Saat Prabowo Bela Pendidik, Ingatkan Orang Tua Tidak Kurang Ajar ke Guru

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 November 2025
Saat Prabowo Bela Pendidik, Ingatkan Orang Tua Tidak Kurang Ajar ke Guru

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam acara puncak peringatan Hari Guru Nasional di Jakarta, Jumat (28/11/2025). ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo Subianto.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Konflik antara orang tua dan guru sering kali berujung pada tuntutan hukum. Orang tua, terkadang tidak terima perlakukaan guru pada anaknya, terutama terkait hukuman fisik yang diterima saat anak melanggar.

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pembelaan tegas terhadap profesi guru. Prabowo menekankan peran vital mereka sebagai fondasi pembangunan bangsa dan secara tegas meminta dukungan penuh dari orang tua.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo pada acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

Prabowo menyampaikan pesan tegas kepada seluruh orang tua. Jika seorang guru bersikap keras, jangan langsung menyalahkan guru, bisa jadi justru anak yang perlu dibina.

"Hai orang tua, kalau guru itu keras, jangan-jangan anakmu yang nakal. Benar. Kalau anak nakal terus dibiarkan nakal, dia nggak bisa jadi orang baik," kata Prabowo yang dikutip Sabtu (29/11).

Prabowo menyampaikan, ketegasan guru bukan sesuatu yang harus dicurigai, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter.

Ia menyoroti fenomena murid yang berani melawan, bahkan membanting pintu ketika ditegur guru.

"Kadang-kadang ada murid yang kurang ajar. Ditegur oleh guru dia membalas, merasa dirinya jagoan," lanjutnya.

Prabowo mencontohkan kejadian saat dirinya menjabat Menteri Pertahanan. Ada seorang murid yang memberontak kepada guru di sekolah binaan Kementerian Pertahanan dan langsung diberhentikan oleh kepala sekolah. Namun, kepala sekolah itu tiba-tiba ragu karena murid tersebut anak seorang jenderal.

"Nggak usah ragu-ragu. Mana jenderal itu suruh menghadap saya. Aku tunggu-tunggu nggak dateng-dateng juga. Kalau bapaknya orang besar, anaknya harus lebih sopan. Lebih baik jangan kurang ajar kalau bapaknya tokoh. Bapaknya jenderal, bapaknya pemimpin, anaknya harus lebih sopan, lebih baik," jelas Prabowo.

Prabowo menginstruksikan kepada jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memberikan dukungan penuh kepada para guru dan berkomitmen penuh membenahi sektor pendidikan secara menyeluruh.

"Menteri Pendidikan nggak usah ragu-ragu. Guru-guru harus kita dukung. Guru-guru adalah masa depan Indonesia," serunya. (Asp)

#Hari Guru 2025 #Prabowo #Guru
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puluhan Calon Dubes Belum Serahkan Kredensial ke Prabowo, Ini Kata Menlu Sugiono
Sugiono memastikan bahwa belum diserahkannya surat kepercayaan para duta besar kepada Presiden RI tidak berdampak apapun bagi kerja sama bilateral dengan negara dimaksud.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Calon Dubes Belum Serahkan Kredensial ke Prabowo, Ini Kata Menlu Sugiono
Indonesia
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Wakil Ketua Komisi X DPR RI mendukung program 150 ribu beasiswa D4 dan S1 untuk guru. DPR juga mengusulkan penambahan kuota serta penyederhanaan proses seleksi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Tinjau MBG di SMPN 111 Jakarta, Tanya Siswa Soal Cita-Cita
Presiden juga meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palmerah, Jakarta, pada hari ini
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Presiden Prabowo Subianto Tinjau MBG di SMPN 111 Jakarta, Tanya Siswa Soal Cita-Cita
Indonesia
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Habiburokhman bahkan mencontohkan sejumlah pemimpin dunia yang tetap melakukan kunjungan ke berbagai negara untuk memperkuat kerja sama bilateral dan memperjuangkan kepentingan nasional masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Indonesia
Kunjungan Kerja Prabowo ke Luar Negeri Diklaim Hasilkan Ribuan Triliun Investasi
Masuknya investasi senilai sekitar Rp 2.430 triliun berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Kunjungan Kerja Prabowo ke Luar Negeri Diklaim Hasilkan Ribuan Triliun Investasi
Indonesia
Disorot Sering Dinas ke Luar Negeri, Seskab Teddy Tegaskan Kelebihan Biaya Ditanggung Pribadi Presiden
Teddy bicara soal jumlah rombongan yang ikut Prabowo saat kunjungan ke luar negeri. Jumlah rombongan yang ikut Prabowo jauh berkurang dibandingkan era presiden-presiden terdahulu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Disorot Sering Dinas ke Luar Negeri, Seskab Teddy Tegaskan Kelebihan Biaya Ditanggung Pribadi Presiden
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 01 Juni 2026
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Berita Foto
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Ryamizard Ryacudu
Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Ryamizard Ryacudu di Kemhan, Senin (1/6/2026). Foto/BPMI Setpres
Didik Setiawan - Senin, 01 Juni 2026
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Ryamizard Ryacudu
Indonesia
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Prabowo Singgung Lagi Indonesia Produsen Terbesar Mineral Penting
Indonesia telah mengalami swasembada pangan. Di saat, kata Prabowo, masih banyak negara lain yang kesulitan terkait pangan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Prabowo Singgung Lagi Indonesia Produsen Terbesar Mineral Penting
Indonesia
Bagaimana Hari Lahir Pancasila Jadi Hari Libur dan Diperingati, Begini Sejarahnya
Melalui putusan Keputusan Presiden RI nomor 24 Tahun 2016. 1 Juni jadi hari libur nasional, untuk mengingat kontribusi pendiri bangsa membentuk dasar negara.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Bagaimana Hari Lahir Pancasila Jadi Hari Libur dan Diperingati, Begini Sejarahnya
Bagikan