Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Bagaimana Hari Lahir Pancasila Jadi Hari Libur dan Diperingati, Begini Sejarahnya

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Bagaimana Hari Lahir Pancasila Jadi Hari Libur dan Diperingati, Begini Sejarahnya

Ilustrasi Pancasila dan bendera Merah Putih. Foto: website/BPIP

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com- Setiap 1 Juni, Indonesia akan merayakan hari lahirnya Pancasila dan jadi hari libur nasional. Peringatan ini, bukan sekadar simbolis meyakini Pancasila sebagai dasar negara tapi juga memaknai nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya kembali.

Peringatan 1 Juni sebagai Hari lahirnya Pancasila bukan tanpa alasan. Ada sejarah panjang di baliknya mengikuti perjuangan pejuang bangsa pembentukan struktur dasar kenegaraan Republik Indonesia.

Rancangan kelahiran Pancasila ini dimulai dari rapat sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) yang pertama. BPUPKI merupakan organisasi yang yang dibentuk oleh Jepang, namun diisi oleh negarawan Tanah Air guna mempersiapkan kemerdekaannya.

Jepang yang saat itu menduduki Tanah Air sebagai penjajah, sengaja membentuk BPUPKI sebagai manifestasi politik etis. Hal tersebut karena BPUPKI diciptakan Jepang untuk memobilasasi simpati rakyat di tengah kondisi Jepang yang kian terdesak di Perang Dunia II.

Sebagai informasi BPUPKI bentuk 1 Maret 1945 oleh Panglima Bala Tentara ke-16 Jepang, Letnan Jenderal Kumakichi Harada, dan resmi diresmikan pada 29 April 1945.

Sidang BPUPKI dimulai pada 29 Mei- 1 Juni 1945. Melibatkan banyak negarawan. Namun Tiga negarawan Tanah Air Mohammad Yamin, Soekarno dan Soepomo mengajukan gagasannya soal dasar negara.

Pada rapat perdana, Moh. Yamin menyampikan gagasan kenegaraannya dalam konsep Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan dan Kesejahteraan Rakyat.

Kemudian pada hari sidang selanjutnya 31 Mei, giliran Dr. Soepomo menyebutkan gagasan dasar negara dimana ada Persatuan, Kekeluargaan, Keseimbangan Lahir dan Batin, Musyawarah dan Keadilan Rakyat.

Pada hari sidang selanjutnya 1 Juni Ir. Soekarno membagikan konsep dasar negaranya ada Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Seokarno mengatakan poin dasar negara tersebut sebagai Pancasila. Kata tersebut dikutip dari bahasa Sanskerta, yang dimana Sila berarti dasar atau asas, dan Panca adalah lima, sehingga secara istilah berartikan lima dasar negara.

Selama sidang BPUPKI berlangsung gagasan demi gagasan diuji. Semuanya ditimbang dengan nilai-nilai filosofis kerakyatan Indonesia.

Menyempurnakan gagasan di sidang BPUPKI, kemudian dibentuklah Panitia Sembilan. Dimana berisikan negarawan yang beranggotakan Ir. Soekarno (Ketua), Drs. Mohammad Hatta (Wakil Ketua), Mr. Moh. Yamin (Anggota), K.H. Wachid Hasyim (Anggota), K.H. Abdul, Kahar Moezakir (Anggota), Mr. A.A. Maramis (Anggota), Abikoesno, Tjokrosoejoso (Anggota), H. Agoes Salim (Anggota), Mr. Achmad Soebardjo (Anggota).

Selama kerja Panitia Sembilan berlangsung, satu pembahasan gagasan yang sangat menonjol adalah konsep negara keislaman dan konsep negara sosialis. Panitia Sembilan menggodok perdebatan sengit antara golongan Islam yang menginginkan negara berdasarkan syariat Islam, dengan golongan nasionalis yang menginginkan negara sekuler atau nasional.


Pada 22 Juni 1945 terciptalah Piagam Jakarta oleh Panitia Sembilan. Dimana isi putusannya memuat lima dasar negara yang menjadi cikal bakal Pancasila. Bunyinya berikan isi pancasila hari ini yakni Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

Kemudian, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Walaupun gagasan soal perumusan Pancasila sudah berlangsung sejak 71 tahun lalu penetapan Hari Peringatan Lahir Pancasila baru dimulai pada 2016. Tepatnya melalui putusan Keputusan Presiden RI nomor 24 Tahun 2016. Di mana 1 Juni merupakan hari libur nasional, untuk mengingat kontribusi penting pendiri bangsa dalam membentuk dasar negara.

