tidak Kurang Ajar ke Guru
Indonesia
PGRI Minta Guru Jadi Kenselor Buat Cegah Perundungan
Guru tidak saja harus mampu mengajar dan mendidik, tetapi lebih dari itu juga harus peduli terhadap setiap perubahan anak di sekolah keseharian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 25 November 2025
PGRI Minta Guru Jadi Kenselor Buat Cegah Perundungan
Indonesia
Legislator PKB Ingatkan Program Guru Wali Jangan Tambah Beban Mengajar
Setiap kebijakan baru harus dirancang secara matang agar memberikan manfaat nyata bagi proses belajar-mengajar.
Wisnu Cipto - Senin, 24 November 2025
Legislator PKB Ingatkan Program Guru Wali Jangan Tambah Beban Mengajar
Indonesia
150 Ribu Guru Bakal Dapat Beasiswa, Diberi Rp 3 Juta Per Semester
Metode beasiswa dengan sistem RPL dipilih agar nantinya pengalaman guru yang telah mengajar dapat diakui.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 November 2025
150 Ribu Guru Bakal Dapat Beasiswa, Diberi Rp 3 Juta Per Semester
Indonesia
Kekerasan dan Perundungan di Sekolah Diharap Jadi Alasan Kuat Perlindungan Guru Masuk Revisi UU Sisdiknas
Hetifah menyoroti urgensi pengaturan yang komprehensif terkait fenomena perundungan
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 November 2025
Kekerasan dan Perundungan di Sekolah Diharap Jadi Alasan Kuat Perlindungan Guru Masuk Revisi UU Sisdiknas
Indonesia
Wamendikdasmen Ingin Sentralisasi Guru, Mudahkan Redistribusi Guru
Banyak kasus baru, terungkap ketika muncul tuntutan penetapan status atau saat pemerintah melakukan pemetaan kebutuhan pegawai.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 November 2025
Wamendikdasmen Ingin Sentralisasi Guru, Mudahkan Redistribusi Guru
Indonesia
Guru Diminta ‘Double Job’ Jadi Konselor, DPR Tekankan Tiap Sekolah Harus Punya Psikolog
Guru memang harus membentuk karakter siswa, tetapi bimbingan konseling bukan tugas yang bisa dijalankan tanpa bekal psikologis.
Dwi Astarini - Selasa, 18 November 2025
Guru Diminta ‘Double Job’ Jadi Konselor, DPR Tekankan Tiap Sekolah Harus Punya Psikolog
Indonesia
KDM Terbitkan SE Larangan Hukuman Fisik di Sekolah, Semua Jenjang Wajib Patuh
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) melarang hukuman fisik di sekolah dan menegaskan disiplin harus bersifat edukatif, bukan menyakiti.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 November 2025
KDM Terbitkan SE Larangan Hukuman Fisik di Sekolah, Semua Jenjang Wajib Patuh
Bagikan