Makna peringatan Hari Lahir Pancasila

1. Sebagai kompas moral bernegara

Nilai yang ada di dalam Pancasila mestinya menjadi pertimbangan dalam tingkah perilaku bernegara. Keputusan apapun mesti didasari pada kepentingan rakyat

2. Menjaga inklusifitas

Dalam Pancasila, tidak ada satu kelompok yang diunggulkan. Semua rakyat bernilai sama di mata hukum. Keadilan mestinya bukan ditimbang berdasarkan latar belakang politik, ekonomi, status sosial, agama dan sukunya

3. Peduli terhadap sesame

Tidak ada yang lebih penting selain kepentingan bersama. Pancasila mengingatkan untuk tidak mengutamakan kepentingan pribadi atas kebijakan apapun. Sesuai konsep adat kebiasaan orang Indonesia, pentingnya menjaga gotong royong. (Tka)

#Pancasila #Hari Pancasila #Prabowo #Soekarno
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Datangi Kedutaan Besar, Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Ayah Emir Qatar
Kunjungan tersebut juga menjadi wujud eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Qatar yang telah terjalin selama ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Datangi Kedutaan Besar, Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Ayah Emir Qatar
Indonesia
Luncurkan B50, Prabowo: Berdosalah Pemimpin Yang Berbohong Kepada Rakyat
Presiden juga mengatakan sejak sebelum dilantik dirinya telah menekankan kepada tim inti dan para penasihatnya pentingnya mewujudkan swasembada pangan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Luncurkan B50, Prabowo: Berdosalah Pemimpin Yang Berbohong Kepada Rakyat
Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Luncuran Program Mandatori B50
Program B40 pada 2025 tercatat menghemat devisa negara sebesar Rp 133,3 triliun. Melalui Program Mandatori B50, penghematan devisa pada 2026 diperkirakan meningkat menjadi sekitar Rp 170 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Presiden Prabowo Subianto Luncuran Program Mandatori B50
Indonesia
PM Modi Senang Terus Bersama Presiden Prabowo Selama Tiga Hari Kunjungan
Modi menyampaikan penghargaan atas keramahan pemerintah dan masyarakat Indonesia yang menyambut kunjungannya dengan penuh persahabatan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
PM Modi Senang Terus Bersama Presiden Prabowo Selama Tiga Hari Kunjungan
Indonesia
Prabowo Keluarkan Perpres LGBTQ, Kemenag Siapkan Konten Edukasi Cegah Penyebaran
Penyebaran budaya LGBTQ harus dicegah melalui edukasi resmi yang berpijak pada nilai agama, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Keluarkan Perpres LGBTQ, Kemenag Siapkan Konten Edukasi Cegah Penyebaran
Indonesia
Perdana Menteri India Narendra Modi Dapat Tanda Kehormatan Tertinggi dari Indonesia
Pemberian Bintang Adipurna kepada PM India Modi dilakukan sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinan dan kontribusinya dalam mempererat hubungan Indonesia-India.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Perdana Menteri India Narendra Modi Dapat Tanda Kehormatan Tertinggi dari Indonesia
Indonesia
Indonesia dan India Sepakati 16 Kerja Sama, Termasuk Pengadaan Rudal Udara
Sebanyak 16 dokumen tersebut mencakup kerja sama antarlembaga pemerintah maupun antarperusahaan di berbagai bidang
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Indonesia dan India Sepakati 16 Kerja Sama, Termasuk Pengadaan Rudal Udara
Indonesia
Singapura Buka Kesempatan Pertukaran Pelajar Siswa Garuda
Pertukaran pelajar merupakan salah satu agenda penting dalam kerja sama people-to-people antara Indonesia dan Singapura yang dibahas dalam Leaders' Retreat kedua pemimpin.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Singapura Buka Kesempatan Pertukaran Pelajar Siswa Garuda
Indonesia
Ini 26 Kesepakan Presiden Prabowo dan PM Singapura, Implentasikan Perdagangan Listrik Lintas Batas
Indonesia dan Singapura sepakat memperluas kolaborasi di sektor pangan, rantai pasok, pertahanan dan keamanan, serta implementasi kerja sama pertanian.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Ini 26 Kesepakan Presiden Prabowo dan PM Singapura, Implentasikan Perdagangan Listrik Lintas Batas
Berita Foto
Restorasi Patung Soekarno Kompleks Parlemen Jelang Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
Pekerja membersihkan Patung Presiden Pertama Republik Indonesia Soekarno di Senayan, Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 03 Juli 2026
Restorasi Patung Soekarno Kompleks Parlemen Jelang Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
Bagikan